
Tim Gabungan Dari Badan Sar Nasional (Basarnas) Dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (Kkp) Melakukan Evakuasi Jenazah Seorang Penumpang Kapal KM Kelud Yang Meninggal Dunia Saat Perjalanan Dari Pelabuhan Belawan, Medan Menuju Batam.
Korban Diidentifikasi Sebagai Adrina, 42, Waraga Perumahan Masyeba Kota Batam, Yang Sedang Melakukan Perjalanan Pulu Bersama Suami Dan Dua Anaknya Uentang Berkunjung Ke Medan Jeli Perayaan Lebaran.
Kepala Cabang Pt Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, Membenarkan Informasi Tersebut. “Benar, Ada Satu Penumpang Meninggal Dunia. Korban Seoran Perempuan Dewasa, USIA SEKITAR 42 TAHUN. Kejadian ini terjadi saat kapal sedang Berlayar Dari Belawan menuJu Batam,” Katanya Saat Dikonfirmasi Wartawan, “Katananya.
Menurut dia, insiden tersebut terjadi tak lama setelah kapal Bertolak Dari Pelabuhan Belawan. Korban dilaporkan tiba-tiba tidak sadarkan diri dan segegera mendapat penangana medis Dari petugas kesehatan di Kapal.
Berkat Respons Cepat Dari Pihak Basarnas Dan KKP, Jenazah Berhasil Dievakuasi Saat Kapal Masih Berada Di Perairan Sekitar Belawan. “Karena Kapal Masih Berada Di Sekitar Belawan, KKP Dan Basarnas Langsung Menjemput Ke Kapal Dan Menurunkan Korban Di Belawan,” Ujarnya.
Berdasarkan Catatan Dokter Kapal, Korban Diduga Meninggal Akibat Serangan Jantung, Meskipun Peyebab Pasti Kematian Masih Dalam Penelusuran. “Kamis Masih Menunggu Informasi Lebih Lanjut, Termasuk Peyebab Kematian,” Tambahnya.
Darahahui, KM Kelud Berangkat Dari Pelabuhan Belawan Pada Kamis Siang Dan Dijadwalkan Tiba Di Batam Pada Jumat Siang. Korban Sebelumnya membeli tiket pulu pergi ke batam menuju ju belawan odalanan mudik lebaran bersama keluarganya. (H-1)

