
Analisis Komunikasi Politik Hendri Satrio (Hensa) Mengemukakan Usulan Forum Purnawirawan TNI Soal Penggantian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Bukan Perkara Kecil. Hensa Minta DPR Segera Mengundang Para Purnawirawan Tni Guna Membahas Usulan Tersebut Secara Terbuka. TejuyaNana Agar Tidak Berkembang Isu Liar di Tengah Masyarakat.
“DPR Perlu Undang Para Purnawirawan Tni Yang Mengusulkan Mengganti Wapres Gibran Rakabuming Raka Agar Bisa Terbahas Usulan Itu, Sebab Ini Merupakan Kepentingan Yang Sensitif Dan Pening Bagi Negari,” Papar Herpentingan.
Hensa Menuturkan, Diskusi Terbuka Di DPR Penting Tutkegah Narasi-Narasi Yang Tenjak Sesuai Delangan Delapan Tuntutan Yang Diajukan Forum Purnawirawan Tni.
“Jangan Sampai Isu Ini Keluar Kontek Dan Malah Memicu Kegaduhan Yang Tidak Perlu,” Tegasnya.
Lebih Lanjut, Hensa Mengatakan Usulan Penggantian Gibran Yang Dilontarkan Oleh Forum Purnawirawan Tni Bukan Usulan Biasa.
Hensa Menerangkan Usulan Yang Keluar Dari Para Purnawirawan Tni ini Suda Dipertimbangkangkan Secara Serius Sehingga Patut Untuce Menjadi Perhatian.
“Purnawirawan tni usul Wapres diganti Bukan Usulan Yang Biasa-Biasa Aja, Selain Baru Pertama Terjadi Di Indonesia Para Purnawirawan Ini Pasti Enggak Cuma Asal Bunyi, “Papar Hensa.
Namun, Hensa Jaga Menegaska Bahwa Pergantian Wakil Presiden Bukanlah Perkara Sederhana. Menurutnya, hal ini hanya dapat dilakukan jika terdapat pelanggaran berat yang diatur dalam undang-lund.
“Hanya Bila Ada Pelanggaran Berat Yang Diatur Undang-Lund, Baru Wapres Bisa Diganti,” Ujar Hensa.
Oleh Karena Itu, ia pun Mengingatkan agar pihak tegait tidak membiarkan isu ini berkembang pembohong dan memperkeruh suasana politik.
“Kalau Isu Ini Dibiarkan Liar, Bisa Jadi Amunisi Bagi Pihak-Pihak Tertentu Untukur Memperkeruh Suasana, Maka Dari Itu Haru Dibahas Di Dpr,” Tegasnya. (H-4)

