Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Pengumuman SNBT 2026: Link Resmi, 45 Laman Mirror, dan Cara Cek Hasil

    May 25, 2026

    Harga minyak merosot karena harapan akan tercapainya kesepakatan damai AS-Iran

    May 25, 2026

    Jo dan Kush dari Race Across the World memberikan contoh yang kuat bagi kaum muda

    May 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pengumuman SNBT 2026: Link Resmi, 45 Laman Mirror, dan Cara Cek Hasil
    • Harga minyak merosot karena harapan akan tercapainya kesepakatan damai AS-Iran
    • Jo dan Kush dari Race Across the World memberikan contoh yang kuat bagi kaum muda
    • Gadis yang diperkosa oleh anak laki-laki yang lolos dari penjara mengatakan kepada BBC bahwa keputusan hakim itu seperti 'batu di wajah saya'
    • Olivia Dean membuka tirai Akhir Pekan Besar Radio 1 dengan set 'ajaib'
    • Bintang Girls Aloud Nicola Roberts mengumumkan kelahiran bayi perempuan
    • Pemantauan Hewan Kurban Kota Yogyakarta Diperketat
    • Tujuh aktivis armada yang ditahan di Israel tiba kembali di Inggris
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Monday, May 25
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Teknologi»Relevansi Pemikiran Guru Tua Sayid Idrus Di Era Modern
    Teknologi

    Relevansi Pemikiran Guru Tua Sayid Idrus Di Era Modern

    ByMarch 31, 2026No Comments3 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Relevansi Pemikiran Guru Tua Sayid Idrus Di Era Modern
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Relevansi Pemikiran Guru Tua Sayid Idrus Di Era Modern
    Mohsen Hasan AlHinduan(Dok.Istimewa)

    SEJARAH Prakemerdekaan Indonesia tidak hanya dibentuk oleh pidato politik, rapat besar, atau letupan senjata. Ada kerja sunyi yang bergerak melalui jalur lain: pendidikan, ekonomi, dan jaringan kepercayaan lintas negeri.

    Di wilayah timur Nusantara, salah satu aktor terpenting dari kerja sunyi itu adalah Sayid Idrus bin Salim Al-Jufri ulama Hadrami yang berperan sebagai pendidik, saudagar, da'i, dan diplomat informal sebelum republik ini lahir.

    Ia tidak tercatat sebagai anggota partai politik. Tidak pula dikenal sebagai juru runding resmi dengan kekuasaan kolonial. Namun jejaringnya di seluruh Hadhramaut, Hijaz, Afrika Timur, Singapura, dan Nusantara, menjadi simpul penting komunikasi umat Islam dan nasionalisme keagamaan di Indonesia Timur.

    Baca juga: 4 Diplomat Iran Tewas dalam Serangan Hotel di Beirut

    Ulama Kosmopolit

    Sayid Idrus lahir di Tarim, Hadhramaut, pada tahun 1891, sebuah kota yang selama berabad-abad melahirkan ulama-saudagar dengan mobilitas melintasi samudra. Dari Tarim, ia mewarisi dua tradisi sekaligus: disiplin ilmu agama yang ketat dan etos kemandirian ekonomi.

    Sejak muda, ia terbiasa berpindah dari satu pusat Islam ke pusat lain Aden, Mombasa, Zanzibar, Singapura membangun hubungan dengan ulama, pedagang, dan pemimpin komunitas Muslim. Mobilitas ini membentuknya sebagai ulama kosmopolit yang memahami politik kolonial bukan dari buku, melainkan dari pengalaman lapangan dan percakapan lintas jaringan.

    Tidak seperti sebagian ulama yang bergantung pada patron politik, Sayid Idrus membangun kemandirian ekonomi melalui perdagangan. Ia terlibat dalam jaringan bisnis tekstil, hasil bumi, dan distribusi barang kebutuhan komunitas model Muslim khas diaspora Hadrami yang berbasis kepercayaan (jaringan berbasis kepercayaan).

    Baca juga: Tak Temukan Tidak Pasti Pidana, Polda Metro Hentikan Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru

    Ekonomi dia bukan tujuan akhir. Ia adalah alat strategi. Dengan kemandirian finansial, Sayid Idrus memiliki ruang gerak yang luas:

    • tidak mudah menekan kolonial,
    • tidak bergantung pada kekuasaan, dan bebas menentukan arah dakwah serta pendidikan. Dalam konteks pra-kemerdekaan, kemandirian semacam ini adalah modal politik yang nyata, meski tidak disebut sebagai politik.

    Diplomasi Tanpa Jabatan

    Peran paling menarik dari Sayid Idrus adalah fungsinya sebagai diplomat informal umat. Melalui jejaring ulama dan saudagar Hadrami di Timur Tengah dan Afrika Timur, ia menyampaikan kondisi umat Islam di Indonesia hingga dunia luar, menjaga arus masuk buku, guru, dan gagasan Islam moderat, hubungan memfasilitasi antara tokoh lokal Indonesia Timur dan jaringan Islam internasional.

    Di era ketika negara Indonesia belum ada, diplomasi semacam ini menjadi saluran legitimasi moral dan intelektual. Dunia Islam mengenal Indonesia bukan hanya sebagai koloni, tetapi sebagai komunitas Muslim yang hidup dan bergerak.

    Sayid Idrus tidak pernah mendirikan partai politik. Ia memahami bahwa di Indonesia Timur, politik frontal justru berisiko memecah belah masyarakat. Strateginya berbeda: membangun manusia dan institusi.

    Pendekatan ini terlihat jelas ketika ia mendirikan Alkhairaat di Palu pada tahun 1930. Secara kasat mata, Alkhairaat adalah lembaga pendidikan. Namun, secara strategis, ia adalah proyek sosial-politik jangka panjang: mencetak kader Muslim yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kesadaran kebangsaan.

    Jaringan Alkhairaat yang kemudian menyebar ke Sulawesi, Maluku, Kalimantan, hingga Papua, menjadi salah satu fondasi integrasi sosial Indonesia Timur ke dalam republik. Dalam dakwah, Sayid Idrus dikenal cerdas membaca konteks dan tegas dalam prinsip. Ia menolak sinkretisme yang memaksakan akidah, tetapi juga menentang puritanisme kaku yang memutus tradisi. Dakwahnya harus berlandaskan ilmu, disampaikan dengan akhlak, dan diarahkan pada kemaslahatan sosial.

    Ketegasannya tidak lahir dari emosi, melainkan dari argumentasi ilmiah. Ia mendidik dengan kesabaran, membangun dengan ketekunan, dan menegur dengan kewibawaan.

    Mengapa Jarang Disebut

    Ada alasan mengapa nama Sayid Idrus tidak sering muncul dalam buku sejarah nasional:

    • Ia bekerja di luar Jawa wilayah yang lama terpinggirkan dalam historiografi.
    • Ia tidak meninggalkan manifesto politik, melainkan jaringan pendidikan.
    • Ia beroperasi sebagai “diplomat sunyi”, bukan aktor panggung. Namun, justru di situlah kekuatannya. Ia adalah arsitek sosial yang fondasinya tidak terlihat, tetapi menopang bangunan besar bernama Indonesia. (H-4)

    Era Guru Idrus Modern Pemikiran Relevansi Sayid tua
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Orang tua bisa menghadapi denda yang lebih besar atas kejahatan yang dilakukan anak-anak jika terjadi perombakan sistem peradilan remaja

      May 18, 2026

      Klasemen Bali United vs Borneo FC : Pesut Etam Posisi Kedua, Tim Tridatu Tertahan di Peringkat Delapan Liga 1

      May 12, 2026

      Hitung mundur pemilu di tempat lahirnya sirkus modern

      April 24, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025117

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 202576

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202563

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202554
      Don't Miss
      politik

      Pengumuman SNBT 2026: Link Resmi, 45 Laman Mirror, dan Cara Cek Hasil

      ByMay 25, 20261

      Ilustrasi(Antara) Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) secara resmi mengumumkan status penerimaan peserta jalur…

      Harga minyak merosot karena harapan akan tercapainya kesepakatan damai AS-Iran

      May 25, 2026

      Jo dan Kush dari Race Across the World memberikan contoh yang kuat bagi kaum muda

      May 25, 2026

      Gadis yang diperkosa oleh anak laki-laki yang lolos dari penjara mengatakan kepada BBC bahwa keputusan hakim itu seperti 'batu di wajah saya'

      May 25, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Pengumuman SNBT 2026: Link Resmi, 45 Laman Mirror, dan Cara Cek Hasil

      May 25, 2026

      Harga minyak merosot karena harapan akan tercapainya kesepakatan damai AS-Iran

      May 25, 2026

      Jo dan Kush dari Race Across the World memberikan contoh yang kuat bagi kaum muda

      May 25, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested