
MINIMAL beralkohol adalah minuman yang mengandung etanol yang dihasilkan melalui proses fermentasi bahan seperti buah, biji-bijian, atau gula.
Beberapa minuman tertentu juga melalui proses distilasi untuk meningkatkan kadar alkoholnya.
1. Kerusakan Hati
Alkohol merusak sel hati dan dapat menyebabkan perlemakan hati, hepatitis alkoholik, hingga sirosis.
2. Gangguan Jantung
Konsumsi alkohol berlebihan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, serangan jantung, aritmia, kardiomiopati.
3. Kerusakan Otak
Alkohol memperlambat fungsi otak dan jika sering dikonsumsi dapat memicu penurunan daya ingat, sulit konsentrasi, kerusakan saraf permanen.
4. Risiko Kecanduan
Sering minum membuat tubuh ketergantungan, hingga sulit berhenti walaupun sudah berdampak buruk.
5. Penyakit Lambung
Alkohol mengiritasi lambung dan menyebabkan maag, tukak lambung, mual dan muntah kronis.
6. Penurunan Sistem Imun
Tubuh jadi lebih mudah terserang infeksi seperti flu, pneumonia, hingga TBC.
7. Kerusakan Ginjal
Alkohol bersifat diuretik, membuat tubuh kehilangan cairan dan membuat ginjal pusing.
8. Gangguan Hormon
Pada pria menurunkan testosteron, pada wanita dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.
9. Masalah Kulit
Sering minum alkohol mempercepat penuaan, kulit kusam, dehidrasi, dan jerawat meradang.
10. Risiko Kanker
Alkohol meningkatkan risiko beberapa jenis kanker mulut, kerongkongan, hati, payudara, usus besar.
11. Kerusakan Hati dan Pankreas
Pankreatitis sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal.
12. Gangguan Jiwa
Termasuk depresi, cemas berlebihan, mood swing, perilaku agresif.
13. Bahaya Jangka Pendek
Termasuk kecelakaan, kekerasan, penurunan kontrol diri, hingga overdosis alkohol.
Bahayanya mengonsumi minuman beralkohol bisa mengubah fungsi sistem saraf, menurunkan kesadaran, mengganggu koordinasi, berisiko menyebabkan kecanduan, berpengaruh pada organ vital seperti hati, otak, jantung, dan lambung. (Z-4)

