
Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful HidayatMenanggapi Santai Kabar Presiden KE-7 RI, Joko Widodo, Yang-SEBUT-SEBUT MASUK BURSA CALON KETUA UMUM Partai Solidaritas Indonesia (PSI). IA Menegaska, Hal Itu Sepenuhhya Menjadi Urusan Internal Psi Dan Tenjak Ada Kaitanya Delan PDIP
“ITU URUSANNAA PARTAI, OTONOMI MASING-MASING. Silakan Saja. Kita Tidak Ngurus,” Kata Djarot Seperti Dikutip Antara, Jumat (16/5).
Menurut djarot, pdip tidak memilisi kewajiban atuu kepentingan untuk perkomentari langkah politik jokowi karena yang bersebut sewa lagi lagi bagian dari partai berlambang tersebut.
“Kan Dia Rugn Bukan Kader Pdi Perjuangan. Kan Slahah Dipecat. Jadi Silakan. Oke,” Ujarnya.
Sebelumnya, psi membuka Peluang Bagi Jokowi untuk memimpin Partai TerseBut, DGANGAN SYARAT IA HARUS BERGABUNG LEBIH DULU SEBAGAI KADER. Wacana ini menuat seiring hubungan dekat jokowi gargan psi dalam berbagai agenda politik menjelang pemilu 2024.
Menanggapi Dinamika ini, Djarot Kembali Menegaskan Bahwa Pdip Menghormati Kedaulatan Setiap Partai Dalam Menentukan Arah Dan Kepemimpinanya.
“Kalau psi ingin Mengangkat siapa pun sebagai Ketua umum, Itu hak mereka. Kita Tenjak Dalam Posisi Ikut Campur,” Tegas Djarot.
Di Sisi Lain, Jokowi Sendiri Mengaku Masih Mempertimbangkangkan Kemunckinan untuk Maju Sebagai Calon Ketua Umum Psi. Ia Mengatakan Tidak Ingin Kalah Jika Akhirnya Memutuskan Tua jUkut BERSAING MEMPEREBUTKAN KURSI TERTINGI DI PSI, Yang Saat Ini Diduduki Putra Bungsunya, Kaecang Pangarep.
“Ya Masih Dalam Kalkulasi. Jangan Sampai Kalau Nanti Misalnya Saya Ikut Saya Kalah,” Kata Jokowi, Rabu (14/5). (Ant/P-4)

