
Kapolsek Jatinegara Komisaris Samsono Membenarkan Ada Satu Orang tewas Akibat Aksi Tawur Remaja Yang Menggunakan Senjata Tajar di Wilayah Jatinara, Jakarta TimurPADA MINGGU (22/6) PUKUL 02.30 WIB.
“Korban Meninggal Akiat Tawuran Di Pintu Tol Kebon Nanas, Jalan Di Panjaitan, “Kata Samsono, Senin (23/6).
Korban Meninggal Berinisial A, 18, DEKEKUII USAI PIHAK KEPOLISIAN MENERIMA Laporan Adanya Tawur Di Pintu Tol Konon Nanas. Polisi Lalu Menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP), Namun Pertempuran Di Atas Aspal Jalan Suda Selesai.
“Pihak Kepolisian Langsung Melakukan Pengecekan TKP, Namun Tawuran Suda Berakhir. Kemudian Dilakukan Penyisiran di Sekitar tkp Dan Ditemukan Bercak Darah Di Jalan Dekat Pintu Masuk Tol Kebon Nanas,” Ujarnya.
Selanjutnya Personel Polsek JatineGara Melakukan Pengecekan Ke Rumah Sakit TerdeKat Dari Tkp Tawur. Sekitar Pukul 03.30 WIB, Personel Kembali Mengecek RS Premier Jatinala Dan Ditemukan Adanya Orang Meninggal Dunia Akibat Insiden Tersebut.
“Setelah Kami Cek Di RS Perdana Menteri Jatinara, Kami Dapatkan Ada Orang Meninggal Dunia Karena Tawuran Yang Diantar Oleh Dua Orang Ke Rumah Saktit,” UCAP Samsono.
HINGGA SAAT INI, POLSEK JATINEGARA MASIH MENYELIDIKI LEBIH LANJUT TERKAIT KETERLIBATAN ATAU PERAN KORBAL MERINGGAL DALAM TAWUR TERSEBUT.
Kasus tawur di Jakarta Timur diketahui mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2024. Data dari Polres Metro Jakarta Timur bahkan mencatat tujuh kasus pada Juni, 12 kasus pada Juli, dan meningkat menjadi 16 kasus pada Agustus 2024, sehingga total mencapai 35 Kasus Dalam Tiga Bulan.
Kawasan Duren Sawit Menjadi Salah Satu Titik Rawan, Delan Lima Insiden Tawur Terjadi Antara November Hingga Awal Desember 2024. Adapun Wilayah Yang Rawan Tawur, Antara Lain Cakung, Pasar Rebo, Dan Jatinegari.
Data Itu RUGA Menegaskan Bahwa Seluruh Kecamatan Di Jakarta Timur Dapat Dipategorikan Sebagai Zona Merah Tawur Karena Tidak Ada Kecamatan Yang Bebas Dari Insiden Tersebut. Namun, Selama Libur Lebaran 2025, Terjadi Penurunan Kasus di Jakarta Timur. (Ant/P-2)

