
DANIIL Medvedev berhasil mengukir sejarah baru dalam kariernya setelah memastikan gelar juara Kejuaraan Dubai untuk kedua kalinya, Sabtu (28/2).
Kemenangan petenis asal Rusia yang diraih tanpa harus ekstrak keringat di partai puncak menyusul mundurnya sang lawan, Tallon Griekspoor, akibat cedera hamstring kiri.
Gelar ini menjadi sangat spesial bagi Medvedev karena untuk pertama kalinya ia mampu mempertahankan gelar di turnamen yang sama.
Sebelumnya, petenis berusia 30 tahun tersebut mengoleksi 22 trofi dari 22 ajang yang berbeda, termasuk kemenangannya di Dubai pada tahun 2023 lalu.
Pihak turnamen mengkonfirmasi bahwa Griekspoor asal Belanda dianggap tidak bugar untuk bertanding di final ATP 500 tersebut setelah melalui penilaian medis. Cedera itu sendiri mulai tampak saat Griekspoor berjuang di semifinal melawan Andrey Rublev, Jumat (27/2) lalu.
“Ini tentu sangat mengecewakan, tapi saya bisa melihat kemarin bahwa Tallon mungkin mengalami cedera. Anda tidak pernah tahu bagaimana cedera itu berkembang sepanjang malam. Terkadang membaik dan Anda bisa bermain meski sedikit nyeri, namun terkadang malah memburuk,” ujar Medvedev dikutip dari AFP.
Meski menang tanpa laga final, Medvedev tetap merasa puas dengan performanya sepanjang pekan. Terlebih dahulu, ia tampil dominan dalam empat pertandingan sebelumnya.
“Saya memainkan pertandingan luar biasa kemarin, jadi namun juga, saya akan mengira sebagai laga final bagi saya dan saya senang bisa memenangkan turnamen ini,” imbuhnya.
Namun, kegembiraan Medvedev dibayangi terkait partisipasinya di turnamen ATP 1000 Indian Wells di California pekan depan.
Situasi geopolitik di Timur Tengah memanas menyusul serangan Iran ke Uni Emirat Arab (UEA) sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Kondisi itu memicu penutupan sebagian ruang udara dan terhentinya operasional seluruh bandara di Dubai hingga waktu yang belum ditentukan.
Medvedev dan sejumlah pemain lain yang dijadwalkan terbang langsung ke Amerika Serikat kini terjebak dalam mengganggu perjalanan.
” sajatentu (saya membawa) banyak kepercayaan diri. Namun tenis adalah olahraga yang berjalan sangat cepat, suatu minggu Anda bisa bermain tidak sesuai keinginan dan minggu berikutnya Anda bermain luar biasa. Jadi saya hanya berharap bisa membawa kepercayaan diri dari empat pertandingan yang saya mainkan ini ke Indian Wells,” ungkap Medvedev yang masih menunggu pengungkapan pembukaan kembali ruang udara di kawasan Teluk.
Keberhasilan di Dubai menjadi modal penting bagi Medvedev, meski ia mengakui sangat menantikan partai final untuk menguji level permainannya yang sedang menanjak.
“Saya bermain luar biasa sepanjang pekan, jadi sebenarnya saya sangat menantikan final dan mencoba bermain lebih baik lagi. Namun masalahnya memang begini dan saya sangat senang dengan bagaimana hasil pekan ini secara umum,” tutupnya. (Ndf)

