
POPULARITAS budaya Korea tidak hanya memengaruhi musik dan hiburan, tetapi juga gaya hidup, termasuk cara berolahraga. Tarian Korea kini semakin diminati sebagai alternatif olahraga modern yang memadukan gerakan tari energik dengan iringan musik Korean pop atau K-pop. Kombinasi tersebut membuat aktivitas fisik terasa lebih menyenangkan, sekaligus mendorong masyarakat untuk tetap aktif bergerak tanpa rasa bosan.
Dari sisi kesehatan, Korean Dance menawarkan manfaat yang cukup lengkap. Gerakan yang cepat dan ritmis membantu meningkatkan kesehatan jantung, melatih koordinasi tubuh, serta meningkatkan kelenturan dan keseimbangan. Intensitas gerakannya juga efektif membakar kalori, sehingga baik untuk menjaga kebugaran dan berat badan ideal. Tak hanya fisik, suasana ceria dan musik yang pukulan yg tdk keras juga berdampak positif pada kesehatan mental, seperti membantu meredakan stres, meningkatkan suasana hati, hingga menumbuhkan rasa percaya diri.
Olahraga berbasis tarian ini terlihat dalam kegiatan Korean Dance yang digelar di Helen's Night Mart Tanjung Duren, Jakarta Barat. Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan usia yang antusias mengikuti koreografi dinamis bersama instruktur. Sejak awal hingga akhir, suasana berlangsung meriah, menciptakan pengalaman olahraga yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga menghibur.
Sejumlah peserta mengaku Korean Dance menjadi cara yang lebih menyenangkan untuk mulai berolahraga.
Rina, salah satu peserta, mengatakan aktivitas ini terasa berbeda dari olahraga pada umumnya. Olahraga ini tidak membosankan. Selain badan lebih berkeringat, suasananya juga menyenangkan karena dilakukan bersama-sama dengan iringan musik K-Pop” katanya.
Hal serupa disampaikan Hanna yang mengaku lebih termotivasi untuk bergerak aktif karena gerakan dan musiknya terasa familiar.
Kegiatan Korean Dance tersebut merupakan bagian dari inisiasi sayap suci Peduli, program kepedulian sosial dari Holywings Group, yang berupaya mendorong gaya hidup dengan pendekatan sehat yang relevan bagi masyarakat perkotaan.
Menurut Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli Andrew Susanto, olahraga berbasis tarian dipilih karena mudah diterima oleh berbagai kalangan.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk berolahraga dengan cara yang seru dan kekinian. Korean Dance menjadi pilihan karena manfaatnya lengkap, baik untuk kesehatan fisik maupun mental,” ujarnya.
Selain sesi olahraga bersama, kegiatan ini juga diaramaikan dengan hiburan bertajuk Pesta Rakyat yang ditujukan bagi warga Kelurahan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat. Berbagai lomba diadakan untuk menambah interaksi dan kebersamaan, mulai dari permainan lempar sumpit berhadiah ponsel dan paket sembako, lomba estafet gelas, hingga lomba karaoke dengan penilaian berdasarkan penampilan paling menarik. (E-1)

