
Kehadiran bintang K-Pop dalam ajang sepak bola terbesar di dunia, FIFA World Cup, telah menjadi tren yang dinantikan secara global. Setelah kesuksesan masif Jungkook BTS dengan “Dreamers” pada Piala Dunia 2022 di Qatar, kini giliran Lisa Blackpink yang mengambil panggung lewat lagu “Goals” untuk Piala Dunia 2026. Muncul pertanyaan di kalangan penggemar: apakah “Goals” mampu melampaui euforia yang diciptakan oleh “Dreamers”?
Analisis Lagu “Goals” (Piala Dunia 2026)
Lagu “Goals” merupakan proyek ambisius FIFA yang mempertemukan tiga kekuatan besar dari benua berbeda: Lisa Blackpink (Asia), Anitta (Amerika Latin), dan Rema (Afrika). Berdasarkan data rilis, lagu ini mencatatkan performa yang mengesankan dengan meraih lebih dari 2,5 juta persembahan di YouTube dalam waktu kurang dari 24 jam.
Beberapa poin utama dari lagu “Goals” meliputi:
- Produksi Kelas Dunia: Diproduseri oleh pemenang Grammy, Cirkut, bersama tim produser ternama seperti Bava dan PinkSlip.
- Genre Eksperimen: Menggabungkan unsur Afro-perkusi, Pop Latin, dan K-Pop yang mencerminkan keberagaman budaya tiga benua.
- Momentumnya: Dijadwalkan akan dibawakan secara langsung pada pembukaan Piala Dunia 2026 di Los Angeles, 12 Juni mendatang.
Mengingat Fenomena “Dreamers” Jungkook BTS (Piala Dunia 2022)
Di sisi lain, “Dreamers” oleh Jungkook BTS telah menetapkan standar yang sangat tinggi. Dirilis tepat sebelum pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar, lagu ini tidak hanya menjadi lagu tema, tetapi juga fenomena budaya. Kekuatan “Dreamers” terletak pada pesan motivasi yang kuat dan penampilan solo Jungkook yang memukau di panggung pembukaan, yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu momen terbaik dalam sejarah seremoni FIFA.
Perbandingan Head-to-Head
| Aspek | Pemimpi (Jungkook) | Gol (Lisa, Anitta, Rema) |
|---|---|---|
| Format Artis | Solo (feat. Fahad Al Kubaisi) | Kolaborasi Multinasional |
| Nuansa Musik | Lagu yang penuh semangat, Inspiratif | Energik, Multikultural, Dance-Pop |
| Pencapaian Awal | Dominasi Chart Global & Viralitas Tari | 2,5 Juta Tampilan YouTube dalam 24 Jam |
Apa itu “Gol” Kalah Greget?
Penilaian mengenai mana yang lebih “greget” sangat bergantung pada preferensi pendengar. “Dreamers” memiliki keunggulan dalam hal emosi dan narasi perjuangan yang sangat kental dengan semangat sepak bola. Sementara itu, “Goals” unggul dalam hal inklusivitas global dan energi yang lebih modern untuk lantai dansa.
Banyak kritikus musik berpendapat bahwa “Goals” mungkin terasa berbeda karena merupakan lagu kolaborasi, sehingga fokus tidak hanya disiarkan pada satu bintang seperti pada kasus Jungkook. Namun, dengan keterlibatan produser pemenang Grammy dan perpaduan tiga genre besar, “Goals” memiliki potensi untuk menjadi lagu yang lebih sering diputar di berbagai belahan dunia secara merata.
Catatan: Kesuksesan akhir “Goals” akan sangat ditentukan oleh penampilan live Lisa, Anitta, dan Rema pada 12 Juni mendatang di Los Angeles. Pertunjukan panggung seringkali menjadi faktor penentu apakah sebuah lagu tema akan terus diingat atau sekadar lewat.
FAQ (Pertanyaan Umum)
Kapan Lisa Blackpink akan membawakan lagu “Goals” secara live?
Lisa dijadwalkan tampil bersama Anitta dan Rema pada upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Los Angeles pada 12 Juni mendatang.
Siapa produser dibalik lagu “Goals”?
Lagu ini diproduseri oleh Cirkut (pemenang Grammy), bersama Bava, PinkSlip, dan Tropkillaz.
Mengapa lagu “Dreamers” Jungkook dianggap sangat sukses?
“Dreamers” dianggap sukses karena mampu menggabungkan unsur musik modern dengan sentuhan lokal Qatar, serta didukung oleh basis penggemar BTS yang masif di seluruh dunia.

