
WAKIL Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menyampaikan bantuan rekonstruksi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp25 juta kepada keluarga Dasiman (43) di Jorong Taratak Baru, Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Sabtu (28/2).
Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Oleh karena itu, Pemprov Sumbar memilih bulan Ramadhan untuk menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.
“Bulan Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi saudara-saudara kita. Pemerintah tidak boleh abai. Kita harus hadir dengan solusi nyata,” tegasnya.
Penerima manfaat RTLH kali ini adalah keluarga Dasiman. Ia tinggal bersama istrinya, Yunita (40), dan dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar di rumah berukuran 4×4 meter dalam kondisi memprihatinkan. Lantai rumahnya masih berupa tanah, tanpa kamar mandi, dengan dinding papan yang telah lapuk dan sebagian hanya ditutupi spanduk serta terpal. Bangunan tersebut merupakan peninggalan orang tua Dasiman.
Sebelumnya Dasiman bekerja sebagai buruh tani bawang, namun kini ia tidak lagi mampu bekerja maksimal karena sudah hampir dua tahun menderita asma. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ia hanya mengandalkan penghasilan sang istri dengan kondisi ekonomi yang sangat terbatas.
Usai meninjau langsung kondisi rumah tersebut, Wagub Vasko menyebut bangunan itu sudah sangat layak masuk kategori RTLH.
“Rumah ini sudah rapuh dan sebagian nyaris roboh. Pemerintah harus hadir membantu agar keluarga ini bisa tinggal dengan aman dan layak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan agar bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk mereduksi rumah. Vasko meminta dukungan dan pengawasan dari RT, lurah, serta masyarakat sekitar agar proses pengerjaan berjalan lancar hingga selesai.
“Kepala RT dan lurah mohon dikawal sampai tuntas tuntas. Warga juga bisa membantu tenaga agar pengerjaan cepat rampung,” tambahnya.
Sementara itu, sebagai penerima manfaat Dasiman dan Yunita tak kuasa menahan haru. Dengan suara bergetar, Yunita menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima.
“Terima kasih Pak Wagub. Kami tidak pernah terpikir untuk memperbaiki rumah ini karena tidak punya biaya. Semoga Allah membalas kebaikan ini,” ujarnya.
Selain bantuan dana Rp25 juta untuk rehabilitasi rumah, Wagub juga menyerahkan paket sembako dan mushaf Alquran sebagai dukungan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi melalui aksi konkret yang membawa harapan baru bagi warga yang membutuhkan. (E-2)

