
Sebuah Gudang Yang Diduga Menjadi Tempat Penampungan Ilegal Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Solar Di Jalan Nasional Lingkar Timur, Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Palmerah, Kota JambiMeledak Dan Terbakar, Jumat (16/5).
Tidak Ada Korban Jiwa Maupun Luka Dalam Kejadian Yang Terjadi Saat Hujan Sekitar Pukul 09.00 WiB Jumat Itu. Dilaporkan Sedikitinya Lima Unit Kendaraan, Bellasan Tedmon Dan Drum Diduga Berisi BBM Yang Berada Di Dalam Gudang Ludes Terbakar.
Kendaraan Yang Hangus, Unit Tiga Yakni Truk Roda Enam Delangan Bak Belakang Yang Dimodifikasi Sebagai Penampung Minyak, Unit Satu Truk Tangki Bbm Dan Satu Unit Minibus.
Resort kepala kepala Kota jambi komisaris becar boy sutan binanga siregar membenarkan peristiwa Yang
“Alhamdulillah Tidak Ada Korban. Dari Fakta Lapangan, Memang Benar Terindikasi Ada Bahan Bakar Minyak, Solar. Apa P ituebabnya, Siapa Penanggung Jawab Lokasi ini, MASIH KITA SELIDIKI,” Ujara WARAWACI.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi Mustari Affandi, Mengakui Pemadaman Yang Didukung Sembilan Armada Pemadam Terbilan Sitis. Karena objek yang terbakar Mengandung bahan bakar minyak kelas A. untkalikan kobaran api disertai asap membubung tinggi itu, Tim Pemadam Menghabekan 120 Ribu Liter Busa (Racun API B3) dan Unit Selimututututut Liter Liter (Racun API B3) Dan Embat Selimuta (Racun API B3) terpanggang. Berdasarkan Laporan Yang Ia Terima, Mustari Membenarkan Sebelum Kobaran API Menggelora, Ada Ledakan Di Sekitar Lokasi Kejadian.
“Mengenai apa Pangebabnya, Dan Siapa Yang Bertanggung Jawab Dalam Peristiwa Ini, Bukan Ranah Kami, Itu Tugas Teman Dari Kepolisian. Kami Hanya Bertugas UNTU PEMADAMAN,” Jelas Mustari.
Sementara Berdasarkan Informasi Yang Diperoleh Media Indonesia, Pemilik Gudang Yang Terbakar Bernama Agus. Menurut masyarakat sekitar tempat Kejadian, gudang yang diduga menanji tempat penidunan minyak Ilegal matahari Tersebut Suda Beroperasi Semenjak Tiga Tahun Belakangan.
Aktivitas GaDang Yang Diduga Dikelola untuk Penimbunan BBM ILEGAL Oleh Terduga Berama Agus, Menuru Kasi Trantib Kelurahan Payo Selincah Apit, Tidak Pernah Dilaporkan. Sementara Pemilis Lahan, SepenGETAHUAN APIT BERNAMA ALAMSYAH.
“Bukan Rahasia Umum Lagi Pak. Dulu Suda Pernah Tutup Karena Digerebek Aparat Keamanan. (SL/E-4)

