Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Dari band, tas, hingga tempat bir – semua yang perlu Anda ketahui sebelum Download festival

    June 10, 2026

    AS menyerang Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter, kata militer

    June 10, 2026

    Serikat pekerja menolak undangan Farage untuk bergabung dengan Reform UK

    June 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dari band, tas, hingga tempat bir – semua yang perlu Anda ketahui sebelum Download festival
    • AS menyerang Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter, kata militer
    • Serikat pekerja menolak undangan Farage untuk bergabung dengan Reform UK
    • Tony Livesey mundur dari 5 Live setelah tuduhan terhadap David Sullivan
    • Pria yang membunuh rekannya dan meledakkan rumah dipenjara
    • Kisah Dua Mahasiswa Indonesia Membawa Isu Kesehatan Mental lewat Film
    • Ariana Grande dan Ethan Slater berpisah setelah tiga tahun
    • The Papers: 'Israel dan Iran mundur' dan 'Apakah universitas hanya membuang-buang uang?'
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Wednesday, June 10
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»politik»Amnesty Soroti Bahaya Narasi “Antek Asing” terhadap Kebebasan Berekspresi
    politik

    Amnesty Soroti Bahaya Narasi “Antek Asing” terhadap Kebebasan Berekspresi

    ByMay 19, 2026No Comments2 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Amnesty Soroti Bahaya Narasi “Antek Asing” terhadap Kebebasan Berekspresi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Amnesty Soroti Bahaya Narasi “Antek Asing” terhadap Kebebasan Berekspresi
    ilustrasi kebebasan berekspresi(MI)

    PELABELAN “antek asing” yang sering dilontarkan Presiden Prabowo Subianto terhadap pengkritik pemerintah dinilai berbahaya karena dapat membangun imajinasi musuh dan membungkam kritik warga. Narasi tersebut disebut sebagai bentuk disinformasi yang berpotensi memungkinkan represi terhadap masyarakat sipil.

    Hal itu disampaikan Deputi Direktur Amnesty International Indonesia, Wirya Adiwena, dalam peluncuran laporan bertajuk “Membangun Musuh Imajiner: Misinformasi, Disinformasi, dan Tuduhan 'Antek Asing'” di Jakarta, Selasa (19/5).

    “Bagaimana disinformasi itu menciptakan sebuah musuh khayalan yang menjadi sasaran segala macam masalah di sebuah negara. Seakan-akan untuk menanggulangi masalah apa pun, entah itu korupsi, bencana, atau persoalan lain, definisinya adalah tuduhan antek-antek asing,” ujar Wirya.

    Baca juga: Amnesty Ungkap Label “Antek Asing” Jadi Alat Delegitimasi Kritik di Indonesia

    Menurutnya, permasalahan menjadi serius ketika narasi tersebut diproduksi dan diperkuat oleh aktor-aktor negara, mulai dari pejabat pemerintah hingga akun media sosial yang disebut terafiliasi dengan militer. Dalam kondisi demikian, kritik warga justru diposisikan sebagai ancaman terhadap negara.

    “Saat pemerintah menciptakan musuh khayalan dasar tanpa, yang sebenarnya sedang terjadi adalah mereka menjadikan warga negara sebagai musuh,” katanya.

    Wirya menilai keresahan masyarakat terkait korupsi, pembalakan hutan, bencana alam, hingga kebijakan pemerintah direduksi seolah-olah merupakan bagian dari agenda asing yang tidak jelas keberadaannya. Amnesty menilai praktik tersebut tidak hanya menyerang kelompok tertentu, tetapi juga menyerang kritik itu sendiri.

    Baca juga: AJI dan SAFEnet Soroti Narasi “Antek Asing” hingga Maraknya Serangan Digital

    “Disinformasi adalah serangan terhadap kritik itu sendiri, sekaligus pembenaran terhadap berbagai bentuk represi yang sering kali datang bersamaan dengan serangan-serangan disinformasi ini,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Amnesty juga mencurigai sejumlah laporan terkait dugaan penggunaan kekerasan berlebihan aparat terhadap keakuratan sepanjang tahun 2025, kriminalisasi aktivisme, hingga intimidasi terhadap kelompok masyarakat sipil. Wirya menyebut disinformasi menjadi bagian dari pola represi yang lebih luas terhadap kritik damai.

    “Disinformasi ini tidak berdiri sendiri. Ini adalah bentuk serangan yang sistematis, terencana, dan bertujuan kritik-kritik damai terhadap pemerintah,” kata dia.

    Ia juga menyoroti banyaknya akun media sosial yang disebut terafiliasi dengan institusi militer dan menjadi corong narasi disinformasi terhadap warga. Kondisi yang dinilai menimbulkan kesan bahwa kritik publik dianggap sebagai ancaman negara.

    “Seakan-akan perang terhadap warga adalah sesuatu yang diwajarkan di negara ini. Seakan-akan tugas militer bukan hanya melawan musuh dari luar, tapi juga menghadapi kritik dari warganya sendiri,” ucapnya.

    Selain negara, Amnesty juga menyoroti tanggung jawab platform media sosial yang dinilai membiarkan penyebaran propaganda dan serangan terhadap kelompok kritis berlangsung di ruang digital.

    “Mereka bertanggung jawab untuk melakukan uji tuntas hak asasi manusia. Dengan membiarkan serangan-serangan ini terjadi di platform mereka, maka mereka juga menjadi bagian dari permasalahan tersebut,” tutur Wirya.

    Menurut dia, laporan setebal 160 halaman itu menampilkan bagaimana kritik warga berpotensi terus diremehkan melalui pelabelan “antek asing”.

    “Ketika kita menyampaikan kritik terkait korupsi, ekonomi, atau persoalan rakyat lainnya, semua itu bisa diremehkan dan dianggap hanya suara antek-antek asing,” katanya. (Perkembangan/P-3)

    Amnesty Antek Asing Bahaya Berekspresi Kebebasan Narasi soroti terhadap
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Serikat pekerja menolak undangan Farage untuk bergabung dengan Reform UK

      June 10, 2026

      Tony Livesey mundur dari 5 Live setelah tuduhan terhadap David Sullivan

      June 10, 2026

      Kisah Dua Mahasiswa Indonesia Membawa Isu Kesehatan Mental lewat Film

      June 9, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025123

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 202589

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202564

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202558
      Don't Miss
      Hiburan & Seni

      Dari band, tas, hingga tempat bir – semua yang perlu Anda ketahui sebelum Download festival

      By Mike MikeJune 10, 20261

      Donington Park bersiap menjadi tuan rumah festival musik rock dan metal terbesar di Inggris.

      AS menyerang Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter, kata militer

      June 10, 2026

      Serikat pekerja menolak undangan Farage untuk bergabung dengan Reform UK

      June 10, 2026

      Tony Livesey mundur dari 5 Live setelah tuduhan terhadap David Sullivan

      June 10, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Dari band, tas, hingga tempat bir – semua yang perlu Anda ketahui sebelum Download festival

      June 10, 2026

      AS menyerang Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter, kata militer

      June 10, 2026

      Serikat pekerja menolak undangan Farage untuk bergabung dengan Reform UK

      June 10, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested