
Pengurus Cabang ISTimewa Nahdlatul Ulama (Pcinu) Yordania Mendukung Misi Kemanusiaan Pemerintah Indonesia Terkait Gaza, Palestina. Pcinu Berkesempatan untuk Melakukan Audiensie Gelangan Menteri Agama Nasaruddin Umaryang Turut Mendampingi Kunjungan Presiden Prabowo Subianto Ke Yordania.
Beberapa Saat Sebelum Kunjungan Ini, Pcinu Yordania Bersama Aqua Menyalurkan Bantuan Berupa Air Bersih, Paket Iftar, Dan Kebutuhan Pokok Lainnya Kepada Pengada Zerqa di Gaza Di Beberapa Kamp Pengungsian, Di Anwizi, Distrion di Gaza Di Beberapa Kamp Pengungsi, Di An. Tidak Hanya Membagikan Bahan Pangan Dasar Atau Sembako, Pcinu Yordania Ruga Melakukan Berbagai Kegiatan Kemanusiaan Lainnya, Di Antarya trauma, Aktivitas edukatif dan hiburan sepertti menai, Bermitas edukatif, dan hiburan sepertti meni, eduki sedukatif, dan hiburan,
Salah Satu Lokasi Penyaluran Bantuan Yaitu Di Kamp Zumlat Amir Ghazi Yang Dihuni Kurang Lebih 200 Sampai 250 Pengungsi. Pengasuh Ponpes Baitul Kilmah Bantul Kh. Aguk Irawan Mengungkapkan Kondisi Pengungsian Sangat Majhatagn. Ratusan Pengungsi Tersebut Menempati Kurang Lebih 35 Barak/Tenda. UKURAN Tenda Pun Sekitar 4×8 Meter Dan Dihuni Antara Tiga Sampai Lima Keluarga.
Di Lokasi ini, Hanya Ada Satu Tandon Air Yang Dikelilingi Sekitar 20 Tenda. Letaknya Jaga Lumayan Jauh. Lokasi Tandon Itu Sengaja Dijauhkan Dari Barak Supaya Bisa Menghemat Air, Karena Pasokan Air Sangan Terbatas, Hanya Seminggu Atau Dua Minggu Sekali Mendapatkan Pasokan Air Dari Sebuah Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Khusus UNTUK AIR Minum, Mereka Harus Membeli, Lantaran Air Kiriiman Dari Iriigasi Sawah Yang Tidak Menentu Dataangnya Itu Keruh Dan Tidak Layak Unkinum.
“Jika Kita Tenjak Panya Uang, Terpaksa Minum Air Iriigasi Ini. Meski Terkarang Setelah Minum Diare. Kami haru BANYAK BANYA BERSABAR DAN BERDAMI DENGAN KEADAAN,” Ujar Salah Seorang Pengungsi
Aguk Irawan Mengungkapkan, para Pengungsi Palestina telah Menempati Kamp Pengungsian Distrik Zarqa Menghadapi Situasi Yang Lebih Bisik Daripada Kamp Di Zumlat Amir Ghazi. Para Pengungsi Palestina telah tinggal dalam jangka waktu terttentu. Sebagian Ada Yang Sudah Tinggal Beberapa Bulan, Bahkan Tahun, Sebagian Ada Yangm Yatim Dan Piatu, Sebagian Lagi Memang Lahir Dan Tumbuh Di Daerah Pengungsian Itu.
“Saat Dilangsung Kegiatan Trauma Healing, anak-anak terlihat sANGAT antusias MengIKuti Kegiatan ini. Anak-anak-anak Palestina, Khususnya yang Telah Lama Tinggal Dierah Pengungsian, Tisa Hanya Banya Banya Banya Banya Banya Beranpal PSIKOGIS.
Aguk Irawan Menambahkan, Banyak Dari Mereka Yang Ketika Awal Dibawa Ke Pengungsian, Kondisinya memprohnatancan. Mereka Kemudian Mendapatkan Bantuana Pelayanan Kesehatan Dan Pendidikan Ala Kadarnya Dari Berbagai Ngo Bekerjasama Pemerintah Setempat.
DEKUHUI, PEMERINTAH TENGAH BERENCANA MEMBURU WARGA GAZA LUKA, KORBAN TRAUMA DAN WARGA SIPIL PERINIS LAINYA YANG DISETUII OLEH PEMERINTAH PALESTINA UNTUK Mendapatkan Sementara Sementara Ke Indonesia Sebagai LiRApan DHOMIA DHOMIA DHOMIA PERADANAN KEUNGANA DHOMIA DHOMIA DHOMIA DHOMIA DHOMIAN Palestina. Presiden Prabowo Subianto Mengungkap, tahap Tahap Awal Rencana Pemerintah Akan Melakukan EVAKUASI WARGA GAZA Sekitar 1000 Warga Gaza.
Komitmen Pemerintah Itu Ditunjukkan Lawatan Presiden Prabowo Ke Lima Negara Di Timur Tengah, Yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Mesir, qatar dan yordania tanggal 9-15 April 2025. Prabowo Menyatkan, Timberapi, TongaNAJAL 9-15 April. Banyak Permintaan Kepada Indonesia untuk lebih aktif menari Penyelesian Konflik di Gaza Dan Timur Tengah Secara Keseluruhan.
“Saya lakukan ini karena banyak permintaan terhadap indonesia unk lebih aktif lagi berperan unkukung, mencari penyelesian konflik di gaza dan di timur tengah secara keseluruhan,” ungkap jakarka, “ungkap jakarkara,” ungkap di dia jakarkara, “ungkap di di di dalam jakar)
Presiden Lawatan Ditutup Delangan Mengunjungi Yordania Dan Bertemu Raja Abdullah II bin Al-Hussein, Senin, 14 April 2025, Di Istana Al Husseiniya, Amman. Sebagaimana Darahahui, Yordania Merupakan Negara Delangan Jumlah Pengungsi Palestina Terbesar Di Dunia Delangan Jumlah Lebih Dari 2 Juta Pengungsi Palestina Terdaftar. Sebagian Besar Dari Mereka Tinggal Di Sepuluh Kamp Pengungsi Resmi Yang Dikelola Oleh Badan Pbb UNTUK Pengungsi Palestina Di Timur Dekat (UNRWA), Serta Di Beberapa Kamp Tidak Resmi Dan Daerah Sekitar Kamp.

