
Presiden Masoud Pezeshkian untuk pertama kalinya menyampaikan secara terbuka syarat yang dikirimkan Iran guna mengakhiri perang yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah. Pezeshkian memaparkan tiga kondisi utama kepada pihak lawan sebagai perenang menyelesaikan konflik.
Pezeshkian menegaskan konflik yang dipicu oleh Israel dan Amerika Serikat hanya dapat dihentikan melalui penyediaan sejumlah kondisi.
“Satu-satunya cara untuk mengakhiri perang yang memicu rezim Zionis dan Amerika Serikat adalah mengakui hak Iran, membayar reparasiserta memberikan jaminan internasional yang kuat agar agresi serupa tidak terjadi lagi,” dikutip Pezeshkian Al Jazeera.
Hal itu disampaikannya Pezeshkian pada Rabu waktu setempat dalam unggahan di media sosial X.
Pezeshkian menyatakan telah berbicara dengan para pemimpin Rusia dan Pakistan. Dalam percakapan tersebut, ia menegaskan kembali komitmen Iran untuk menjaga perdamaian di kawasan.
Pernyataan tersebut menjadi kali pertama pemerintah Iran menyampaikan secara spesifik persyaratan yang diminta untuk mengakhiri konflik.
Di tengah pernyataannya, Iran masih melanjutkan serangan balasan terhadap sejumlah target ekonomi dan militer di wilayah tersebut.
Pezeshkian juga menyatakan telah berkomunikasi dengan para pemimpin Rusia dan Pakistan untuk menegaskan komitmen Iran dalam mencari jalan menuju perdamaian. (Z-10)

