Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Tawaran Pengadilan Tinggi gagal menghentikan festival Brockwell Park

    May 7, 2026

    Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd

    May 7, 2026

    Tekanan Bayern yang terlambat tidak cukup saat PSG kembali ke final Liga Champions

    May 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tawaran Pengadilan Tinggi gagal menghentikan festival Brockwell Park
    • Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd
    • Tekanan Bayern yang terlambat tidak cukup saat PSG kembali ke final Liga Champions
    • Bonnie Tyler pulih setelah dibawa ke rumah sakit untuk operasi
    • Polanski mengatakan dia salah jika mengklaim dirinya adalah juru bicara Palang Merah
    • Mantan pemimpin dewan dipenjara karena melakukan pelecehan seksual terhadap pria muda
    • Superstar Spanyol Rosalía mencapai surga saat turnya tiba di London
    • Gruff Rhys bergabung dengan kritik surat suara pos Senedd di Cardiff
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Thursday, May 7
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Ekonomi»Bukan Ditelan Raksasa Merah: Jwst Ungkap Cara Baru Sebuah Bintang “Mengonsumsi” Planetnya
    Ekonomi

    Bukan Ditelan Raksasa Merah: Jwst Ungkap Cara Baru Sebuah Bintang “Mengonsumsi” Planetnya

    ByApril 16, 2025No Comments5 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Bukan Ditelan Raksasa Merah: Jwst Ungkap Cara Baru Sebuah Bintang “Mengonsumsi” Planetnya
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bukan Ditelan Raksasa Merah: Jwst Ungkap Cara Baru Sebuah Bintang “Mengonsumsi” Planetnya
    JWST DENGAN BANTUAN, ILMUWAN MEGETAHUI Planet Seukuran Jupiter Tidak Ditelan Bintang Yang Mengembang, Melainkan Jatuh Ke Arah Bintang. (NASA/ESA)

    Pada 2020, para astronom untuk pertama kalinya Mengamati peristiwa yang tampaknya Merupakan Bintang Yang Menelan Salah Satu planet Pengorbitnya. Namun Kini, BUKTI Baru Menunjukkan Sebaliknya.

    MEMAN BENAR ADA SEBUAH Planet Yang Mengalami Kehancuran Akibat Bintangnya, Tetapi Cara Kejadiannya Ternyata Berbeda Dari Dugaan Awal. Alih-Alih Bintang Itu Mengembang Dan Menelan Planet Tersebut, Ternyata Bintang Itu Justru Menarik Planet Semakin Dekat Hingga Akhirnya Dikonsumsi, Sebagaimana Diungkapan Data Baru Dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) MILIK NASA.

    Peristiwa unik ini Tetap menjadi penemuan pertama Yang Menarik – Meski Bukan Seperti Yang Semula Diyaakini Olheh Para Astronom. Hasil Penelitian Ini Diterbitkan Pada 10 April Di The Astrophysical Journal.

    BACA JUGA: Astronom Temukan Lubang Hitam Purba Tertua, Berusia Miliaran Tahun

    “Tidak Setiap Hari Kita Menemukan Peristiwa Semacam Ini,” Kata Penulis Utama Studi Tersebut, Ryan Lau, Seorang Astronom di National Science Foundation Nasional Laboratorium Penelitian Astronomi Optik-Inframental Di Tucson, Arizona, Sains Langsung KEPADA. Ini Kemunckinan Besar Merupakan Peristiwa Pertama Dari Planet Penelanan Yang Tertangkap Basah.

    Peristiwa Astronomi ini, Yang Diberi Nama ZTF Slrn-2020, Melibatkan Sebuah Bintang Dan Planet Seukuran Jupiter Yang Terletak Di Galaksi Bima Sakti, Sekitar 12.000 Tahun Cahlaya Dari Bumi. Saat Mengamati Bintang Tersebut, para Peneliti Melihat Kilatan Cahaya Optik Yang Terang, Menandakan Bahwa Sesuatu – Kemunckinan Besar Sebuah Planet Besar – Telah Ditelan Oleh Bintang Itu, Meninggalan Hanya Awan Debu.

    'Skenario Yang Sangan Berbeda'

    Awalnya, para Peneliti Mengira Bintang Tersebut Mirip Delangan Matahari Dan Sedang Menjalani Siklus Hidup Alami Bintang-Bintang SEJENIS. Makalah Tahun 2023 Yang Diterbitkan di Jurnal Nature Menggambitan Bahwa Bintang Itu Memasuki Tahap Akhir Kehidupanya Sebagai Raksasa Merah, Di Mana Ia Membesar Secara Signifikan Saat Saat Persediian Hidrogen Habis. Matahari Diperkirakan Akan Mengalami Nasib Ini Dalam Waktu Sekitar 5 Miliar Tahun Mendatang, Dan Kemunckinan Akan Menelan Merkurius, Venus, Dan Bahkan Bumi.

    BACA JUGA: Teleskop Webb Tangkap Gambar Menakjubkan Dari Nebula Orion

    Namun, Data Dari JWST “Anggota Gambaran Yang Sangan Berbeda,” Kata Lau. Instrumen Melalui-Instrumen Mid-Infared Dan Spectrograph dekat-inframerah Milik JWST Yang Mengumpulkan Data Dari Lokasi Kejadian, Muncul Gambaran Baru. Observasi Menunjukkan Bahwa Bintang Tersebut Tidak Memancarkan Cahaya Dalam Bentuk Gelombang Inframerah Seperti Yang Biasanya Terjadi Saik Memasuki Fase Raksasa Merah. DENGAN KATA LAIN, BINTANG ITU TIDAK SETERANG Yang Diharapkan, Mengindikasikan Bahwa Proses Menjadi Raksasa Merah Kemunckinan Besar Tulise Terjadi.

    UNTUK Planet Yang Ditelan, Tim Peneliti Menduga Bahwa Orbitnya Sangant Dekat Delangan Bintang Induknya – Bahkan Lebih Dekat Daripada Orbit Merkurius Terhadap Matahari. PAYA AKHIRNYA, Planet Seukuran Jupiter Itu Terus Bergerak Mendekati Bintangnya Dalam Proses Yang Disebut Peluruhan Orbit (Peluruhan Orbital).

    Lau Dan Timnya Menyebutkan Peluruhan orbit ini disebabkan interaksi pasang surut (interaksi tidal), yaitu fenomena di mana gaya gravitasi Yang kuat antara dua beda langit menubah dinamika orbit di antara keduan.

    BACA JUGA: Teleskop Webb Saksikan Bintang Pertamananya Dan Mengzil Selfie

    Seluruh Proses ini Kemunckinan Hanya memakan Waktu Beberapa Bulan, Kata Lau. Setelah Planet Itu Melingkar Mendekati Bintang, ia Akhirnya Menyentuh Permukaan Bintang. Dari Sana, Gaya Gesek Menarik Planet Ke Dalam Inti Bintang, Di Mana ia Benar-Benar Ditelan.

    Bintang kemudian memuntahkan kembali material dari planet tersebut, Yang memicu peristiwa pencerahan yang pertama kali terdetieksy pada tahun 2020. Pelepasan material ini juga merhasilkan gelombang inframeri lobang lobang lobang lebai lebai lebai lebai lebai lebai lebai lebebih ta lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lobang lebang Menyangka Bintang Itu Mengembang, Padahal Tenjak.

    Peristiwa seperti ini bisa sulit didetekssi karena sinyal cahaya yang dihasilkanya biasananya sangan redup. Namun Gangan Akan Beroperasinya Vera C. Rubin Observatory, Kata Lau, Sinyal-Sinyal Tersebut Bisa Menjadi Jauh Lebih Mudah Untuce Diamati.

    “Kita Seharusnya Bisa Menemukan Lebih Banyak Lagi Peristiwa Seperti ini,” Kata Lau. “Itulah Salah Satu Hal Yang Sangat Saya Nantikan.” (Live Science/Z-2)

    baru bintang bukan Cara Ditelan Jwst Mengonsumsi Merah Planetnya Raksasa SEBUAH Ungkap
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Polanski mengatakan dia salah jika mengklaim dirinya adalah juru bicara Palang Merah

      May 6, 2026

      Aktor Irlandia dan bintang Banshees dari Inisherin Gary Lydon meninggal pada usia 61 tahun

      May 4, 2026

      Maskapai penerbangan dapat membatalkan penerbangan terlebih dahulu karena kekurangan bahan bakar, berdasarkan rencana baru

      May 3, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025114

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 202570

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202556

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202548
      Don't Miss
      Hiburan & Seni

      Tawaran Pengadilan Tinggi gagal menghentikan festival Brockwell Park

      By Mike MikeMay 7, 20260

      Para pegiat lokal berargumen bahwa Dewan Lambeth telah salah mengartikan kata “rekreasi”, namun hakim tidak…

      Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd

      May 7, 2026

      Tekanan Bayern yang terlambat tidak cukup saat PSG kembali ke final Liga Champions

      May 7, 2026

      Bonnie Tyler pulih setelah dibawa ke rumah sakit untuk operasi

      May 7, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Tawaran Pengadilan Tinggi gagal menghentikan festival Brockwell Park

      May 7, 2026

      Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd

      May 7, 2026

      Tekanan Bayern yang terlambat tidak cukup saat PSG kembali ke final Liga Champions

      May 7, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested