
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 3,9 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, pada Kamis (25/12) malam pukul 21.06.46 WIB. Gempa tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Oreng.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Hendro Nugroho menjelaskan, berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 4,14° Lintang Utara dan 97,48° Bujur Timur. Lokasi gempa berada di darat, sekitar 24 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues, dengan kedalaman 2 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi tersebut tergolong gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas Sesar Besar Sumatera pada segmen Oreng.
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Gayo Lues dan Aceh Tamiang dengan skala intensitas II–III MMI, yakni getaran yang dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang lewat.
Namun hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat peristiwa gempa tersebut.
Hingga pukul 21:34 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempa bumi susulan, kata Hendro dikutip dari Antara, Kamis (25/12).
Hendro mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui saluran komunikasi resmi yang telah terverifikasi, seperti media sosial Instagram dan Twitter @infoBMKG, situs web www.bmkg.go.id
(Semut/P-4)

