
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat. Makanan lebaran yang banyak mengandung santan, lemak dan daging secara berlebihan menimbulkan bahaya bagi tubuh terutama bagi para penderita Kolesterol.
“Boleh makan tapi harus ingat jangan terlalu banyak dulu. Jangan berlebihan, yang paling banyak mengandung Kolesterol kan biasanya lauknya, sama santannya. Santannya juga mengandung kolesterol, mengandung kolesterol yang tinggi,” kata Dante dalam Kemencast secara bold, Minggu (22/3).
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap mengonsumsi sayur mayur karena akan menghambat penyerapan kolesterol di dalam usus, sehingga penyerapan kolesterol di dalam usus lebih sedikit, dan pada akhirnya tidak terlalu banyak kolesterol yang masuk ke dalam tubuh kita.
Dante yang merupakan dokter sub spesialis endokrinologi menjelaskan Kolesterol akan naik tergantung dengan jumlah makanan yang dimakan.
“Namun ada juga orang dengan pola makan berantakan tetapi kolesterolnya tetap normal dan ada juga orang dengan pola makan sudah rapih, Kolesterolnya tetap tinggi, karena tergantung dari profil orang tersebut,” ungkapnya.
Dante mengingatkan orang dengan riwayat Kolesterol maka harus tetap menjaga asupan makannya di momen lebaran ini agar Kolesterolnya tidak naik.
Untuk konsumsi obat disarankan agar teratur diminum. Karena masih banyak orang yang salah paham bahwa mengonsumsi obat hanya saat makan dengan kolesterol tinggi.
“Jadi minum obat kolesterol itu harus diminum secara teratur, rutin sehingga nanti bisa memberikan efek metabolisme yang bagus dan akan memberikan efek yang baik untuk tidak naik kolesterolnya pada saat makan makanan lebaran,” tutupnya. (H-3)

