Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Keluarga Charlie Kirk menghadiri sidang tersangka yang didakwa melakukan pembunuhan

    July 7, 2026

    PM melakukan intervensi terkait waktu kick-off Meksiko-Inggris

    July 7, 2026

    Russell T Davies menggoda proyek TV baru – tetapi mengatakan dia 'tidak tahu apakah itu berhasil'

    July 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Keluarga Charlie Kirk menghadiri sidang tersangka yang didakwa melakukan pembunuhan
    • PM melakukan intervensi terkait waktu kick-off Meksiko-Inggris
    • Russell T Davies menggoda proyek TV baru – tetapi mengatakan dia 'tidak tahu apakah itu berhasil'
    • Pengunduran diri setelah anggota dewan laki-laki memilih sopir taksi pemerkosa untuk mempertahankan SIM
    • 12 Akademisi Dukung Penguatan Tata Kelola Pertanahan
    • ITV menjual cabang media dan hiburan ke Sky seharga £1,6 miliar
    • Bellingham membawa Inggris memimpin melawan Meksiko
    • Pemilih luar negeri yang pindah ke Inggris akan menghadapi batasan sumbangan sebesar £100.000 per tahun
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Tuesday, July 7
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Teknologi»Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri
    Teknologi

    Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri

    ByDecember 7, 2025No Comments8 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri
    ilustrasi(Bumi)

    SEKITAR 7.000 tahun yang lalu, dua perempuan dimakamkan di tempat berlindung berbatu di wilayah barat daya Libya, yang kini dikenal sebagai Takarkori. Dari pemakaman keduanya, ilmuwan berhasil mengekstraksi genom manusia purba pertama dari Sahara bagian tengah, wilayah yang selama ini sulit menyimpan DNA karena panas ekstrem dan kekeringan.

    Penelitian yang dipimpin ahli genetika Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusier (MPIEA), Nada Salem, mengungkap bahwa kedua perempuan tersebut membawa garis keturunan Afrika Utara yang telah lama diselamatkan dan kini tidak lagi muncul sebagai kelompok genetik tersendiri.

    Temuan ini membantu memperbarui pemahaman tentang bagaimana manusia berpindah atau justru tidak berpindah di kawasan Sahara ketika masih berwujud padang savana yang hijau.

    Baca juga: Ternyata Manusia Purba Lebih Banyak Memproses Tumbuhan daripada Berburu Daging

    Takarkori berada di Pegunungan Tadrart Acacus dan pernah menghadapi hamparan sabana pinggiran kota yang memenuhi danau kecil selama Periode Lembab Afrika, sekitar 14.500 hingga 5.000 tahun yang lalu.

    Situs itu merekam aktivitas manusia selama lebih dari 10.000 tahun, mulai dari pemburu-pengumpul hingga komunitas penggembala yang memelihara sapi, domba, dan kambing. Mayoritas jenazah yang ditemukan adalah perempuan dan anak-anak, mengindikasikan komunitas yang relatif menetap.

    Mumifikasi alami di Takarkori memungkinkan ilmuwan menghaluskan gigi dan tulang untuk mengambil fragmen DNA pendek.

    Baca juga: Temuan Fosil Kaki Purba “Burtele Foot” Menjadi Babak Baru Paleoantropologi

    Meski hanya sebagian kecil dari rangkaian genom yang berhasil diekstraksi, data tersebut cukup untuk membandingkan perempuan Takarkori dengan ratusan genom manusia kuno dan modern dari Afrika hingga Eurasia.

    Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar nenek moyang mereka berasal dari garis keturunan Afrika Utara purba yang terpisah dari Afrika Sub-Sahara sekitar 50.000 tahun yang lalu.

    Cabang ini kemudian tergerus oleh berbagai gelombang migrasi, sehingga jejaknya kini hanya bertahan sebagai komponen kecil dalam populasi Afrika Utara modern.

    Genom Takarkori juga membentuk klaster yang sama dengan kerangka berusia 15.000 tahun dari Gua Taforalt di Maroko, menampilkan kesinambungan populasi di Afrika Utara sejak ribuan tahun lalu.

    Meski hidup di masa Sahara lebih basah, perempuan Takarkori tetap menunjukkan perbedaan genetik yang jelas dibandingkan kelompok Sub-Sahara. Sungai dan danau saat ini mungkin menjadi jalur budaya dan perdagangan, namun tidak cukup untuk menghapus batasan genetik antara utara dan selatan.

    Budaya dan Pertanian di Sahara Hijau

    Dari sisi gaya hidup, temuan arkeologis menunjukkan praktik penggembalaan, terutama sapi dan kambing, mulai masuk dari Timur Laut sekitar 8.300 tahun yang lalu. Genom Takarkori mendukung teori bahwa adopsi budaya ini terjadi tanpa migrasi besar-besaran, hanya melalui kontak budaya dan pertukaran ide.

    Menariknya, perempuan Takarkori memiliki sekitar 0,15 persen DNA Neanderthal lebih tinggi dibandingkan orang Afrika Sub-Sahara modern yang menandakan adanya aliran gen kecil dari kelompok Eurasia yang tertanam dalam sejarah Afrika Utara kuno.

    Secara keseluruhan, penelitian ini menampilkan Sahara sebagai penghalang genetik yang konsisten selama puluhan ribu tahun, bahkan ketika wilayah tersebut berubah menjadi “Sahara Hijau”. Dengan semakin majunya teknik pemulihan DNA yang rapuh, para peneliti berharap lebih banyak kisah manusia dari Sahara kuno dapat terungkap, melengkapi mosaik genetik Afrika saat ini.

    (Bumi/P-4)

    Genom Gurun Hanya Ini lalu membuka MISTERI Pasir Sahara tahun Temuan tidak
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Pemilih luar negeri yang pindah ke Inggris akan menghadapi batasan sumbangan sebesar £100.000 per tahun

      July 6, 2026

      Pangeran Harry tidak akan ditemani Meghan dan anak-anaknya dalam perjalanan ke London

      July 4, 2026

      Tiga pria dinyatakan tidak bersalah atas pembunuhan Lyra McKee

      July 3, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025142

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 2025107

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202582

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202581
      Don't Miss
      Cerita Teratas

      Keluarga Charlie Kirk menghadiri sidang tersangka yang didakwa melakukan pembunuhan

      ByJuly 7, 20261

      Kirk berpidato di depan orang banyak dari bawah tenda pada 10 September sebagai bagian dari…

      PM melakukan intervensi terkait waktu kick-off Meksiko-Inggris

      July 7, 2026

      Russell T Davies menggoda proyek TV baru – tetapi mengatakan dia 'tidak tahu apakah itu berhasil'

      July 7, 2026

      Pengunduran diri setelah anggota dewan laki-laki memilih sopir taksi pemerkosa untuk mempertahankan SIM

      July 6, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Keluarga Charlie Kirk menghadiri sidang tersangka yang didakwa melakukan pembunuhan

      July 7, 2026

      PM melakukan intervensi terkait waktu kick-off Meksiko-Inggris

      July 7, 2026

      Russell T Davies menggoda proyek TV baru – tetapi mengatakan dia 'tidak tahu apakah itu berhasil'

      July 7, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested