Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City

    April 17, 2026

    Starmer tidak tahu Mandelson gagal dalam pemeriksaan, kata pemerintah

    April 17, 2026

    Lana Del Rey akan menyanyikan tema untuk game James Bond baru

    April 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City
    • Starmer tidak tahu Mandelson gagal dalam pemeriksaan, kata pemerintah
    • Lana Del Rey akan menyanyikan tema untuk game James Bond baru
    • Inggris bersiap menghadapi kekurangan pangan dalam skenario terburuk perang Iran
    • Perekonomian Inggris tumbuh lebih cepat dari perkiraan menjelang perang Iran
    • Aktris Cool Hand Luke Joy Harmon meninggal pada usia 87 tahun
    • Mantan juara Brecel melewatkan tempat Crucible
    • Perang AS terhadap Iran adalah sebuah 'kesalahan', kata Reeves
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Friday, April 17
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Teknologi»Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri
    Teknologi

    Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri

    ByDecember 7, 2025No Comments5 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri
    ilustrasi(Bumi)

    SEKITAR 7.000 tahun yang lalu, dua perempuan dimakamkan di tempat berlindung berbatu di wilayah barat daya Libya, yang kini dikenal sebagai Takarkori. Dari pemakaman keduanya, ilmuwan berhasil mengekstraksi genom manusia purba pertama dari Sahara bagian tengah, wilayah yang selama ini sulit menyimpan DNA karena panas ekstrem dan kekeringan.

    Penelitian yang dipimpin ahli genetika Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusier (MPIEA), Nada Salem, mengungkap bahwa kedua perempuan tersebut membawa garis keturunan Afrika Utara yang telah lama diselamatkan dan kini tidak lagi muncul sebagai kelompok genetik tersendiri.

    Temuan ini membantu memperbarui pemahaman tentang bagaimana manusia berpindah atau justru tidak berpindah di kawasan Sahara ketika masih berwujud padang savana yang hijau.

    Baca juga: Ternyata Manusia Purba Lebih Banyak Memproses Tumbuhan daripada Berburu Daging

    Takarkori berada di Pegunungan Tadrart Acacus dan pernah menghadapi hamparan sabana pinggiran kota yang memenuhi danau kecil selama Periode Lembab Afrika, sekitar 14.500 hingga 5.000 tahun yang lalu.

    Situs itu merekam aktivitas manusia selama lebih dari 10.000 tahun, mulai dari pemburu-pengumpul hingga komunitas penggembala yang memelihara sapi, domba, dan kambing. Mayoritas jenazah yang ditemukan adalah perempuan dan anak-anak, mengindikasikan komunitas yang relatif menetap.

    Mumifikasi alami di Takarkori memungkinkan ilmuwan menghaluskan gigi dan tulang untuk mengambil fragmen DNA pendek.

    Baca juga: Temuan Fosil Kaki Purba “Burtele Foot” Menjadi Babak Baru Paleoantropologi

    Meski hanya sebagian kecil dari rangkaian genom yang berhasil diekstraksi, data tersebut cukup untuk membandingkan perempuan Takarkori dengan ratusan genom manusia kuno dan modern dari Afrika hingga Eurasia.

    Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar nenek moyang mereka berasal dari garis keturunan Afrika Utara purba yang terpisah dari Afrika Sub-Sahara sekitar 50.000 tahun yang lalu.

    Cabang ini kemudian tergerus oleh berbagai gelombang migrasi, sehingga jejaknya kini hanya bertahan sebagai komponen kecil dalam populasi Afrika Utara modern.

    Genom Takarkori juga membentuk klaster yang sama dengan kerangka berusia 15.000 tahun dari Gua Taforalt di Maroko, menampilkan kesinambungan populasi di Afrika Utara sejak ribuan tahun lalu.

    Meski hidup di masa Sahara lebih basah, perempuan Takarkori tetap menunjukkan perbedaan genetik yang jelas dibandingkan kelompok Sub-Sahara. Sungai dan danau saat ini mungkin menjadi jalur budaya dan perdagangan, namun tidak cukup untuk menghapus batasan genetik antara utara dan selatan.

    Budaya dan Pertanian di Sahara Hijau

    Dari sisi gaya hidup, temuan arkeologis menunjukkan praktik penggembalaan, terutama sapi dan kambing, mulai masuk dari Timur Laut sekitar 8.300 tahun yang lalu. Genom Takarkori mendukung teori bahwa adopsi budaya ini terjadi tanpa migrasi besar-besaran, hanya melalui kontak budaya dan pertukaran ide.

    Menariknya, perempuan Takarkori memiliki sekitar 0,15 persen DNA Neanderthal lebih tinggi dibandingkan orang Afrika Sub-Sahara modern yang menandakan adanya aliran gen kecil dari kelompok Eurasia yang tertanam dalam sejarah Afrika Utara kuno.

    Secara keseluruhan, penelitian ini menampilkan Sahara sebagai penghalang genetik yang konsisten selama puluhan ribu tahun, bahkan ketika wilayah tersebut berubah menjadi “Sahara Hijau”. Dengan semakin majunya teknik pemulihan DNA yang rapuh, para peneliti berharap lebih banyak kisah manusia dari Sahara kuno dapat terungkap, melengkapi mosaik genetik Afrika saat ini.

    (Bumi/P-4)

    Genom Gurun Hanya Ini lalu membuka MISTERI Pasir Sahara tahun Temuan tidak
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Starmer tidak tahu Mandelson gagal dalam pemeriksaan, kata pemerintah

      April 17, 2026

      Aktris Cool Hand Luke Joy Harmon meninggal pada usia 87 tahun

      April 16, 2026

      Israel dan Lebanon mengadakan perundingan langsung pertama sejak tahun 1993

      April 15, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025113

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 202560

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202552

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202548
      Don't Miss
      Cerita Teratas

      Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City

      ByApril 17, 20261

      Andrew Mountbatten-Windsor menerima penghargaan bersejarah pada tahun 2012 “berdasarkan warisan”.

      Starmer tidak tahu Mandelson gagal dalam pemeriksaan, kata pemerintah

      April 17, 2026

      Lana Del Rey akan menyanyikan tema untuk game James Bond baru

      April 17, 2026

      Inggris bersiap menghadapi kekurangan pangan dalam skenario terburuk perang Iran

      April 16, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City

      April 17, 2026

      Starmer tidak tahu Mandelson gagal dalam pemeriksaan, kata pemerintah

      April 17, 2026

      Lana Del Rey akan menyanyikan tema untuk game James Bond baru

      April 17, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested