
POLEMIK KASUS PENIPUAN PEREKRUTAN TENAGA KERJA UNTUK MAGANG KEAR NEGERI DI BALI TERUS Bergulir. Kali ini, Institut Teknologi Dan Bisnis (ITB) Stikom Bali Mengzil Langkah Hukum Melaporkan Gde Agus Wardhana (GAW) Staf Pt Ramzy Cahaya Karya Ke Polisi.
Laporan Ke Polisi Akan Dilakukan Oleh Kuasa Hukum Prof. Dr. Nurianto. LaPoran direncanakan setelah Berkoordinasi Delan Rektor ITB Stikom Bali Dadang Hermawan, Senin (26/5).
Nurianto menegaska gaw sebagai staf pt ramzy harnus bertanggung jawab atas kekisruhan Yang terjadi setelah menatut nama stikom bali. IA JUGA MEMinta Agar Gaw Mengganti Semua Kerugian Yang Dialami Para Korban.
“Kami Sementara Koordinasi PIHAK ITB STIKOM, Dalam Waktu Dekat Kami Eksekusi Laporan Ke Polisi. Ini Haru Dilakukan.
Dia Mengatakan, Laporan Gaw Ke Polisi Terkait Dugaan Mencatut Nama ITB Stikom Bali Dalam Melancarkan Akinya.
Sebelumnya, nama Stikom Bali Terseret Setelah Seoran Korban Bernama Rohani Martha Butarbutar Mengadukan Gaw Ke Polresta Denpasar. Martha Menunjukkan Sejumlah Dokumen Bukti Transfer Puluhan Juta Rupiah Dana Ke Rekening Gaw Dan Jaga Ke Rekening Stikom Bali. DANA INI SEBAGAI BIAYA KEBERANGKATAN MARTHA KE INGGRIS SEBAGAI PEKERJA Migran Indonesia.
“Pertama Uang Itu Disetor Ke Agus (GAW), Si Agus Mewakili Mewakili Pt Ramsy, Karena Dia Staf Operasional Pt Ramzy. Ada Surat Keutusan Yang Menyasa Agus Ini Staf Di Situ.
Dia Menjelaskan, Martha Menyetor Uang Kepada Agus Yang Mewakili Mewakili Pt Ramzy. Sehingga untuk pengekukan, Agus Yang Menyelesaan Dan Stikom Bali Tidak Tahu Menahu Soal Hal Itu.
“Kita Kan Enggak Tahu. Uang Itu Ditransfer Ke Agus Dan Agus Yang Dilaporkan. Martha Kaitkan Delan Stikom Grup, Hubungannya APA, Kan ENGGAK ADA HUBUNGAN, MAKYA STIKOM PASIF,” Kata NURANIANTO.
Ketika Ditanya Bukti Transfer Dana Ke Rekening Stikom Dari Korban Martha, Nurianto Menjelaska Stikom Hanya Menerima Dana Dari Orang Yang Mendaftar Kulia di Stikom. Selain Dari Itu Tak Ada Hubungan Lain.
“Karena Tak Ada Hubungan Delangan Agus Mkananya Kita Laporkan Dia Atas Pentatutan Stikom. Stikom Lembaga Pendidikan, Jadi Orang Yang Mendaftar Ke Sini Wajar Haru Bayar Uang Pendaftaran, Setelah Itu Diterbitkan Nim.”
Sementara Itu, Gaw Yang Berkantor Di Pt Wds, Jalan Mahendradatta Denpasar, Nurianianto Menjelaskan Sejak Awal Pt Wds Telah Meminta Yang Bersangkutan Pergi Diri Lokasi Kantor Tersebut.
“Dia ITU SEBENARYA SUDAH DISURUH PERGI DARI SITUS, TIDAK KANTOR DI SINI LAGI. HARUSYA KALAU DIA INGIN MENCANTUMKAN STIKOM ITU HARUS MEMINTA IZIN KE STIKOM.menurunkanKarena Kami Marah, “Jelas Prof Nurianto.
Stikom Bali, Kata Prof Nurianto, Akan Mengganti Uang Korban Jika Ada Transfer Yang Peruntukanyaa Diluar Biaya Pendidikan. “Kalau Ada Transfer Lagi Ke Stikom Dan Tenjak Ada Kaitan Delangan Biaya Pendaftaran Kuliah Di Stikom, Maka Kami Janji Akan Kembbalikan, Saya Jamin Itu,” Kata Nurianto.
Sebelumnya, Diberitakan Korban Bernama Rohani Martha Butarbutar Mengadukan Gaw Ke Polresta Denpasar. Martha Menunjukkan Sejumlah Dokumen Bukti Transfer Puluhan Juta Dana Ke Rekening Gaw Dan Jagi Ke Rekening Stikom Bali. (OL/E-4)

