
Kocok Ulang Kabinet Merah Putih OLEH Presiden Prabowo Subianto SAAT INI DINILAI SEBAGAI LANGKAH YANG Tepat. Menuru Peneliti Senior Pusat Riset Politik Badan Riset Dan Inovasi Nasional (Brin) Lili Romli, enc Bulan Merupakan Waktu Yang Cukup Bagi Prabowo untuk MengevalUasi Kinerja Para Menteri Maupun Wakil Menteri.
Lili Mengatakan, Periode Pemerintahan Prabowo Dan Gibran Rakabuming Raka Masih Terlibang Panjang Huncga 2029. OLEH KARENA ITU, perombakan disebutnya Sebagai Bentuk mitigasi agar Kinerja Kabinet Ke Depan Lebih Baik.
“Saya Kira Perlu Ada Evaluasi Kabinet Dan Kalaou Perlu Jika Kinerja Jeblok Harus Ada Rechuffle Kabinet,” Jelasnya Kepada Media IndonesiaJumat (23/5).
Meski Tidak Menyebut Nama, Lili Berpendapat Ada Beberapa Anggota Kabinet Merah Putih Yang Kinerja Kurang Greget. Bahkan, Beberapa di Antarananya Jagi Kerap Melontarkan Pernyataan Yang Kontroversial Ke Publik, Sehingga Menimbulkan Kegaduhan.
“Presiden Prabowo Tampaknya Jagi Mencermati Hal Tersebut. Evaluasi Dan Perjanjian Kabinet Sah Kira Perlu Dilakukan Karena Itu Bisa Jadi Akan Menggeroti Citra Dan Tingkat Kepuasan Pemerintahan,” Sambungnya.
Di Sisi Lain, ia buta Mengingatkan prabowo untuk selektif memilih calon pembantu di kabinet merah putih jika benar ingin melakan perombakan. Lili Berharap, Calon Menteri Atau Wakil Menteri Baru Tidak Lebih Buruk Kinerjanya Dibanding Yang Mereka Gantikan Posisinya. “Jangan Sampai Orang Baru Yang Menggantikan Lebih Buruk Kinerjanya,” Kata Lili. (Tri/p-2)

