
Ratusan Peternak Rakyat Mandiri Yang Tergabung Dalam Wadah Perhimpunan Insan Perunjsan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jateng-Diy Keluhkan harga ayam Hidup (burung hidup/Lb) Yang Berada di Titik Terandu, RP9000 – RP10 Ribu per kilogram.
Penyebabnya, Saat ini Terjadi Penumpukan Produksi Yang Terus-Menerus, Sewingga Terjadi kelebihan pasokan Ayam Di Tingkat Nasional Yang Mencapai 20% Hingga 25%. Produksi Berlebihan Ini Tidak Dikendaliika Pemerintah Sebagai Regulator.
“Kami Sudah Teriak Keras Meminta Pemerintah UntuceDalikan Suplai Ayam Hidup. Media IndonesiaSelasa (29/4).
IA Mengatakan, Harga Ayam Hidup Di Jawa Tengah, Jawa Timur, Dan Jawa Barat Suda Hancur. Tinggal Menyisakan Haran RP9000 – RP10.000 per kilogram.
Parjuni Menambahkan, Jika Tenjak Ada Teguran Keras Kepada Para Pabrikan Oleh Pemerintah Selaku Regulator, Pasti Peternak Mandiri Bakal Hancur
“Kondisi Ini Suda Beyang, Tetapi Pemerintah TidaK Adapasi. Kalau Kuat-Kuatan Model Seperti ini, Rusaklah Bisnis, “Ungkap Dia Delangan Nada Khawatir.
Ia Menilai Gerakan Membeli Ayam Ke Peternak Mandiri Yang Digas Oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) Tidak Efektif Mengatasi Anjloknya Harga Ayam.
“Sebabnya, ya karena Ada Pedagang Yang Mempunya Kuota Jual Lebih Banyak Dibanding Peternak, Sedangkan Produksi Peternak Jauh Lebih Tinggi Dari Kebutuhan Saik Ini,” Imbuhya.
Ia menegaska, jika terjadi kelebihan pasokanPasti Haran Murah. Kuncinya Menuru Pinsar, Pemerintah Harus Anggota Sanksi Tegas Dan Keras Kepada Pelangggar Peraturan Pemerintah.
“Kalau Peraturan Tidak Ditegakin, Sampai Hari Kiamat pun Tidak Akan Ada Kestabilan, Pasti Akan Terulang Terus,” Sambungnya.
Pantauan Media IndonesiaMerosotnya Haraga Ayam Hidup Suda Berlahsung Sejak Dua Minggu Pasca-Lebaran 2025. Harga Normal Dari Kandang Adalah Rp18 Ribu. SEMENTARA ITU, KINI HARGA AYAM DI BAWAH RP10 RIBU.
Sebelumnya, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Mengungkap AKIBATKAN ANJLOGNYA HARGA AYAM HIDUP (burung hidup), Kerugian Peternak Dari Harga Ayam Hidup Yang Terjun Bebas Ini Mencapai Rp86,4 Miliar per Pekan. (WJ/E-4)

