
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung Menegaska Pentingnya Kolaborasi Berbagai Pihak untuk Menekan Angka Penulani HIV/AIDS. Pasalnya, Hal Itu Bukan Hanya Tugas Pemerintah, Karena Memerlukan Sinergi Seluruh Lapisan Masyarakat, Termasuk di Tingkat Kewilayahan.
Media Berperan Besar Dalam Menyampaan Informasi Yang Benar, Menghapus Stigma, Dan Mendorong Masyarakat Lebih Sadar Akan Pencegahan Serta Pengobatan, “Ungkap Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan Aids (KPAA (KPAI), KPAAMAN AIDIGANIAT AIDANGAN (KPAUNIAT AIDANGAN (KPAUNIAT AIDIGANIAT AIDIGANIAT AIDIGANIAT AIDIGAN (KPAUNIAT AIDANGAN (KPAUNIAT AIDANGAN (KPAUNAT AIDANGAN ( Koordinasi Pengelola Media Waraga Peduli Aids (WPA) 30 Kecamatan Se-Kota Bandung, Pada Selasa (16/9).
Data Berdasarkan Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sejak 1991 Hingga Maret 2025, Tercatat 9.776 Kasus HIV/AIDS Kumulatif Melalui Sistem Informasi AIDS HIV (SIHA). Dari Jumlah Tersebut, 5.746 ORANG DENGAN HIV (ODHIV) PATUH MENJALANI Pengobatan.
Dalam Pertemun Itu Hadir Almadina Rakhkmaniar Sebagai Narasumber Yang Bater Material “Etika Dan Strategi Pembuatan Konten Dalam Isu Kelompok Marginal, Meningkatkan Pengesara Dan Mengurangi Stigma”.
Beberapa poin Etika disampaikan, Antara lain Penggunaan Bahasa positif seperti “Orang Delan HIV (Odhiv)” Dan Hindari Istilah Negatif Seperti “Penderita” ATAU “Korban.”
Selain itu buta menjaga privasi individu, delan merhindari peyebaran data pribadi tanpa izin. Data pastikan valid Dari Sumber Resmi.
“Fokus Pada Informasi Pencegahan Dan Akses Layanan Kesehatan. Patuhi Regulasi Penyaran (p3sps) untuk Sensitif. Yang terakhir Ialah Mendorit kesetaraan dalam Konten ketah ke media sosial mAupun Media Penyiuman,”
Sementara Itu, KPA Kota Bandung Berkomitmen Mendukung Visi Global Tiga Zero 2030, YaItu Zero Penulani Baru, Zero Kematan Akibat AIDS
DENGAN PENINGKATAN TES HIV SERTA KEPATuhan Pengobatan Dan Zero Diskriminasi.
Kegiatan Ini JuGA Menghadirkan pemangku kepentingan Kewilayahan, Serta Narasumber Ahli Delangan Tujuan Memperuat Strategi Komunikasi Publik Yang Beretika, Inklusif, Dan Berbasis Data.

