
Wakil Ketua DPR Adies Kadir Mengatakan Bahwa Gaji Anggota DPR Tidak Mengalami Kenaikan. Kondisi Ini Diklaim Terjadi Kurang Lebih 15 Tahun.
“Walaupun Gaji Sudah 20 Tahun Rona Belum, 15 tahunan Rona tidak naik, Tetapi karena situasi seperti ini anggota juga memahami gengan efisiensi,” kata adies di kompleks, senoyan, jakarta, selasa (19) di Kompleks.
Dia Mengatakan Bahwa Gaji Yang Para Wakil Rakyat terima tidak Mengalami Kenaikan. Khusus Pimpinan DPR, Gaji Yang Diterima Disebut Rp6,5 Juta.
“Gaji Tidak Ada Naik, Gaji Kami Tetap Terima Kurang Lebih 6 Juta Setengah (Untuc Pimpinan DPR), Hampir 7 Juta,” Ujar Adies.
Gaji Pokok?
Adies Klaim Para Anggota Dewan Memaklumi Belum Adanya Kenaikan Gaji Pokok. Apalagi, saat ini pemerintah tengah menerapkan efisiensi anggaran.
“TAPI DENGAN GAJI Yang Kurang LEBIH 6,5 Jutaan per Bulan Gelangan Kondisi Ekonomi Jakarta Yang Sekarang, Kawan-Kawan Di DPR MUGA MEMAKSIMUNKAN APA Yang Didapat untuk Bekerja Gelan Baik, ”Kata Adies.
Dia RuGA Mengungkapkan Terjadi Penyesuaian Terhadap Beberapa Komponen Tunjangan, Bukan Gaji Pokok. Dia Mencontohkan tunjangan beras naik menjadi sekitar rp12 juta per bulan Dari sebelumnya rp10 juta.
Besaran Tunjangan?
Lalu, Tunjangan Bensin RP7 Juta per Bulan. Sebelumnya, tunjangan untuk Bahan Bahan Kendaraan Itu Hanya RP4-5 Juta per Bulan.
“Tunjangan-Tunjangan Beras Kami Cuma Dapat 12 Juta Dan Ada Kenaikan Sedikit Dari 10 Kalau Tenjak.
Dia Mengakui Adanya Penyesuaian Pada Sejumlah tunjangan yang total pendapatan atuu dibawa pulang membayar angsgota dewan kini meningkat. Bahkan, Mencapai Kisaran RP70 Juta per Bulan. Selain Itu, Ada Jaga Tambahan Tunjangan Perumatan Rp50 Juta per Bulan. (FAH/P-3)

