Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    AS melancarkan serangan ke Iran setelah kapal tanker menyerang Selat Hormuz

    July 8, 2026

    Reformasi meminta NCA menyelidiki kebocoran informasi keuangan swasta

    July 8, 2026

    Harry kalah dalam kasus privasi Pengadilan Tinggi terhadap penerbit Daily Mail

    July 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • AS melancarkan serangan ke Iran setelah kapal tanker menyerang Selat Hormuz
    • Reformasi meminta NCA menyelidiki kebocoran informasi keuangan swasta
    • Harry kalah dalam kasus privasi Pengadilan Tinggi terhadap penerbit Daily Mail
    • Penyelidikan pembunuhan setelah ibu dan anak ditemukan tewas
    • 12 Bahaya Terlalu Sering Minum Kopi
    • BTS mendapat pujian atas kemenangan sepak bola Inggris dalam pertunjukan Inggris pertama sejak 2019
    • Keluarga Charlie Kirk menghadiri sidang tersangka yang didakwa melakukan pembunuhan
    • PM melakukan intervensi terkait waktu kick-off Meksiko-Inggris
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Wednesday, July 8
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Teknologi»Apakah Ubi Jalar Aman untuk Penderita Diabetes? Ini Faktanya
    Teknologi

    Apakah Ubi Jalar Aman untuk Penderita Diabetes? Ini Faktanya

    ByDecember 24, 2025No Comments6 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Apakah Ubi Jalar Aman untuk Penderita Diabetes? Ini Faktanya
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Apakah Ubi Jalar Aman untuk Penderita Diabetes? Ini Faktanya
    Ilustrasi(freepik)

    UBI jalar sering dianggap sebagai makanan yang manis dan tinggi karbohidrat, sehingga sering dihindari penderita diabetes. Namun, para ahli gizi menilai ubi jalar tetap dapat memberikan manfaat bagi penderita diabetes, selama dikonsumsi dalam porsi yang tepat dan dengan cara pengolahan yang sesuai.

    Kunci utamanya terletak pada indeks glikemikkandungan serat, jenis ubi jalar, serta cara memasak yang digunakan. Melansir dari laman Very Well Health, berikut ulasan pengaruh dan manfaat yang terkandung dalam ubi jalar bagi penderita diabetes.

    Pengaruh Ubi Jalar terhadap Gula Darah

    Ubi jalar mengandung karbohidrat yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Namun, tidak semua karbohidrat berefek sama. Ubi jalar memiliki kandungan serat yang membantu memperlambat penyerapan glukosa, sehingga mengganggu gula darah bisa lebih terkendali.

    Baca juga: Manfaat Ubi Jalar untuk Penderita Diabetes, Begini Cara Konsumsinya yang Tepat!

    Nilai indeks glikemik (IG) ubi jalar dapat berubah tergantung cara pengolahannya:

    • Direbus: cenderung memiliki IG lebih rendah dibandingkan dipanggang atau digoreng.
    • Dimakan dengan kulit: mempertahankan serat tambahan yang membantu menstabilkan gula darah.
    • Dikombinasikan dengan lemak sehat (misalnya minyak zaitun), dapat memperlambat penyerapan karbohidrat.

    Porsi juga berperan penting. American Diabetes Association merekomendasikan makanan tinggi karbohidrat, termasuk ubi jalar, mengisi maksimal seperempat piring makan, atau sekitar ½ cangkir ubi jalar (±21 gram karbohidrat).

    Kandungan Gizi Ubi Jalar

    Ubi jalar mengandung berbagai nutrisi penting, antara lain:

    Baca juga: 5 Sayuran Terbaik untuk Penderita Diabetes

    • Vitamin A (beta-karoten)
    • Vitamin B6
    • Vitamin C
    • Kalium
    • Serat
    • Magnesium
    • Seng (seng)
    • Antioksidan, termasuk antosianin (pada ubi ungu)

    Dalam 100 gram ubi jalar oranye mentah tanpa kulit, terdapat sekitar 6 gram gula alami.

    Berdasarkan kandungan gizinya, ubi jalar berpotensi memberikan beberapa manfaat berikut:

    • Membantu menstabilkan gula darah berkat kandungan serat
    • Mendukung sensitivitas insulin (terutama dari senyawa fenolat dan antosianin)
    • Mengurangi peradangan dalam tubuh
    • Menurunkan risiko penyakit jantung
    • Mendukung kesehatan mata (beta-karoten dan antosianin)
    • Menjaga fungsi otak pada usia lanjut
    • Memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu mengontrol nafsu makan

    Perbedaan Jenis Ubi Jalar

    Ubi Jalar Putih

    Mengandung karbohidrat dan serat sedang. Seratnya membantu memperlambat kenaikan gula darah.

    Ubi Jalar Ungu

    Kaya antosianin, antioksidan kuat yang dapat membantu menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Namun, indeks glikemiknya relatif tinggi sehingga tetap perlu dikontrol porsinya.

    Ubi Jalar Oranye

    Paling umum dikonsumsi, kaya beta-karoten, vitamin C, dan serat, dengan indeks glikemik sedang.

    Ubi jalar bisa bermanfaat bagi penderita diabetes, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, dipilih jenisnya dengan bijak, dan diolah dengan cara yang tepat. Bukan hanya sumber energi, ubi jalar juga menyediakan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Namun, bagi mereka yang kesulitan mengontrol pola makan atau sering makan berlebihan, konsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli gizi tetap disarankan agar pola konsumsi bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. (Kesehatan Sangat Baik/Asosiasi Diabetes Amerika/Z-2)

    Aman apakah Diabetes Faktanya Ini Jalar Penderita Ubi Untuk
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Russell T Davies menggoda proyek TV baru – tetapi mengatakan dia 'tidak tahu apakah itu berhasil'

      July 7, 2026

      Pengunduran diri setelah anggota dewan laki-laki memilih sopir taksi pemerkosa untuk mempertahankan SIM

      July 6, 2026

      Starmer mengatakan keputusan untuk mundur 'sangat pribadi'

      July 5, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025142

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 2025107

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202582

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202581
      Don't Miss
      Cerita Teratas

      AS melancarkan serangan ke Iran setelah kapal tanker menyerang Selat Hormuz

      ByJuly 8, 20261

      Qatar dan Arab Saudi juga mengecam serangan tersebut, masing-masing mengatakan sebuah kapal tanker dari negara…

      Reformasi meminta NCA menyelidiki kebocoran informasi keuangan swasta

      July 8, 2026

      Harry kalah dalam kasus privasi Pengadilan Tinggi terhadap penerbit Daily Mail

      July 8, 2026

      Penyelidikan pembunuhan setelah ibu dan anak ditemukan tewas

      July 7, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      AS melancarkan serangan ke Iran setelah kapal tanker menyerang Selat Hormuz

      July 8, 2026

      Reformasi meminta NCA menyelidiki kebocoran informasi keuangan swasta

      July 8, 2026

      Harry kalah dalam kasus privasi Pengadilan Tinggi terhadap penerbit Daily Mail

      July 8, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested