Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Apakah saya memerlukan tanda pengenal berfoto dan kartu suara untuk memilih dalam pemilu?

    May 7, 2026

    Dua warga Inggris mengisolasi diri di Inggris setelah meninggalkan kapal pesiar hantavirus

    May 7, 2026

    Tawaran Pengadilan Tinggi gagal menghentikan festival Brockwell Park

    May 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Apakah saya memerlukan tanda pengenal berfoto dan kartu suara untuk memilih dalam pemilu?
    • Dua warga Inggris mengisolasi diri di Inggris setelah meninggalkan kapal pesiar hantavirus
    • Tawaran Pengadilan Tinggi gagal menghentikan festival Brockwell Park
    • Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd
    • Tekanan Bayern yang terlambat tidak cukup saat PSG kembali ke final Liga Champions
    • Bonnie Tyler pulih setelah dibawa ke rumah sakit untuk operasi
    • Polanski mengatakan dia salah jika mengklaim dirinya adalah juru bicara Palang Merah
    • Mantan pemimpin dewan dipenjara karena melakukan pelecehan seksual terhadap pria muda
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Thursday, May 7
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Teknologi»Polemik Kasus Es Gabus dan Hogi Dinilai Cermin Kerusakan Kultur Polri
    Teknologi

    Polemik Kasus Es Gabus dan Hogi Dinilai Cermin Kerusakan Kultur Polri

    ByJanuary 30, 2026No Comments2 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Polemik Kasus Es Gabus dan Hogi Dinilai Cermin Kerusakan Kultur Polri
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Polemik Kasus Es Gabus dan Hogi Dinilai Cermin Kerusakan Kultur Polri
    Ilustrasi .(Antara)

    KASUS hukum yang menjerat pedagang itu gabus serta kasus Hogi Minaya Dinilai kembali menyingkap persoalan mendasar pada tubuh Korps Bhayangkara. Pengamat hukum dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai polemik tersebut bukan sekedar kejadian individu, melainkan refleksi dari kultur kekuasaan yang masih mengakar kuat di institusi. Polri.

    Menurut Fickar, dalam praktiknya, kepolisian masih kerap memosisikan diri sebagai lembaga yang dominan saat berhadapan dengan masyarakat kecil.

    “Dua kasus itu menjadi indikasi bahwa memang kepolisian baik secara individu maupun kelembagaan masih merasa sebagai badan yang memiliki kekuasaan terutama jika berharapan dengan rakyat kecil,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (30/1).

    Baca juga: Viral Es Kue Dituduh Pakai Spons, TNI-Polri Minta Maaf, akan Ganti Rugi Kasur hingga Kulkas

    Ketimpangan Penegakan Hukum
    Sebaliknya, Fickar menyoroti adanya pelemahan sikap tegas aparat ketika berhadapan dengan pihak-pihak yang memiliki kekuatan ekonomi maupun kedudukan sosial tinggi. Hal ini memicu persepsi masyarakat mengenai tebang pilih dalam penegakan hukum.

    “Sementara terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan orang-orang berduit dan berkedudukan, kewenangannya menjadi tumpul, bahkan tidak jarang kewenangan itu menjadi komoditi yang bernilai tinggi,” kata Fickar.

    Kondisi tersebut, lanjut dia, menjelaskan mengapa kritik masyarakat terhadap Polri sering dirangkum dalam ungkapan 'tajam ke bawah, tumpul ke atas.' Fickar menilai sindiran tersebut lahir dari kenyataan tujuan di lapangan.

    Baca juga: Reformasi Polri Harus Fokus pada Profesionalisme, bukan Reposisi Lembaga

    Komite Urgensi Reformasi Polri
    Kejelasan atas persoalan struktural dan kultural inilah yang diyakini mendorong Presiden Prabowo Subianto membentuk Komite Reformasi Polri. Langkah tersebut dianggap sebagai prioritas mendesak mengingat kerusakan di tubuh kepolisian sudah berlangsung lama.

    Jadi karena menyadari hal itu kemudian Presiden Prabowo membentuk Komite Reformasi Polri, tidak heran program ini menjadi prioritas karena memang secara kultural kerusakannya sudah parah, jelasnya.

    Namun, Fickar mengingatkan bahwa pembenahan institusi sebesar Polri tidak bisa dilakukan secara instan. Perubahan budaya yang telah mengakar membutuhkan komitmen dan keteladanan yang kuat dari pucuk pimpinan.

    “Mengubah kultur yang sudah mendarah daging itu sulit, karena itu harus dimulai dari atas, dan di bawah itu terjadi karena meniru atasan-atasannya,” tutupnya. (Mir/P-2)

    Cermin Dan Dinilai Gabus Hogi Kasus kerusakan Kultur Polemik Polri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Apakah saya memerlukan tanda pengenal berfoto dan kartu suara untuk memilih dalam pemilu?

      May 7, 2026

      Daniel Radcliffe dan Rose Byrne dinominasikan untuk Tony Awards

      May 6, 2026

      Dua orang tewas dan banyak yang terluka setelah mobil menabrak kerumunan di kota Leipzig, Jerman

      May 5, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025114

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 202570

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202556

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202548
      Don't Miss
      politik

      Apakah saya memerlukan tanda pengenal berfoto dan kartu suara untuk memilih dalam pemilu?

      ByMay 7, 20260

      Pemilih di Inggris hanya perlu menunjukkan kartu identitas berfoto, sedangkan kartu suara tidak diperlukan.

      Dua warga Inggris mengisolasi diri di Inggris setelah meninggalkan kapal pesiar hantavirus

      May 7, 2026

      Tawaran Pengadilan Tinggi gagal menghentikan festival Brockwell Park

      May 7, 2026

      Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd

      May 7, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Apakah saya memerlukan tanda pengenal berfoto dan kartu suara untuk memilih dalam pemilu?

      May 7, 2026

      Dua warga Inggris mengisolasi diri di Inggris setelah meninggalkan kapal pesiar hantavirus

      May 7, 2026

      Tawaran Pengadilan Tinggi gagal menghentikan festival Brockwell Park

      May 7, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested