Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Everton Ingin Pinjam Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce dengan Opsi Beli

    January 15, 2026

    'Mengerikan': Warga menggambarkan pembantaian setelah kecelakaan kereta api di Thailand

    January 15, 2026

    Para penggiat Hukum Hillsborough mengatakan mereka tidak dapat mendukung rancangan undang-undang tersebut

    January 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Everton Ingin Pinjam Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce dengan Opsi Beli
    • 'Mengerikan': Warga menggambarkan pembantaian setelah kecelakaan kereta api di Thailand
    • Para penggiat Hukum Hillsborough mengatakan mereka tidak dapat mendukung rancangan undang-undang tersebut
    • Bintang pengkhianat mengungkap strategi pembunuhan selama 'pengalaman luar biasa' di acara itu
    • Antam Pongkor Sebut Informasi 700 Orang Terjebak tidak Benar
    • Aktor John Alford dipenjara karena pelecehan seksual terhadap remaja
    • Pemerintah Konsultasi ke KPK soal Impor Energi dan Pesawat tanpa Tender Imbas Kesepakatan Tarif AS
    • Kompetisi Kota Kebudayaan Inggris yang pertama mencari 'cerita unik'
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Thursday, January 15
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Teknologi»MAKI akan Gugat KPK Soal Penghentian Penyidikan Korupsi Tambang Konawe Utara
    Teknologi

    MAKI akan Gugat KPK Soal Penghentian Penyidikan Korupsi Tambang Konawe Utara

    ByDecember 27, 2025No Comments1 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    MAKI akan Gugat KPK Soal Penghentian Penyidikan Korupsi Tambang Konawe Utara
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    MAKI akan Gugat KPK Soal Penghentian Penyidikan Korupsi Tambang Konawe Utara
    Mantan Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman(Antara)

    Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) penghentian penyidikan kasus dugaan penipuan pemberian izin penambangan nikel di Kabupaten Konawe UtaraSulawesi Tenggara, menuai kritik. Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menilai penolakan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) tersebut janggal dan berencana menggugat KPK ke pengadilan.

    Boyamin mengatakan, MAKI akan mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan tersebut direncanakan direncanakan pada pertengahan Januari 2026, seiring mulai berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

    “Berdasarkan Pasal 158 huruf e KUHAP yang baru disetujui, tertundanya penanganan perkara termasuk dalam objek praperadilan. KUHAP itu akan resmi berlaku mulai 2 Januari 2026, sehingga kami akan mengajukan gugatan setelah aturan itu efektif,” kata Boyamin dalam keterangannya, Sabtu (27/12).

    Baca juga: Fakta-Fakta KPK Hentikan Penyidikan Kasus Korupsi Izin Tambang Konawe Utara

    Menurut Boyamin, alasan utama gugatan tersebut berkaitan dengan besarnya nilai dugaan kerugian negara dalam perkara Konawe Utara yang pernah diungkapkan oleh pimpinan KPK pada tahun 2017. Saat itu, KPK menyebut kerugian negara akibat pemberian izin tambang nikel mencapai Rp2,7 triliun.

    “Alasannya sederhana, karena pimpinan KPK, Pak Saut Situmorang, kalau tidak salah, pernah mengatakan diduga juga ada aliran uang kepada oknum pejabatnya senilai Rp13 miliar,” ujarnya.

    Ia menambahkan, selain dugaan aliran dana suap, terdapat juga potensi kerugian negara yang berasal dari aktivitas pertambangan berdasarkan izin yang diduga tidak sah.

    Baca juga: KPK Cek Dugaan Suap Ayah Ade Kuswara Kunang ke Kajari Kabupaten Bekasi

    “Kedua, juga ada dugaan kerugian dari proses pemberian izin yang kemudian dianggap tidak sah izinnya, sehingga pengambilan isi tambang sebesar Rp2,7 triliun itu menimbulkan kerugian negara,” tutur Boyamin.

    Atas dasar itu, Boyamin menilai penyidikan penyidikan KPK sulit dipahami publik. Apalagi, dalam hal tersebut, mantan Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman telah ditetapkan sebagai tersangka sejak tahun 2017, namun hingga kini belum pernah ditahan.

    Padahal dalam kasus ini pernah terungkap adanya dugaan suap Rp13 miliar dan sudah ada tersangka.Maka penerbitan SP3 oleh KPK menjadi janggal, katanya.

    Boyamin pun mendesak KPK untuk memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat terkait dasar hukum dan pertimbangan yuridis pengungkapan penyidikan kasus tersebut.

    “KPK harus menjelaskan kepada publik apa dasar hukum dan alasan hukum penerbitan SP3 itu,” ujar Boyamin.

    Sebelumnya, KPK menyatakan penyidikan kasus izin tambang nikel Konawe Utara dilakukan karena penyidik ​​tidak menemukan kecukupan alat bukti setelah melakukan pendalaman perkara yang peristiwanya terjadi pada tahun 2009.

    Meski demikian, KPK menyatakan tetap terbuka apabila masyarakat memiliki informasi atau bukti baru yang relevan dengan perkara tersebut. (E-3)

    Akan Gugat Konawe Korupsi KPK MAKI Penghentian Penyidikan Soal Tambang Utara
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Everton Ingin Pinjam Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce dengan Opsi Beli

      January 15, 2026

      Antam Pongkor Sebut Informasi 700 Orang Terjebak tidak Benar

      January 15, 2026

      Pemerintah Konsultasi ke KPK soal Impor Energi dan Pesawat tanpa Tender Imbas Kesepakatan Tarif AS

      January 14, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202545

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202545

      Asisten yang menuduh Kanye di sebelah barat kekerasan seksual 'bersembunyi', kata pengacara

      July 24, 202540

      Perjuangan Adalah: Arti, Penggunaan, Dan Contoh Dalam Bahasa Inggris

      August 3, 202538
      Don't Miss
      Teknologi

      Everton Ingin Pinjam Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce dengan Opsi Beli

      ByJanuary 15, 20260

      Penyerang Fenerbahce Youssef En-Nesyri(AFP/OZAN KOSE) KLUB Liga Primer Inggris, Evertondilaporkan telah mengajukan penawaran resmi…

      'Mengerikan': Warga menggambarkan pembantaian setelah kecelakaan kereta api di Thailand

      January 15, 2026

      Para penggiat Hukum Hillsborough mengatakan mereka tidak dapat mendukung rancangan undang-undang tersebut

      January 15, 2026

      Bintang pengkhianat mengungkap strategi pembunuhan selama 'pengalaman luar biasa' di acara itu

      January 15, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Everton Ingin Pinjam Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce dengan Opsi Beli

      January 15, 2026

      'Mengerikan': Warga menggambarkan pembantaian setelah kecelakaan kereta api di Thailand

      January 15, 2026

      Para penggiat Hukum Hillsborough mengatakan mereka tidak dapat mendukung rancangan undang-undang tersebut

      January 15, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested