
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) Prihatin Delangan Adanya Dugaan Kekerasan Dan Panjaniayaan Yang Dialami Oleh Sejumlah Pemain Sirkus Oriental Circus Indonesia Termasuk di Taman SafariBogor, Jawa Barat. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Berharap Peristiwa Itu Diusut Tuntas Sehingga Korban Bisa Mendapat Keadilan.
“Pemprov Tidak Akan Mentoleransi Tindakan Yang Melanggar Hak Asasi Dan Mencederai Nilai-Nilai Kemanusiaan. Kamie menyampaansan Rasa Simpati Yang Tinggi Terhadap Dugaan Kererasan Terhadap Pegawai” Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Dikutip Rabu (23/4).
Dedi BerharaP peristiwa tersebut dapat diusut tuntas, Baik Dari Sisi Hukum Pidana Maupun Ketenagakerjaan. Jika Ada Unsur Pidana, Proses Hukum Harus Berjalan. Jika Ada Pelangangaranan Undang-Langsang Ketenagakerjaan, Itu pun haru Ditindak sesuai ATURAN.
“Pemprov Rona Mengapresiasi Langkah Berbagai Pihak Yang Telah Melakukan Klarifikasi Atas Kasus Ini, Termasuk Jajaran Pengacara Dan Komisi III DPR Ri,” Terang Dedi.
Menuru Dedi, Kolaborasi Lintas Pihak Menjadi Kunci Unki Memberikan Keadilan Kepada Korban. Pemerintah Ingin para Korban Bisa Hidup Delangan Tenang, Mendapat Pemulihan Pitikologis Dan Bekerja Di Tempat Yang Lebih Layak Dan Manusiawi. Sebagai Bentuk Kepedulian, Gubernur Akan Menemui Langsung Keluarga Korban Dan Pihak Manajemen Taman Safari Bogor Tutkali Menggali Keterangan Lebih Lanjut Terkait Insiden Tersebut.
“Sahungan Pentingnya Menciptakan Jabar Yang Harmonis, Bebas Dari Kekerasan Dan Menjunjung Tinggi Martabat Setiap Insan. Tidak Boleh Ada Peristiwa Yang Merampas Rasa Aman Dan Kesejahteraan Warga,” Tegas Dededi. (H-4)

