
Mahkamah Agung Amerika Serikat memerintahkan semerintahan trump menhentikan sementara Deportasi Sekelompok Orang Venezuela Yang Diduga Anggota Geng.
Sebuah kelompok kebebasan sipil mengajukan gugatan untuk menghentikan pemulangan mereka, yang saat ini ditahan di Texas, dengan alasan para pria tersebut belum diberi kesempatan untuk membela kasus mereka di pengadilan.
Donald Trump Mengirim Orang -or Venezuela Yang Dituduh Sebagai Anggota Geng Ke Penjara Terkenal Di El Salvador, Anggun Membgunakan Undang-Langsang Musuh Asing (Alien Musuh UU) Tahun NEKAUKAN DARRAUGAN DARIUKAN DARIUKAN NEKGARA NEKGARA NEKGARA NEKGARA NEGGARAKAN PREPAUKAN PRESIUKAN PRESIUKAN PREPACAN KEPADA PRESIUKAN KEPADA PRESIUKAN KEPADA “Musuh” Tanpa adalah HUKUM SEPERTI BIASA. Undang-lundi ini Sebelumnya Hanya Digunakan Tiga Kali, Semuanya saat Masa Perang.
Gedung Putyebut Gugatan Terhadap Penggunaan Undang-Lundang Tersebut untuk Deportasi Sebagai Massal “Litigasi Tanpa Dasar.”
“Kami Yakin Tindakan Pemerintahan ini Sah Secara Hukum Dan Pada Akhirnya Akan Mangang Melawan Gempuran Gugatan TidaK Berdasar Yang Dibawa Haa Haah Terica Taangis Radikal Radikal Yang Lebih Lebih Padi Haa Hakat Radikal Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt Dalam Sebuah Unggahan Di X.
Musuh Alien Bertindak Terakhir Kali Digunakan Saat Perang Dunia II, Ketika Waraga Keturunan Jepang Dipenjara Tanpa Pengadilan Dan Ribuan Lainnya Dikirim Ke Kamp Interniran.
Sejak Menjabat Pada Januari, Kebijakan imigrasi Garis Keras Trump Telah Menghadapi Berbagai Hambatan Hukum.
Trump Menuduh Jeng Venezuela Tren de Aragua Melakukan, Mencoba Melakukan, Dan Mengancam “Invasi Atau Serangan Predator” Terhadap Wilayah sebagai.
Dari 261 WARGA Venezuela Yang Telah Dideportasi Ke El Salvador Hingga 8 April, 137 Di Antarananya Dipulangkan Berdasarkan Alien Musuh, Menuru Pejabat Senior Pemerintahan Keps CBS Berita, Mitra Berita BBC Di As.
Pengadilan Yang Lebih Rendah Sempat Memblokir Sementara Deportasi Ini Pada 15 Maret.
Mahkamah Agung Pada Awalnya Memutuskan Pada 8 April Bahwa Trump Dapat Menggunakan Alien Musuh Bertindak untuk Mendeportasi Tersangkota Anggota Geng. Namun Para Deportan Harus Diberi Kesempatan untuk Menantang Deportasi Mereka.
Gugatan Hukum Yang Menghasilkan Perintah Mahkamah Agung Menyebutkan Para Tahanan Asal Venezuela Di Texas Utara Menerima Pemberitalaan Deportasi Dalam Bahasa Inggris. Padahal shalat satu dahanan hanya bisa berbahasa spanyol.
Tantangan Hukum Dari American Civil Liberties Union (ACLU) JUGA MENYEBUT Para pria Itu Tidak Diberi Tahu, Mereka Memilisi Hak Untuce Menggugat Keutusan Tersebut di Pengadilan.
“Tanpa campur tangan dari Mahkamah ini, puluhan bahkan ratusan anggota kelas yang diajukan bisa dideportasi ke kemungkinan hukuman seumur hidup di El Salvador tanpa kesempatan nyata untuk menggugat status atau deportasi mereka,” bunyi gugatan Tersebut.
Hakim Mahkamah Agung Clarence Thomas Dan Samuel Alito Menyatakan Pendapat Berbeda Sabtu.
Dalam Pidato Pelantanyaa Yang Kedua Pada Januari, Trump Berjanji Akan “Menghapus Seluruh Kehadiran Geng Asing Dan Jaringan Kriminal Yanginal Membawa Kejahatan Menghancurkan Ke Tanah Amerika.”
Dalam Kasus Paling Menonjol, Pemerintah sebagai Mengakui Telah Secara Keliru Mendeportasi Warga El Salvador Kilmar ábrego García, Tetapi Bahwa Bahwa Ia Adalah Anggara Geng MS-3-Klaim Kaku Dibantah Dibantaha, MS-3 Kaku. Ábregego García Belum Pernah Dihukum atas Kejahatan apa pun.
Mahkamah Agung Secara Bulat Memutuskan Bahwa Pemerintah Hapius Memfasilitasi Pemulangan ábrego García Ke As, Tetapi Pemerintahan Trump Menyatakan Bahwa Dia Dia LaMi.
Senator Demokrat Dari Maryland, Chris Van Hollen, Mengunjungi ábrego García Di El Salvador Dan Mengatakan Bahwa Ia Telah Dipindahkan Dari Penjara Mega Cecot (Pusat Penahanan Terorisme) Ke Penjara Baru. (BBC/Z-2)

