
Lubang Hitam selama ini menjadi shalat satu objek luar angkasa paling misterius dan memikate perhatian manusia. Namun, sebuah pertanyaan menarik muncul: mungkinkah suatu hai nanti kita bisa memanfaatkan lubang hitam sebagai sumber energi? Pertanya inilah yang menjadi inti penelitian baru yang prencoba menjelajiahi fenomena Kosmik paling dahsyat di alam semesta.
Lubang Hitam Dibatasi “Event Horizon”, Yaitu Batas Luar Yang Tidak Memungkinkan Apa Pun – Bahkan Cahaya – Uruk Keluar Daruya. Di Pusatnya Terdapat Singularitas, Tempat Di Mana Semua Hukum Fisika Yang Kita Kenal Runtuh. Namun, Keunikan Lubang Hitam Tak Hanya Berhenti Pada Misterinya, Tapi Jaga Pada Kekuatnya Yang Luar Biasa.
Ketika Dikelilingi Materi, Lubang Hitam Dapat Menciptakan Fenomena Paling Energetik di Alam Semesta, Seperti quasar Yang Mampu Memancarkan Cahaya Lebih Terang Dibanding Gabungan Miliaran Bintang Di Galaksi Tempatnya Berada. Tak Heran Jika Para Ilmuwan Bertanya-Tanya: Mungkinkah Energi Sebesar ini Dapat Dimanfaatkan?
Energi Putaran Lubang Hitam: Teori Penrose
Pada 1969, Peraih Nobel Fisika Roger Penrose Mengemukakan Teori Energi Dari Lubang Hitam Yang Berputar Dapat Diekstraksi Oleh Peradaban Maju. Jorge Pinochet, Peneliti Dari Metropolitan University of Educational Sciences Di Cile, Mengungkapkan Secara Prinsip, Hal ini memunckinan.
“Energi Yang Bisa Diekstraksi Adalah Energi Kinetik Dari Putaran Lubang Hitam. Ini Bisa Yang Solusi Bersih dan Efisien untuk Tantangan Energi di Masa Depan,” Jelas Pinochet.
Lubang Hitam Yang Berputar, Atau Yang Denkenal Sebagai Kerr Black Hole, Memiliki Kemampuan Luar Biasa: Mereka Dapat Berputar Mendekati Kecepatan Cahaya Tanpa Hancur eh gaya Sentrifugal. SAAT BERPUTAR, LUBANG HITAM INI MENYERET RUANG-WAKTU DI SEKITARYA DALAM EFEK YANG DIKENAL SEBAGAI THRAGAI-MENGHARGAI ATAU EFEK LENSE-THRING.
Bagaimana Alam Menganjil Energi Dari Lubang Hitam?
Fenomena ini terjadi secara alami pada quasar – lubang hitam supermasif yang dikelilingi eheh Cakram akresi, gas yakni kumpulan Dan debu yang berputar cepat. Proses Gesekan Dalam Cakram Ini Memanaska Materi Hingan Jutaan Derajat Kelvin, Menghasilkan Radiasi Intens. Sebagie Material Bahkan Terdorong Keluar Melalui Kutub Lubang Hitam Dalam Bentuk Semburan Partikel Berenergi Tinggi, Denkenal Sebagai Jets Relativistic Jets.
“Energi Luar Biasa ini Berasal Dari Energi Putaran Lubang Hitam. Ketika Energi Ditransfer Ke Lingkungan Sekitarnya, Lubang Hitam Akan Berputaris Semakin Larna, Dan Pana Akhirnya Menjadi Lubang Hitamin Berputar Beriputar.” Ataputary “AtaUsy” AtaUsy “AtaUsya,” AtaUs Beriputar Lubang Lubang Tak Berputar.
Memanfaatkan Energi Dari Lubang Hitam Terdengar Seperti Fikssi Ilmiah. TAPI SECARA TEORITIS, HAL ITU BISA SAJA Terjadi. Penrose Pernah Menggambitan Mekanisme Di Mana Partikel Dikirim Ke Arah Berlawanan Delanan Putaran Lubang Hitam. Sebagian Partikel Kembali Delangan Energi Lebih Besar, Sementara Lubang Hitam Kehilangan Sebagian Energi Putaranyaa.
Pinochet Mengilustrasikan Ide Ini Analogi Analogi Komidi Putar: Jika seseorang Melempar Bola Ke Arah Berlawanan Dari Putaran Komidi Putar, Bola Akan Memantul Kembali Penggu Kecepatan Lebih Tinggi, Sementara Komidi Komidi Melkepatan. PRINSIP INI, Katananya, Adalah Inti Dari Mekanisme Ekstraksi Energi Penrose.
Ilmu atuu fikssi ilmiah?
Agar bisa Benar-Benar Memanfaatkan Energi Lubang HitamPeradaban Manusia Perlu Berkembang Jauh Lebih Maju. Pinochet Mengacu Pada Skala Kardashev, Yang Mengklasifikasikan Peradaban Berdasarkan Kemampuanyaa memanfaatkan Energi:
- Tipe I: Menguasi Energi Planet Asalnya
- Tipe II: Menguasi Energi Seluruh Sistem Tata Surya
- Tipe III: Menguasi Energi Galaksi
Saat ini, Manusia Baru Berada Di Level 0,7. UNTUK memanen Energi Lubang Hitam Mikro (Microquasar), Kita Haru Menenceta Level Tipe II. SEMENTARA UNTUK QUASAR, Diperlukan Tipe III.
Selain Itu, Ada Kendala Besar Lain: Jarak. Lubang Hitam TerdeKat, Gaia BH1, Berjarak 1.560 Tahun Cahaya, Sedangkan Lubang Hitam Supermasif TerdeKat, Sagitarius A*, Berada 26.000 Tahun Cahaya Dari Bumi. DENGAN TEKNOLOGI SAAT INI, OPJALANAN KE SANA MASIH DI LUAR JANGKAUAN KITA.
BELAJAR DARI DITIDAKMUNKINAN
Meski Kelihatanya mustahil, pinochet menkankan Pentingnya. “Topik ini memicu rasa ingin tahu dan rasa rendaah hati dalam Menghadapi kebesaran alam semesta,” Ujarnya.
Ia JUGA TENGAH MENYIAPKAN MAKALAH BARU YANG TBAHAS PENEMUAN Terbesar Stephen Hawking-Radiasi Hawking, Yaitu Fakta Bahwa Lubang Hitam Sebenarnya Memancarkan Radiasi Dan Perlahan-Lahan Lahan Peruap Waktu.
“Tujuuan Utama Saya Adalah Membawa Tema Besar Fisika Modern Ke Publik Seluas Mungkkin,” Pungkasnya. (Space/Z-2)

