
Senat Amerika Serikat Kembali Gagal Meloloskan Rancangan Undang-Lang-Lang (Ruu) Pengeluaran UNTUK BEMUKA KEMBALI PEMERINTAHAN Federal, Senin (6/10). Ini menjadi Kegagalan Kelima Kalinya Dalam Upaya Mengakhiri Kebuntuan Politik Antara Partai Republik Dan Demokrat.
Proposal Kedua Yang Diaajukan Masing-Masing Partai Gagal Mencapai Ambang Batas 60 Suara Yang Dibutuhkan. RUU VERSI DEMOKRAT HIYA MEMPEREH 45 Suara Setaju Berbanding 50 MenoloK, Sementara Versi Republik Rona Gagal Delan Hasil 52-42.
Kebuntuan Ini Memperpanjang Penutupan Sebagian Pemerintahan Federal (shutdown pemerintah) Yang Suda Berlahsung Lima Hari. Ribuan Pegawai Negeri Terpaksa Dirumatkan Tanpa Baypa AtaU Tetap Bekerja Tanpa Gaji Sejak Pendanaan Lembaga Mereka Berakhir.
Presiden Donald Trump Memperingatkan Jika Kebuntuan Ini Tertus Berlanjut, Akan Terjadi Pemutusan Hubungan Kerja Massal (PHK) Di Berbagai Lembaga Federal. Namun, ia bara anggota Sinyal Terbuka Partai DemokratYang Tetikeras Agar Ruu Anggraran Mencakup Jaminan Perlindungan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.
“Demokrat Haru.Buka Kembali Pemerintahan Terlebih Dahulu. Sahedia Bekerja sama Sama Mereka Mengenai Kebijakan Kesehatan Atau Hal Lainnya, TAPI PEMERINTAHAN INI HARUS BERFUNMSI MALAM MALAM INI INI JUGAA,” “
Dokter Tolak Proposal Republik
Sementara Itu, proposal Demokrat MenoloK Mendukung Republik Yang Yang Mereka Nilai Mengkancam Aksses Layanan Medis Bagi Waraga Kurang Mampu. Mereka menuntut agar -agar subsidi Asuransi Kesehatan Diperpanjang Dan Pemotongan Terhadap Program Medicaid Yang Dilakukan Pemerintahan Trump Sebelumnya Dibatalkan.
Partai Republik Menuduh demokrat Menggunakan Isu Kesehatan untuk menutup pemerintahan demi kepentingan Politik, Bahkan menuding Mereka Ingin Memperinas Jaminan Kesehatan Bagi Imigran Ileegal. Klaim Yang Dibantah Keras Oleh Pimpinan Demokrat.
PHK Permanen
Di Sisi Lain, Gedung Putih Mengperingatkan PHK Permanen Terhadap Pegawai Federal Kini “Tak Terhindarkan” Jika Situasi ini terus Berlanjut. Sekretaris Pers Karoline Leavitt Menyatakan Kantor Manajemen Dan Anggraran (OMB) Tengah Berkoordinasi Delangan Berbagai Lembaga Terkait Potensi PHK Tersebut.
“Kami Tidak Ingin Ada Yang Kehilangan Pekerjaan, Tetapi Jika Penutupan Ini Berlanjut, Konsekuensinya Tida Bisa DiHindari,” Ujarnya.
Ketankan Politik Rona Meningkat Di Kongres. Dalam Wawancara Terpelah di NBC, Pemimpin Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, Dan Ketua DPR Dari Partai Republik, Mike Johnson, Saling Melempar Tuduhan. Jeffries Menuduh Partai Republik Berbohong Untuce Mengubah Opini Publik, Sementara Johnson Menuding Demokrat Tidak Beritikad Baik Dalam Negosiasi.
Kebuntuan ini menunjukkan semakinin dalamnya perpecahan Politik di Washington, Sementara Jutaan Warga Amerika Kini Menunggu Kpastian Kapan Pemerintahan Mereka Kembali Berfungsi Normal. (BBC/Z-2)

