
BARCELONA terus melanjutkan tren positif mereka sejak kembali berlaga di Spotify Camp Nou. Dalam laga yang berlangsung pada Minggu siang waktu setempat, skuat pengasuhan Film Hansi berhasil memetik kemenangan tipis atas tamunya, Rayo Vallecanosekaligus memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen LaLiga musim 2025-26.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi dan penuh drama. Rayo Vallecano mengejutkan publik tuan rumah saat laga belum genap berjalan satu menit. Carlos Martin mendapatkan peluang emas, namun kiper Barcelona, Joan Garciamelakukan penyelamatan heroik untuk menggagalkan gol cepat tersebut.
Tak berselang lama, giliran Barcelona yang mengancam. Raphinha mendapatkan situasi satu lawan satu setelah memanfaatkan blunder bek dadakan Rayo, Pathe Ciss. Sayangnya, sontekan pemain asal Brasil tersebut masih menyamping tipis di sisi gawang.
Gol Pemecah Kebuntuan Ronald Araujo
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-24. Berawal dari skema sepak pojok yang dilepaskan oleh Joao Cancelo, Ronald Araujo yang berdiri bebas di tiang jauh berhasil memenangkan duel udara. Tandukan keras bek asal Uruguay tersebut menghujam jala lawan dan membawa Blaugrana unggul 1-0.
Menjelang turun minum, kekhawatiran sempat melanda kubu tuan rumah saat Joan Garcia tampak kesakitan memegangi betisnya, cedera yang sama saat menghadapi Newcastle di tengah pekan. Namun, Garcia mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan hingga usai.
Keputusan Garcia untuk bertahan di lapangan terbukti krusial. Di babak kedua, ia kembali menjadi tembok tebal bagi lini serang Rayo. Ia sukses menepis peluang Alvaro Garcia di dalam kotak penalti, serta melakukan penyelamatan jarak dekat yang luar biasa saat menghalau sundulan Unai Lopez.
Tekanan Rayo di Menit Akhir
Rayo Vallecano terus menekan di sisa waktu pertandingan demi mencari gol penyeimbang. Pemain penggantinya, Jorge de Frutos, hampir saja mencatatkan namanya di papan skor jika Garcia tidak terbang untuk menepis bola. Meski Rayo tampil dominan di akhir laga, pertahanan Barcelona tetap solid hingga peluit panjang dibunyikan.
Dengan hasil ini, Barcelona memasuki jeda internasional dengan keunggulan tujuh poin atas Real Madrid di posisi kedua. Selisih tersebut berpotensi menipis menjadi empat poin jika Los Blancos memenangi derbi Madrid. Kendati demikian, posisi Hansi Flick dan anak asuhnya tetap sangat kuat dalam persaingan gelar juara musim ini.
Kemenangan ini sekaligus menandai catatan clean sheet impresif lainnya bagi Barcelona, membuktikan bahwa lini pertahanan mereka menjadi kunci utama kesuksesan di musim ini. (Sepak Bola-Espana/Z-2)

