Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd

    May 7, 2026

    Tekanan Bayern yang terlambat tidak cukup saat PSG kembali ke final Liga Champions

    May 7, 2026

    Bonnie Tyler pulih setelah dibawa ke rumah sakit untuk operasi

    May 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd
    • Tekanan Bayern yang terlambat tidak cukup saat PSG kembali ke final Liga Champions
    • Bonnie Tyler pulih setelah dibawa ke rumah sakit untuk operasi
    • Polanski mengatakan dia salah jika mengklaim dirinya adalah juru bicara Palang Merah
    • Mantan pemimpin dewan dipenjara karena melakukan pelecehan seksual terhadap pria muda
    • Superstar Spanyol Rosalía mencapai surga saat turnya tiba di London
    • Gruff Rhys bergabung dengan kritik surat suara pos Senedd di Cardiff
    • Kapal pesiar dengan wabah hantavirus akan berlayar ke Kepulauan Canary
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Thursday, May 7
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Ekonomi»Paranganan Kasus Kekerasan Dinilai Masih Setengah Hati
    Ekonomi

    Paranganan Kasus Kekerasan Dinilai Masih Setengah Hati

    ByApril 9, 2025No Comments3 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Paranganan Kasus Kekerasan Dinilai Masih Setengah Hati
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Paranganan Kasus Kekerasan Dinilai Masih Setengah Hati
    Ilustrasi Kekerasan Seksual (Dok: 123RF)

    Kasus Pelecehan Seksual Yang Dilakukan Dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjadjaran (Unpad) KEMBALI BEMUKA BOROK PENIGANAN KERKERASAN SKSUAL Di Lingkungan Pendidikan Tinggi. Meski Unpad telah menjatuhkan Sanksi Penghentian Program Permanen Residen Terhadaap Pelaku, Langkah Itu Dinilai Belum Menyentuh Aspek Keadilan Yang Lebih Dalam.

    “Masalahnya Ada Dua. Pertama, Ada Aturan Di Tingkat Kementerian Yang Seolak Memberi Kampus Kewenangan Seperti Penyidik ​​Twaktelesaan Kasus Kekersan Sekara Internal,” Ujar Aktivis Perempuan Eva K. Sundari.

    “Ini Tidak Mendatangkan Keadilan Bagi Korban. Kampus Seolah Jadi Hakim Sendiri, Padahal Bukan Wewenangnya,” Imbuh Dia.

    BACA JUGA: Proses Dukung Penuh Unpad

    Menurutnya, Kampus Sering Kali Hanya Anggota Sanksi Administratif, Tanpa Memastikan Pelaku Benar-Benar Bertanggung Jawab Secara Hukum. “Biasianya Pelaku Dikeluarkan, Paling Keras, Lalu Kerja Lagi Di Kampus Lain. Lalu Keadilan Bagi Korban Gimana, Dong?” Ujarnya.

    IA Menankan Pentingnya Kolaborasi Antara Kampus Dan Aparat Penegak Hukum untuk memastikan memastikan Hukum Berjalan Terbuka Dan Adil. KAMPUS, LANJUT EVA, SEHARUSYA KERJA BARENG DENGAN POLRES SETEMPAT. Apalagi di Kampus seperti unpad dan ugm Yang memilisi fakultas hukum, sehingga bisa dimanfaatkan unkikan Bantuan Hukum bagi Korban.

    Selain itu, ia menyebut Dukungan PSIKOLSI SANGAT KRUSIAL. “Unpad Dan Ugm Panya Fakultas Psikologi. ITU BISA BANGET DIMANFAATKAN BUAT Konseling Korban. Tapi Sering Kali Yang Diurus Hanya Prosedur, Bukan Pemulihan,” Jelasnya.

    BACA JUGA: Residen Anestesi Unpad Pelaku Pemerkosaan Dilarang Lanjutkan Pendidikan Seumur Hidup

    Ia Menyayangkan Lemahnya Komitmen Pimpinan Kampus Dalam Membentuk Sistem Penanganan Yang Berpihak Pada Korban. Padahal Kampus memilisi potensi sumber daya tutkul menang kasus Kekersan. Pimpinan pimpinan yang terpencing untuk gugus tugas pembusukan yang operasional.

    “Gugus Tugas Adanya Yang Difasilitasi Kampus Akan Membangkitkan Korban Korban untuk melapor,” Tegasnya.

    Namun, Jika Penanganan Dilakukan Sparuh Hati, Korban Justru Makin Ciut Nyali Sementara Pelaku Semakin Pongah. Perkara Ini Bukan Hanya Soal Sanksi, Tetapi Menciptakan Kultur Kampus Yang Aman Dan Berkeadilan.

    UNTUK Pencegahan, Eva Menilai Perlu Adanya Prinsip Zero Toleransi Terhadap Kekerasan Seksiual Ke Statuta University. Kemudian, Kampus JuGA HARUS Membuat Instrumen Penegakanyaa, Seperti di Kurikulum, Ekstrakulikuler Hingga Material Ospek.

    “Gugus Tugas Bikin Yang Komprehensif Dan Tegakin Prinsip Prin Korban. Jadi Kelihatan Serius Dan Enggak Berani Utama,” Pungkas Dia. (M-2)

    Dinilai Hati Kasus Kekerasan masih Paranganan Setengah
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Protes mungkin perlu dihentikan dalam beberapa kasus, saran PM

      May 2, 2026

      Saksikan: Pelari vs robot di setengah maraton Tiongkok

      April 19, 2026

      Ratusan pelaku pelecehan saya masih ada di luar sana, kata korban saat penyelidikan perawatan diluncurkan

      March 31, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025114

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 202570

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202556

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202548
      Don't Miss
      politik

      Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd

      ByMay 7, 20260

      Pada hari Rabu, juru bicara dewan Cardiff mengatakan: “Setelah diskusi lebih lanjut dengan penyedia cetakan…

      Tekanan Bayern yang terlambat tidak cukup saat PSG kembali ke final Liga Champions

      May 7, 2026

      Bonnie Tyler pulih setelah dibawa ke rumah sakit untuk operasi

      May 7, 2026

      Polanski mengatakan dia salah jika mengklaim dirinya adalah juru bicara Palang Merah

      May 6, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Kesalahan pemungutan suara melalui pos menyebabkan 1.300 orang tidak memiliki surat suara menjelang pemilu Senedd

      May 7, 2026

      Tekanan Bayern yang terlambat tidak cukup saat PSG kembali ke final Liga Champions

      May 7, 2026

      Bonnie Tyler pulih setelah dibawa ke rumah sakit untuk operasi

      May 7, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested