Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri

    December 7, 2025

    Kota di Ukraina dilanda serangan 'besar-besaran' saat pembicaraan damai di AS berakhir

    December 7, 2025

    Pernikahan Lavender Artinya Apa? Pengertian Lengkap, Sejarah & Contoh Terkenal

    December 7, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri
    • Kota di Ukraina dilanda serangan 'besar-besaran' saat pembicaraan damai di AS berakhir
    • Pernikahan Lavender Artinya Apa? Pengertian Lengkap, Sejarah & Contoh Terkenal
    • Arsitek legendaris Frank Gehry meninggal pada usia 96 tahun
    • Penangkapan Bonnie Blue Ungkap Dugaan Industri Porno Terorganisasi di Bali
    • Inggris diberi waktu kick-off Piala Dunia persahabatan Inggris karena Skotlandia menghadapi penyelesaian yang terlambat
    • Kaum muda mendapatkan 'kesepakatan mentah', dan ini merupakan kabar baik bagi Partai Hijau dan Reformasi
    • Kostum film Elf dijual seharga £239.000 di lelang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Sunday, December 7
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Teknologi»Ekspansi dari Hulu ke Hilir, Medco Perkuat Fondasi Ketahanan Gas Nasional
    Teknologi

    Ekspansi dari Hulu ke Hilir, Medco Perkuat Fondasi Ketahanan Gas Nasional

    ByNovember 10, 2025No Comments1 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Ekspansi dari Hulu ke Hilir, Medco Perkuat Fondasi Ketahanan Gas Nasional
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ekspansi dari Hulu ke Hilir, Medco Perkuat Fondasi Ketahanan Gas Nasional
    Ilustrasi(Medco Energi)

    PT medis Energi Internasional Tbk (MEDC) terus memperkuat peran strateginya dalam mendukung ketahanan energi Indonesia melalui peningkatan kapasitas produksi gas. Sejumlah proyek memastikan hulu dan hilir dijalankan untuk ketersediaan pasokan gas jangka panjang, termasuk optimasi produksi South Natuna Sea Block B di Laut Natuna, Kepulauan Riau, serta pengembangan pengembangan Blok Bengkanai di Kalimantan Tengah.

    Direktur & Chief Administratif Officer (CAO) MedcoEnergi Amri Siahaan menyampaikan, pada Juni 2025, perusahaan telah melakukan pengangkatanminyak pertama dari Lapangan Forel di Blok B Natuna. Tambahan produksi dari Lapangan Forel dan Terubuk diperkirakan mencapai 20.000 barel minyak dan 60 juta kaki kubik gas per hari, atau total setara 30 ribu barel setara minyak per hari (mboepd). Peningkatan produksi tersebut didukung oleh lapangan Forel dan kegiatan pengeboran lanjutan, dengan pengembangan sumur-sumur mulai berproduksi pada kuartal III 2025.

    Baca juga: Akademisi Optimistis Indonesia tidak Ketergantungan Impor Energi

    “Blok ini berada di jalur yang tepat untuk meningkatkan produksi dan memperpanjang umur keekonomian aset ini,” terang Amri dalam Pubex Live MEDC secara berani dikutip Minggu (9/11).

    Sementara itu, untuk Blok Bengkanai di Kalimantan Tengah, yang merupakan aset hasil akuisisi Ophir Energy pada tahun 2019, fasilitas fase pertama telah memproduksi 20 juta kaki kubik standar gas per hari (mmscfd) dari Lapangan Kerendan. Pada tahap kedua, target pengiriman gas ditingkatkan menjadi 55 MMSCFD. Studi pembangunan jalur pipa sepanjang 130 kilometer (km) telah rampung. Pengaliran gas pertama ditargetkan berlangsung pada kuartal I 2029, dengan potensi produksi hingga 2053.

    “Dan Medco kini mewujudkan kerja sama dengan perusahaan nasional untuk menyampaikan 35 miliar unit termal Inggris per hari(bbtud) per hari ke fasilitas mini gas alam cair (gas alam cair/LNG) di Melak,” jelas Amri.

    Baca juga: Produksi Gas di Blok South Sumatra sudah Lampaui Target

    Di sektor kelistrikan, penjualan tenaga listrik Medco pada semester I 2025 tercatat sebesar 1.994 gigawatt hour (GWh), sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2.003 GWh. Amri menjelaskan, penurunan ini disebabkan pemeliharaan terjadwal Pembangkit LIstrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Riau, gangguan operasional akibat gempa pada fasilitas geotermal Sarulla, serta banjir di pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Sumbawa.

    “Namun demikian, kontribusi energi terbarukan meningkat setelah mulai beroperasinya dua aset baru,” tegas Amri.

    Aset tersebut antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen di Bondowoso, Jawa Timur, dengan kapasitas 35 megawatt (MW) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Bali Timur di Karangasem, Bali, dengan kapasitas 25 MW. Keduanya mendorong penjualan energi terbarukan tumbuh 21%.

    “Dan meningkatkan porsi energi bersih menjadi 27% pada paruh pertama 2025,” tuturnya.

    PLTP Ijen sendiri, lanjut Amri, mulai beroperasi pada Februari 2025 memasok listrik ke sistem Jawa melalui perjanjian jual-beli listrik jangka panjang dengan PLN. Fasilitas ini mampu melistriki sekitar 85.000 rumah tangga dan menurunkan emisi karbon hingga 230.000 ton CO2 per tahun.

    “Saat ini kami menyelesaikan studi kelayakan untuk ekspansi fase 2 yang akan menambah kapasitas sebesar 20 MW,” imbuhnya.

    Sementara itu, PLTS Bali Timur yang beroperasi sejak Juni 2025 menghasilkan sekitar 50 GWh listrik per tahun, cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 42.000 rumah tangga dan mendorong lebih dari 800.000 ton emisi CO2 sepanjang umur proyek. Pada paruh kedua tahun ini, perseroan mengantisipasi kenaikan produksi seiring dimulainya pasokan listrik dari proyek ELB (Energy Listrik Batam) Ekspansi berkapasitas 39 MW.

    “Proyek ELB Expansion memanfaatkan panas terbuang menjadi tenaga listrik sebesar 39 MW, dengan target operasi komersial pada kuartal IV tahun ini,” terangnya

    Amri menegaskan Medco Energi adalah perusahaan energi yang beroperasi di Asia Tenggara dan Timur Tengah dengan fokus pada tiga lini bisnis utama, yakni minyak dan gas, tenaga listrik, serta pertambangan tembaga dan emas.

    Produksi minyak dan gas terutama berasal dari Indonesia, Oman, dan Thailand, dengan panduan produksi tahun ini sebesar 155.000-160.000 barel setara minyak per hari (boepd), yang sekitar 70% merupakan gas dan 30% berupa cairan.

    Melalui anak usahanya, Medco Power Indonesia, perusahaan yang mengelola 16 pembangkit listrik berbasis gas, panas bumi, surya, dan mini hidro di berbagai wilayah Indonesia. Pada awal semester tahun ini, penjualan listrik tercatat mencapai 1.994 GWh, dan diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 4.300 GWh pada akhir 2025, dengan porsi energi terbarukan ditargetkan mencapai 27% dari total produksi.

    Amri menegaskan komitmen perusahaan untuk berinvestasi secara terukur pada sektor migas dan ketenagalistrikan. “Sekaligus mempercepat kontribusi terhadap agenda transisi energi guna menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya. (E-3)

    dari ekspansi Fondasi Gas Hilir Hulu Ketahanan Medco Nasional Perkuat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri

      December 7, 2025

      Penangkapan Bonnie Blue Ungkap Dugaan Industri Porno Terorganisasi di Bali

      December 7, 2025

      TPID DIY Pastikan Jelang Nataru Pasokan Pangan untuk Kulon Progo Aman, Cabai dan Bawang Merah Alami Kenaikan Harga

      December 6, 2025
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202539

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202539

      Asisten yang menuduh Kanye di sebelah barat kekerasan seksual 'bersembunyi', kata pengacara

      July 24, 202535

      Perjuangan Adalah: Arti, Penggunaan, Dan Contoh Dalam Bahasa Inggris

      August 3, 202534
      Don't Miss
      Teknologi

      Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri

      ByDecember 7, 20250

      ilustrasi(Bumi) SEKITAR 7.000 tahun yang lalu, dua perempuan dimakamkan di tempat berlindung berbatu di wilayah…

      Kota di Ukraina dilanda serangan 'besar-besaran' saat pembicaraan damai di AS berakhir

      December 7, 2025

      Pernikahan Lavender Artinya Apa? Pengertian Lengkap, Sejarah & Contoh Terkenal

      December 7, 2025

      Arsitek legendaris Frank Gehry meninggal pada usia 96 tahun

      December 7, 2025
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Gurun Sahara 7.000 Tahun Lalu tidak hanya Pasir: Temuan Genom Ini Membuka Misteri

      December 7, 2025

      Kota di Ukraina dilanda serangan 'besar-besaran' saat pembicaraan damai di AS berakhir

      December 7, 2025

      Pernikahan Lavender Artinya Apa? Pengertian Lengkap, Sejarah & Contoh Terkenal

      December 7, 2025
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2025 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested