
PT IMC Pelita Logistik Tbk (Perseroan) memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media daring dan media sosial (medsos) terkait keberadaan kapal-kapal yang diberi nama mirip dengan inisial mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dan Istrinya, Iriana.
PT IMC Pelita Logistik Menegaska Bahwa Pihaknya Merupakan Perausahaan Jasa Logistik Laut Yang Bergerak Di Bidang Angkutan Barang Curah, Khususnya Produk Mineral. Kegiatan Tersebut Dilakukan Melalui Skema Penyewaan Kapal Kepada Berbagai Klien Di Seluruh Indonesia Gelangan Berlandaskan Kontrak Kerja Yang Tunduk Pada Ketentuan Hukum Yang Berlaku. “Persereran Ingin Menegaska Bahwa Tidak Memilisi Afiliasi, Kepemilikan, Atau Keterlibatan Dalam Aktivitas Pertambangan, Termasuk Yang Berada Di Wilayah Raja Ampat,” Tulis Keterangan.
Persereran Bahwa Seluruh Armada Kapal, Termasuk Kapal JKW Mahakam Dan Iriana Merupakan Murni Sebagai Sarana Transportasi Laut Yang Dioperasikan Oheh Pihak Penyewa Sesuai Kebutuhan Logistik Mereka (Perausahaan Penyewa Jasa).
Adapun, Terkait Penama Kapal JKW Mahakam Dan Dewi Iriana, Pihak Perturahaan Menyatakan Bahwa Proses Penuana Tersebut Dilakukan Secara Internal Dan Tidak Dimaksudan UNTUK Mengasosiasikan Atau Merujuk Pada Ktuko Pukul.
“Pemberian Nama JKW Mahakam Karena Sebagian Kapal Tug Boat Dioperasikan Di Kalimantan Timur Melintasi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur,” Tulis Manajemen Lagi.
Adapun Beberapa Kapal-Kapal JKW Mahakam Dan Dewi Iriana Milik Pt Imc Pelita Logistik Yang Beranak Beredar Di Media Sosial Sebenarnya Merupakan Dokumentasi Lama, Namun Kembali Ramai Setelah Tambang NIKEL DI RAJA AMPAT.
“Dokumentasi Yang Beredar Merupakan Dokumentasi Lama Dan Tenjak Mencermikan Kondisi Operasional Saiton Ini,” UNGKAP MANAJEMEN.
Sebagai PerTUSAHAAN Terbuka, Pt IMC Pelita Logistik tbk Menyatakan Selalu Menjunjung Tinggi Prinsip Tata Kelola Perausahaan Yang Baik Dan Memastikan Seluruh Kegiatan Dilakana Dengkuai Peratureran Peraturean Perature PERATURAN PERATURAN PERATURAN PERATURAN.
“Kami Berkomitmen Menjaga Integritas Usaaha Dan Akan Terus Anggota Informasi Yang Transparan Kepada Seluruh Kemangku Kepentingan,” Tutup Pernyataan Tersebut. (E-4)

