Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Lebih dari 220.000 orang dievakuasi di Perancis dan Spanyol akibat kebakaran hutan

    July 25, 2026

    Sepuluh orang tewas dalam serangan Rusia terhadap pameran drone di dekat Kyiv

    July 24, 2026

    Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Lonjakan Harga BBM Baru Dimulai

    July 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lebih dari 220.000 orang dievakuasi di Perancis dan Spanyol akibat kebakaran hutan
    • Sepuluh orang tewas dalam serangan Rusia terhadap pameran drone di dekat Kyiv
    • Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Lonjakan Harga BBM Baru Dimulai
    • Chris Brown mengaku bersalah atas keributan atas serangan klub malam
    • AS mengenakan tarif pada puluhan mitra dagang atas impor 'kerja paksa'
    • Burnham menghabiskan hari pertama bekerja dari cabang utara No 10
    • Gary Lineker di antara para jutawan yang meminta Andy Burnham untuk mengenakan pajak lebih banyak kepada mereka
    • Saudi harus mengakui Israel atas kesepakatan nuklirnya, kata Trump
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Saturday, July 25
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»politik»Usai Puluhan Tahun Konflik, Negara Sahkan 1,4 Juta Hektare Hutan Adat
    politik

    Usai Puluhan Tahun Konflik, Negara Sahkan 1,4 Juta Hektare Hutan Adat

    ByJune 6, 2026No Comments3 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Usai Puluhan Tahun Konflik, Negara Sahkan 1,4 Juta Hektare Hutan Adat
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Usai Puluhan Tahun Konflik, Negara Sahkan 1,4 Juta Hektare Hutan Adat
    Menhut Raja Juli Antoni (kiri)(dok.istimewa)

    MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penetapan Hutan Adat kepada masyarakat hutan adat seluas 1.175 hektar. SK Hutan Adat ini sebagai upaya memutus mata rantai konflik kehutanan antara negara dan masyarakat adat.

    Menhut Raja Antoni menegaskan bahwa pengakuan dan penetapan hutan adat merupakan langkah penting untuk menghadirkan keadilan sekaligus memperkuat perlindungan terhadap hak-hak masyarakat hukum adat.

    “Apa yang kita lakukan hari ini merupakan usaha kita untuk memutus mata konflik konflik yang sudah terjadi puluhan tahun yang lalu,” kata Menhut Raja Juli Antoni saat menyerahkan SK Hutan Adat di Hutan Adat Kesepuhan Pasir Eurih, Sabtu (6/6).

    Baca juga: Menhut Upayakan Percepatan Penetapan 1,4 Juta Hektare Hutan Adat

    Disebutkan selama ini konflik terkait kawasan hutan adat sering kali muncul akibat perbedaan pandangan dalam mendefinisikan hak, pengelolaan kawasan, hingga penegakan hukum di wilayah hutan.

    Menhut Raja Antoni menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses pengakuan dan penetapan 1,4 juta hektar hutan adat di berbagai daerah. Ia mengatakan pemerintah akan terus membuka ruang dialog untuk menemukan titik temu antara regulasi negara dan kearifan lokal yang selama ini terjaga masyarakat adat.

    “Ternyata dari dulu dan terjadi di mana-mana terjadi konflik antara negara dan masyarakat dalam definisi, dalam mengelola, dalam menegakkan hukum, memberikan hak, antara negara dan masyarakat,” ujarnya.

    Baca juga: Menhut Nilai Masyarakat Adat 'Penjaga Hutan Terbaik' Untuk Hutan Lestari

    “Saya secara pribadi sebagai Menteri Kehutanan memiliki komitmen yang siap dan oke untuk mempercepat proses penetapan masyarakat hukum adat ini. Bahkan dari perbincangan terakhir di Kementerian potensi 1,4 juta ini inya Allah bisa lebih, makannya kita menggunakan bahasa lebih kurang karena insyallah potensinya lebih dari 1,4 juta. Ketika memang ada aturan hukum, namun lebih jauh dari legal formal tersebut adalah komunikasi dan kesepakatan yang baik antara kementerian kehutanan, pemerintah dan masyarakat hukum adat,” tuturnya.

    Pada kesempatan yang sama, penerima SK Perhutanan Sosial Ketua Hutan Adat Marga Batang Asai Muhammad Safar dari Jambi mengaku senang dapat menerima SK. Safar mengaku akan terus menjaga dan mempertahankan hutan adat agar tetap dapat dinikmati oleh anak cucu.

    “Alhamdulillah dengan hari ini kami mendapat SK resmi dari bapak menteri syukur alhamdulillah, kami sudah 12 tahun bertahan hutan itu sampai hari ini kami dapat SK. Kami insyaallah selama hayat masih dikandung badan kami tetap bertahan, kami semangat. Hutan lestari itu tempat kami berlindung, air yang bening itu tempat kami minum tempat kami mandi, kami tidak mau meninggalkan air mata untuk anak cucu kami, kami tetap meninggalkan mata air,” tuturnya.

    Sekadar informasi, Menhut menyerahkan SK Penetapan Hutan Adat kepada masyarakat hutan adat seluas 1.175 hektare untuk 4.938 Kepala Keluarga. Dengan rincian penerima SK:

    Provinsi Bengkulu Kabupaten Lebong
    1. Rejang Marga Suku IX
    2. Rejang Kutai Kota Baru Santan
    3. Rejang Kutai Pelabai
    4. Rejang Kutai Talang Donok
    5. Rejang Kutai Talang Donok 1
    6. Rejang Kutai Tabeak Blau

    Provinsi Bali Kabupaten Buleleng
    1. MHA Desa Adat Cempaga
    2. MHA Desa Adat Tigawasa

    Provinsi Jambi Kabupaten Sarolangun
    1. MHA Marga Sungai Pinang
    2. MHA Matga Batang Asai (Cah/P-3)

    Adat Hektare hutan juta Konflik Negara Puluhan Sahkan tahun USAI
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Lebih dari 220.000 orang dievakuasi di Perancis dan Spanyol akibat kebakaran hutan

      July 25, 2026

      Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Lonjakan Harga BBM Baru Dimulai

      July 24, 2026

      AS mengenakan tarif pada puluhan mitra dagang atas impor 'kerja paksa'

      July 24, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025145

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 2025109

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202588

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202584
      Don't Miss
      Cerita Teratas

      Lebih dari 220.000 orang dievakuasi di Perancis dan Spanyol akibat kebakaran hutan

      ByJuly 25, 20261

      Di barat daya Prancis, pihak berwenang telah mengevakuasi sekitar 200.000 orang setelah kebakaran hutan melanda…

      Sepuluh orang tewas dalam serangan Rusia terhadap pameran drone di dekat Kyiv

      July 24, 2026

      Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Lonjakan Harga BBM Baru Dimulai

      July 24, 2026

      Chris Brown mengaku bersalah atas keributan atas serangan klub malam

      July 24, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Lebih dari 220.000 orang dievakuasi di Perancis dan Spanyol akibat kebakaran hutan

      July 25, 2026

      Sepuluh orang tewas dalam serangan Rusia terhadap pameran drone di dekat Kyiv

      July 24, 2026

      Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Lonjakan Harga BBM Baru Dimulai

      July 24, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested