
PARIS Saint-Germain (PSG) tampil dominan dalam laga sarat gengsi bertajuk Le Klasik melawan Olimpiade Marseille pada pekan ke-21 Liga 1. Bermain di Parc des Princes, Senin (9/2) dini hari WIB, Les Parisiens melumat rival abadi mereka dengan skor telak 5-0 sekaligus merebut kembali puncak klasemen yang sempat diambil Lens.
Hasilnya sekaligus menjadi ajang penyelesaian atas kekalahan 0-1 pada September lalu. Pelatih PSG Luis Enrique menyebut performanya nyaris sempurna dan menegaskan arti penting kemenangan tersebut.
“Pertandingannya hampir sempurna. Kami mencetak sejarah,” ujar Luis Enrique.
Kemenangan ini menjadi yang ketujuh berturut-turut bagi PSG di Ligue 1. Meski demikian, persaingan di papan atas masih ketat karena Lens terus membayangi di posisi kedua dengan selisih dua poin.
Ousmane Dembele menjadi figur sentral kemenangan PSG. Pemain sayap timnas Prancis itu membuka keunggulan pada menit ke-12 dan kembali mencatatkan namanya di papan skor sebelum jeda, memberi sinyal kuat ambisi PSG memasuki fase krusial musim ini.
Keunggulan tuan rumah semakin melebar setelah bek Marseille Facundo Medina mencetak gol bunuh diri. Dua pemain pengganti, Khvicha Kvaratskhelia dan Lee Kang-inmelengkapi pesta gol PSG yang mencatatkan margin kemenangan terbesar sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.
“Ini bukan soal mengirim pesan kepada siapa pun. Kami adalah tim yang konsisten,” kata Luis Enrique.
“Kami berjalan di jalur yang sama seperti musim lalu. Sekarang kami memasuki bagian terbaik musim ini, dan hasil ini penting untuk kepercayaan diri,” tambahnya.
Sejak awal laga, PSG sudah menunjukkan intensitas tinggi. Gol lahir pembuka dari kerja sama apik Desire Doue dan Nuno Mendes di sisi kiri, yang dituntaskan Dembele.
Dembele kembali menunjukkan kelasnya pada menit ke-37 melewati kawalan Balerdi dan Medina sebelum melepaskan tembakan keras untuk menggandakan keunggulan PSG. Marseille nyaris tak mampu berbuat banyak di Paris.
Gol ketiga Les Parisiens hadir pada menit ke-64 ketika Medina salah mengantisipasi umpan lambung yang ditujukan kepada Kvaratskhelia. Pemain sayap asal Georgia itu kemudian mencetak gol keempat melalui voli indah dari assist Dembele.
Lee Kang-in menutup pesta gol PSG lewat tembakannya dari jarak dekat. Luis Enrique juga memberikan pujian khusus kepada Dembele.
“Saya sudah mengatakan sejak hari pertama dia datang bahwa dia pemain yang berbeda. Musim ini tidak mudah baginya untuk kembali ke performa terbaik karena cedera, tetapi dia adalah pemain yang sangat spesial,” katanya. (AFP/Dhk/P-3)

