Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri akan meninggalkan jabatannya setelah perselisihan pemeriksaan Mandelson

    April 17, 2026

    Christine Baranski mengatakan debut West End adalah 'mimpi yang menjadi kenyataan'

    April 17, 2026

    Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City

    April 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri akan meninggalkan jabatannya setelah perselisihan pemeriksaan Mandelson
    • Christine Baranski mengatakan debut West End adalah 'mimpi yang menjadi kenyataan'
    • Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City
    • Starmer tidak tahu Mandelson gagal dalam pemeriksaan, kata pemerintah
    • Lana Del Rey akan menyanyikan tema untuk game James Bond baru
    • Inggris bersiap menghadapi kekurangan pangan dalam skenario terburuk perang Iran
    • Perekonomian Inggris tumbuh lebih cepat dari perkiraan menjelang perang Iran
    • Aktris Cool Hand Luke Joy Harmon meninggal pada usia 87 tahun
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Friday, April 17
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Teknologi»Kelas Menengah Dinilai Masih Kuat, SMRA Investasi Rp1 Triliun di Bekasi
    Teknologi

    Kelas Menengah Dinilai Masih Kuat, SMRA Investasi Rp1 Triliun di Bekasi

    ByFebruary 5, 2026No Comments0 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Kelas Menengah Dinilai Masih Kuat, SMRA Investasi Rp1 Triliun di Bekasi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kelas Menengah Dinilai Masih Kuat, SMRA Investasi Rp1 Triliun di Bekasi
    Di tengah isu pelemahan daya beli, kelas menengah terukur masih kuat.(Dok. Summarecon)

    DI tengah kekhawatiran melemahnya daya beli kelas menengah sejak awal tahun 2025, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)hanya melihat sinyal yang berbeda. Pengembang properti ini menilai segmen kelas menengah ke atas masih menunjukkan kekuatan, tercermin dari pencapaian penjualan yang melampaui target.

    Presiden Direktur Summarecon Agung, Adrianto P. Adi, mengatakan perusahaan sempat mencermati isu perlambatan ekonomitermasuk kekhawatiran terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) dan potensi penurunan daya beli masyarakat.

    “Kami memang sempat melihat ada kekhawatiran soal kelas menengah. Awal 2025 banyak pembahasan soal PHK dan potensi penurunan belanja,” ujar Adrianto saat pembukaan Summarecon mall bekasi (UKM) Fase II, kemarin.

    Baca juga: Konsep Mal 2026 Bergeser Jadi Ruang Sosial & Wellness Experience

    Namun demikian, ia menegaskan keyakinan perseroan bahwa kondisi perekonomian nasional akan terus membaik di bawah pemerintahan saat ini. Hal tersebut tercermin dari capaian penjualan pemasaran yang menjadi indikator utama respon pasar.

    Sepanjang tahun 2025, SMRA mencatatkan penjualan pemasaran sebesar Rp5,5 triliun, melampaui target yang sebelumnya dipatok sebesar Rp5 triliun. Kontributor terbesar berasal dari Summarecon Serpong dengan porsi sekitar 45% dari total penjualan.

    “Marketing sales kita mencapai target bahkan melebihi target. Artinya, segmen yang kita sasar, mulai dari kelas menengah ke atas, tetap merespons dengan baik produk yang kami tawarkan,” jelas Adrianto.

    Baca juga: Kelas Menengah Tertekan, Tabungan di Bawah Rp100 Juta kian Melambat

    Kepercayaan konsumen tersebut menjadi dasar bagi SMRA untuk terus melanjutkan ekspansi, termasuk pengembangan kawasan dan fasilitas baru di bekasi.

    Ia menekankan bahwa keputusan ekspansi didasarkan pada perhitungan bisnis yang matang, bukan sekedar optimisme belaka.

    “Optimisme ini bukan bersifat emosional, tapi rasional dan terukur. Itu yang membuat kami berani berinvestasi Summarecon Mall Bekasi Tahap II”dia.

    Dalam pembangunan SMB Tahap II, SMRA mengalokasikan dana sekitar Rp1 triliun yang berasal dari dana internal dan pinjaman perbankan.

    Konsep Kesehatan Jadi Pembeda

    Direktur Summarecon, Soegianto Nagaria, menyebutkan salah satu daya tarik utama mal baru ini adalah penerapan konsep gaya hidup sehat yang lebih menyeluruh. Menurutnya, pusat dunia kini bukan lagi sekedar tempat belanja, tetapi juga ruang aktivitas harian.

    “Kini orang ke mal tidak hanya belanja, tapi juga bisa olahraga. Pagi olahraga, jam 10 belanja, sore main padel, berenang, hingga malam nonton,” ujarnya.

    Konsep ini dihadirkan melalui fasilitas Pusat Olahraga & Kesehatan, Wellground, yang disebut sebagai genre baru dalam pengembangan mal.

    “Kami bukan merebut pasar, tapi menambah pilihan. Setiap bisnis punya keunikan masing-masing,” tambahnya.

    Summarecon meyakini keberadaan fasilitas berukuran besar ini akan memperkuat ekosistem Bekasi sebagai kota modern yang semakin terkoneksi dan memiliki komunitas yang tumbuh.

    “Modalnya adalah memberikan fasilitas lebih dulu. Kalau sudah lengkap, orang akan yakin tinggal di Bekasi dan komunitasnya pun berkembang,” tuturnya.

    Selain itu, perbaikan konektivitas dan transportasi juga menjadi faktor pendukung.

    “Pemerintah memberikan solusi manajemen lalu lintas dan transportasi yang semakin baik. Semua jadi terasa lebih dekat,” tutupnya. (Z-10)

    Bekasi Dinilai Investasi kelas Kuat masih Menengah RP1 SMRA Triliun
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Bakti Pramuka Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

      April 10, 2026

      Redmi K90 Max Siap Rilis April 2026, HP Gaming dengan Kipas Pendingin Internal

      April 9, 2026

      Menjaga Defisit di Tengah Lonjakan Harga Minyak

      April 9, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025113

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 202560

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202552

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202548
      Don't Miss
      politik

      Pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri akan meninggalkan jabatannya setelah perselisihan pemeriksaan Mandelson

      ByApril 17, 20260

      Menyerukan agar PM mundur lebih awal, pemimpin Partai Konservatif Kemi Badenoch mengatakan: “Hal ini terjadi…

      Christine Baranski mengatakan debut West End adalah 'mimpi yang menjadi kenyataan'

      April 17, 2026

      Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City

      April 17, 2026

      Starmer tidak tahu Mandelson gagal dalam pemeriksaan, kata pemerintah

      April 17, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri akan meninggalkan jabatannya setelah perselisihan pemeriksaan Mandelson

      April 17, 2026

      Christine Baranski mengatakan debut West End adalah 'mimpi yang menjadi kenyataan'

      April 17, 2026

      Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City

      April 17, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested