
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi aman dan nyaman selama libur lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
Ia berharap kondisi tersebut dapat terus terjaga hingga puncak arus balik, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai daerah tujuan mudik dan wisata.
“Sejauh ini situasi Lebaran di Jawa Tengah masih aman dan tertib. Kita ingat kondisi ini terus terjaga sampai arus balik selesai,” ujar Ribut.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya terfokus pada titik-titik perayaan Lebaran 2026tetapi juga mencakup seluruh objek wisata di Jawa Tengah. Pola pengamanan tersebut melibatkan TNI-Polri serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Tidak hanya wisata udara saja, namun seluruh objek wisata kami amankan bersama pemangku kepentingan, dibantu gubernur serta bupati dan wali kota.Semoga liburan Lebaran tahun ini berjalan baik,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfimengimbau masyarakat dan pemudik agar tetap berhati-hati serta tidak terburu-buru selama perjalanan.
“Masyarakat tidak usah buru-buru di jalan, baik saat mudik maupun balik. Ora usah kesusu (tidak perlu terburu-buru),” kata Luthfi usai pemantauan malam takbiran di Simpanglima, Semarang.
Ia menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama, mengingat aktivitas masyarakat saat Lebaran meningkat, baik untuk silaturahmi maupun berwisata.
Di sisi lain, Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, memperkirakan seluruh jajaran untuk mengantisipasi potensi kepadatan, terutama di kawasan aglomerasi dan destinasi wisata.
“Kegiatan halalbihalal berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama di daerah tujuan pemudik seperti Jawa Tengah. Tempat wisata harus diantisipasi agar tidak menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari koordinasi lintas daerah hingga kesiapan pengelola destinasi.
Sejumlah lokasi diprediksi menjadi tujuan favorit wisatawan, seperti Tawangmangu, Masjid Syekh Zayed Surakarta, Waduk Gajah Mungkur, serta kawasan Dieng yang terkenal dengan atraksi balon udaranya.
Selain itu, destinasi religi di Demak dan Kudus juga diperkirakan berada di peziarah, sementara kawasan pantai selatan seperti Kebumen, Purworejo, dan Wonogiri mendapat perhatian khusus dalam aspek pengamanan.
Hanung mengimbau wisatawan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan selama berkunjung. “Objek wisata ini milik bersama. Mari dijaga agar semua wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem seperti hujan dan angin kencang yang perlu diantisipasi demi keselamatan pengunjung. (H-3)

