
MENJELANG Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga kebutuhan pokok di Makassar meroket, dengan cabai rawit mencapai lebih dari Rp60 ribu per kilogram.
Wali Kota Munafri Arifuddin mengakui ini sebagai fenomena tahunan, namun memastikan pemerintah siaga penuh dengan menjaga pasar dan menggelar pasar murah untuk melindungi daya beli masyarakat.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiagakan sejumlah langkah antisipasi menyusul hilangnya sejumlah kebutuhan pokok yang signifikan jelang perayaan Nataru. Komoditas seperti cabai rawit bahkan melonjak lebih dari dua kali lipat di beberapa pasar tradisional.
Munafri mengakui harga sejumlah komoditas saat ini berada pada level sangat tinggi. “Biasanya ini kan menuju Natal dan Tahun Baru. Nah, setelah itu akan turun lagi, dan ditambah lagi musim hujan sehingga memang ini sangat mempengaruhi harga-harga,” akunya.
Meski disebut bersifat sementara, Pemkot tidak tinggal diam. Munafri menegaskan pemerintah terus memadukan pergerakan harga untuk menjaga inflasi tetap terkendali. “Kita terus menjaga agar inflasi ini bisa bertahan,” ujarnya.
Pantauan di Pasar Terong, Makassar, Selasa (16/12), menunjukkan kenaikan yang tajam. Cabai rawit dijual di kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram. Harga ini naik drastis dari sebelumnya yang berada di angka Rp20 ribu-Rp40 ribu per kg.
Peningkatan serupa juga terjadi pada cabai merah besar, cabai keriting, buncis, wortel, dan kentang. Eka, salah seorang pedagang, menyebutkan alasannya adalah berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi seperti Enrekang dan Jeneponto. Sebagian barang juga dikirim ke luar daerah seperti Jakarta, yang juga menyempitkan stok di Makassar.
“Karena kurang juga cabai, pasokan kurang. Terus, barang juga sebagian ada yang dikirim ke luar kota… jadi ya harganya ikut naik,” kata Eka.
Untuk meringankan beban warga, Pemkot Makassar mengandalkan program pasar murah sebagai bantalan sosial. Munafri menyebut program ini akan diintensifkan dan merupakan agenda mingguan yang rutin digelar.
“Pasti ada pasar murah. Itu kan memang selalu jadi program mingguan ya,” tukas Munafri.
| Komoditi | Harga Rata-Rata (Rp/Kg) | Tren Harga 1 Minggu Terakhir |
| Beras Sedang | Rp 12.800 – Rp 17.920 | Stabil (Harga di ritel bervariasi) |
| Beras Premium | Rp 14.700 | Stabil |
| Bawang Merah | Rp 28.830 – Rp 35.000 | Cenderung Stabil (Tergantung lokasi pasar) |
| Bawang Putih | Rp 38.700 – Rp 40.000 | Stabil |
| Cabai Rawit Merah | Rp 21.000 – Rp 30.000 | Cenderung Turun/Stabil Rendah |
| Cabai Merah Keriting | Rp 21.800 | Stabil/Cenderung Turun |
| Cabai Merah Besar | Rp 19.060 – Rp 30.000 | Stabil/Cenderung Turun |
(H-2)

