
Sebanyak 14 atribut Berupa Bendera Organisasi masyarakat (orma) Di Empat Titik Wilayah Jakarta Timur (Jaktim) Dicopot Oheh Polisi. Langkah Itu Dilakukan Dalam Rangka Operasi Brantas Jaya 2025.
“Sebagai Bagian Dari Operasi Brantas Jaya 2025, Kami Gelar Penertiban Dan Penurunan 14 Atribut Orma Yang Terpasang Di Sepanjang Jalan Raya Dan Area Publik KEMARIN (12/5) Polidal Kata Kata Kapolres Jakara Timrevy Kata Kata Lilres Jakara TimroMorMal Kata Jakarta, Selasa.
Sebanyak 14 BENDA ORMAS YANG DICOPOT TERDIRI DARI 10 BENDA Forum Betawi Rempug (FBR) Dan Empat Bendera Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib Jaya). Dalam Kegiatan Tersebut, Tim Gabungan Menyisir Empat Titik Yang Selama Ini Menjadi Lokasi Pemasangan Bendera Ormas, Di Antarananya Depan Masjid Nurul Ihsan, Jalan Raya Jaaya Jaya, Depan Spbu Cipinang Jaya Jaya Jaya Jaya Jaya Jaya, Depan Spbu Cipinang Jaya, Sepanjang Jalan Raya Jatinara Timur.
Nicolas Menyebut, Kegiatan Penertiban Ini Merupakan Bagian Dari Strategi Polisi Dalam Memiptakan Ruang Publik Yang BeriH Dari Simbol-Simbol Yang Berpotensi Menimbulkan Gangguan Keamanan. Penertiban Yang Dilakukan Secara Tegas Dan Tetap Humanis Ini BuGA Menjadi Bentuk Netralitas Negara Terhadap Semua Kelompok.
“Kami Berkomitmen Menciptakan Jakarta Timur Yang Tertib, Aman Dan Inklusif Bagi Seluruh Waraga. Tidak Boleh Ada Simbol Ormas Yang Mengintimidasi Atau Menenciptakan Kesan Penguasaan Wilayah,” Ujar Nicolas.
Nicolas Memastikan, Operasi Serupa Akan Terus Dilakukan Secara Rutin untuk menjaga suasana Aman, Terb Dan Harmonis di Tengah Masyarakat.
Sementara Itu, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Timur, Akbp Rahmat Eko Mulyadi Mengatakan, Penertiban Itu Melibatkan 52 Personel Gabungan Dari Unsur Tni, Polri Dan Satpol Pp.
“Penertiban ini kita lakukan sesuai gargan arahan pimpinan untuk menjaga netralitas ruang publik,” Katananya.
IA Menyebutkan, Atribut Yang Dipasil Sembarangan Bisa Memicu Konflik Sosial Atau Kesan Dominasi Kelompok Tertentu.
“Ini Langkah Preventif Demi Ketertiban Dan Keamanan Bersama,” Jelas Rahmat.
Rahmat Berharap, operasi ini bisa parahaga ketertiban umum dan meseGah potensi gangguan keamanan di Wilayah hukum polres metro jakarta timur. (Ant/E-3)

