
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Memimpin Langsung bendera mati Atau Pelepasan satu jalan Nasional Dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Sampai KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.
Kapolri Mengungkap satu jalan nasional ini dilakukan karena volume Kendaraan ARUS BALIK Lebaran Suda Melebihi Rata-Rata.
“Alhamdulillah, Baru Saja Kita Melaksanakan Kegiatan bendera mati Kegiatan unktel satu jalan Nasional, telah Kita Melaksanakan Evaluasi Bersama Antara Tim Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, Dan Jajaran Lalu Lintas, “Ujar Kapolri, Minggu, (6/4).
“Berdasarkan lalu lintas perhitungan Yang Kita Ikuti Mulai Dari Kemarin Sore, Sampai Delangan Tadi Malam Karena Memang Suda Melebihi Rata-Rata, Yang Kemudian Kita Putuskan Bahwa Pagi Ini satu jalan Nasional Dilaksanakan Mulai Dari KM 414 Sampai Delan KM 70, “Tambah Kapolri.
Ia Menerangkan Pihaknya Akan Melakukan contraflow Di dua lajur Dari km 70 hingga km 36. Kemudian Setelah Itu, Di Lajur KM 36 Akan Dilakukan Satu Arah.
“Nanti Akan Dilanjutkan Gargan contraflow Dua Lajur Dari KM 70 Ke KM 36 Dan Selanjutnya Akan Diatur Satu Lajur Dari Km 36, “Jelas Kapolri.
Ia Menankan Pihaknya Jaga Telah Mempersiapkan Jalur Alternatif Lain Jika Masih Ada Kemacetan Saata Pelaksaanan satu jalan Nasional. Jalan Tol Cisumdawu Salah Satunya Akan Dijadikan Jalur Alternatif.
“Tentunya Kita Tetap MEMPERSIAPKAN alternatif-alternatif lain apaboda gangan SATU ARAH Nasional Kemudian Tetap Ada Kemacetan Delangan MEMPERSIAPKAN Strategi, Mempersiapkan cisumdawu unkukik pendurai dan buta kita suda rapat apabila diperlukan untuk tarik toR) digratkankan, “terang Kapolri.

