
MEMUASKAN adalah makanan tradisional yang terdiri dari potongan daging kecil yang ditusuk menggunakan tusuk bambu atau logam, kemudian dipanggang di atas bara api atau panggangan.
Sate merupakan salah satu kuliner yang sangat populer di Indonesia dan juga dikenal di beberapa negara Asia Tenggara.
1. Meningkatkan Paparan Senyawa Karsinogenik
Bagian daging yang hangus dapat mengandung senyawa seperti amina heterosiklik dan hidrokarbon aromatik polisiklik yang terbentuk saat daging dimasak pada suhu sangat tinggi.
2. Meningkatkan Risiko Kanker
Paparan HCA dan PAH dalam jumlah besar dan terus-menerus dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker, meskipun risiko dipengaruhi banyak faktor lain seperti pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan.
3. Memicu Peradangan dalam Tubuh
Senyawa hasil pembakaran berlebihan dapat meningkatkan stres oksidatif yang berkontribusi terhadap peradangan kronis.
4. Membebani Sistem Pencernaan
Makanan yang terlalu gosong terkadang lebih sulit dicerna dan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada sebagian orang.
5. Mengganggu Kesehatan Usus
Pola makan yang tinggi makanan gosong dan rendah serat dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan saluran cerna.
6. Meningkatkan Stres Oksidatif
Radikal bebas yang berkaitan dengan senyawa hasil pembakaran dapat mempercepat kerusakan sel jika tidak diimbangi oleh asupan antioksidan yang cukup.
7. Menurunkan Kualitas Nutrisi
Proses pembakaran yang berlebihan dapat merusak sebagian vitamin dan zat gizi yang terkandung dalam makanan.
8. Memperburuk Kesehatan Jantung
Jika sate yang dikonsumsi juga tinggi lemak jenuh dan sering dimakan berlebihan, risiko gangguan kesehatan jantung dapat meningkat.
9. Memicu Gangguan Lambung pada Sebagian Orang
Makanan yang terlalu hangus atau berbumbu tajam dapat memicu keluhan lambung pada individu yang sensitif.
10. Meningkatkan Risiko Pola Makan Tidak Sehat
Sering mengonsumsi makanan bakaran yang gosong dapat menjadi bagian dari pola makan yang kurang seimbang jika tidak disertai sayur, buah, dan sumber nutrisi lainnya.
11. Berpotensi Menyebabkan Kerusakan Sel
Paparan jangka panjang terhadap senyawa hasil pembakaran dapat meningkatkan risiko kerusakan DNA dan sel tubuh.
Sate yang dimasak dengan baik pada umumnya aman dikonsumsi. Namun, sering makan sate yang gosong dapat meningkatkan paparan senyawa yang berpotensi membahayakan kesehatan jika dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc

