
PEMECATAN Ruben Amorim dari kursi pelatih Manchester United Memicu reaksi keras dari para legenda klub. Mantan penjaga gawang Setan Merah, Mark Bosnichmenilai manajemen Old Trafford terjebak dalam kesalahan fatal yang terus berulang: obsesi mencari sosok pengganti Sir Alex Ferguson.
Amorim resmi didepak pada Selasa (6/1) pagi waktu setempat, menyusul rentetan hasil buruk dan kelainan dengan petinggi klub. Menangapi situasi ini, Bosnich menegaskan bahwa United harus segera bangun dari nostalgia masa lalu jika ingin kembali kompetitif.
Realitas Pahit Pasca-Ferguson
Dilaporkan dari BBCBosnich memberikan analisis tajam mengenai arah kebijakan klub yang dinilainya salah kaprah sejak awal penunjukan manajer-manajer pasca era Ferguson.
“Saya pikir kesalahan awalnya adalah mencoba meniru Sir Alex Ferguson karena Anda tidak akan mendapatkan gambaran lain. Anda harus beradaptasi dengan situasi yang Anda hadapi saat ini,” tegas Bosnich.
Pria asal Australia itu juga menekankan pentingnya peran direktur olahraga sebagai pengawas yang objektif, bukan sekadar mencari manajer yang bisa menjadi 'pertunjukan satu orang' seperti Ferguson.
Target Realistis Musim Ini
Kepergian Amorim meninggalkan United di posisi keenam klasemen sementara Liga Primer. Meski pelatih asal Portugal itu mencapai rekor persentase kemenangan terburuk (31,9%), Bosnich melihat musim ini belum sepenuhnya hancur, meski harapan juara sudah pupus.
“Musim lalu mereka berada di urutan ke-15. Musim ini mereka duduk di urutan keenam dan ini masih musim yang bisa diselamatkan dalam hal posisi liga,” ujar Bosnich.
Ia menambahkan, “Mereka saja masih bisa masuk ke zona Liga Champions, tetapi sebagai penantang gelar, perjalanan mereka masih cukup jauh.”
Sementara itu mengenai penggantinya yang memanas, Amorim sendiri tampak sudah melupakan drama di Old Trafford. Ia terlihat berjalan santai di tengah salju kawasan Hale bersama sang istri, hanya beberapa jam setelah surat pemecatan diterimanya. (BBC/Z-10)

