Close Menu
BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    What's Hot

    Harry dan Meghan bertemu dengan para penyintas penembakan Bondi

    April 17, 2026

    Pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri akan meninggalkan jabatannya setelah perselisihan pemeriksaan Mandelson

    April 17, 2026

    Christine Baranski mengatakan debut West End adalah 'mimpi yang menjadi kenyataan'

    April 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Harry dan Meghan bertemu dengan para penyintas penembakan Bondi
    • Pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri akan meninggalkan jabatannya setelah perselisihan pemeriksaan Mandelson
    • Christine Baranski mengatakan debut West End adalah 'mimpi yang menjadi kenyataan'
    • Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City
    • Starmer tidak tahu Mandelson gagal dalam pemeriksaan, kata pemerintah
    • Lana Del Rey akan menyanyikan tema untuk game James Bond baru
    • Inggris bersiap menghadapi kekurangan pangan dalam skenario terburuk perang Iran
    • Perekonomian Inggris tumbuh lebih cepat dari perkiraan menjelang perang Iran
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Friday, April 17
    • Home
    • Cerita Teratas
    • Ekonomi
    • politik
    • Hiburan & Seni
    • Teknologi
    BestGDTopics – Berita Terkini Indonesia
    Home»Ekonomi»Paranganan Kasus Kekerasan Dinilai Masih Setengah Hati
    Ekonomi

    Paranganan Kasus Kekerasan Dinilai Masih Setengah Hati

    ByApril 9, 2025No Comments3 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Paranganan Kasus Kekerasan Dinilai Masih Setengah Hati
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Paranganan Kasus Kekerasan Dinilai Masih Setengah Hati
    Ilustrasi Kekerasan Seksual (Dok: 123RF)

    Kasus Pelecehan Seksual Yang Dilakukan Dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjadjaran (Unpad) KEMBALI BEMUKA BOROK PENIGANAN KERKERASAN SKSUAL Di Lingkungan Pendidikan Tinggi. Meski Unpad telah menjatuhkan Sanksi Penghentian Program Permanen Residen Terhadaap Pelaku, Langkah Itu Dinilai Belum Menyentuh Aspek Keadilan Yang Lebih Dalam.

    “Masalahnya Ada Dua. Pertama, Ada Aturan Di Tingkat Kementerian Yang Seolak Memberi Kampus Kewenangan Seperti Penyidik ​​Twaktelesaan Kasus Kekersan Sekara Internal,” Ujar Aktivis Perempuan Eva K. Sundari.

    “Ini Tidak Mendatangkan Keadilan Bagi Korban. Kampus Seolah Jadi Hakim Sendiri, Padahal Bukan Wewenangnya,” Imbuh Dia.

    BACA JUGA: Proses Dukung Penuh Unpad

    Menurutnya, Kampus Sering Kali Hanya Anggota Sanksi Administratif, Tanpa Memastikan Pelaku Benar-Benar Bertanggung Jawab Secara Hukum. “Biasianya Pelaku Dikeluarkan, Paling Keras, Lalu Kerja Lagi Di Kampus Lain. Lalu Keadilan Bagi Korban Gimana, Dong?” Ujarnya.

    IA Menankan Pentingnya Kolaborasi Antara Kampus Dan Aparat Penegak Hukum untuk memastikan memastikan Hukum Berjalan Terbuka Dan Adil. KAMPUS, LANJUT EVA, SEHARUSYA KERJA BARENG DENGAN POLRES SETEMPAT. Apalagi di Kampus seperti unpad dan ugm Yang memilisi fakultas hukum, sehingga bisa dimanfaatkan unkikan Bantuan Hukum bagi Korban.

    Selain itu, ia menyebut Dukungan PSIKOLSI SANGAT KRUSIAL. “Unpad Dan Ugm Panya Fakultas Psikologi. ITU BISA BANGET DIMANFAATKAN BUAT Konseling Korban. Tapi Sering Kali Yang Diurus Hanya Prosedur, Bukan Pemulihan,” Jelasnya.

    BACA JUGA: Residen Anestesi Unpad Pelaku Pemerkosaan Dilarang Lanjutkan Pendidikan Seumur Hidup

    Ia Menyayangkan Lemahnya Komitmen Pimpinan Kampus Dalam Membentuk Sistem Penanganan Yang Berpihak Pada Korban. Padahal Kampus memilisi potensi sumber daya tutkul menang kasus Kekersan. Pimpinan pimpinan yang terpencing untuk gugus tugas pembusukan yang operasional.

    “Gugus Tugas Adanya Yang Difasilitasi Kampus Akan Membangkitkan Korban Korban untuk melapor,” Tegasnya.

    Namun, Jika Penanganan Dilakukan Sparuh Hati, Korban Justru Makin Ciut Nyali Sementara Pelaku Semakin Pongah. Perkara Ini Bukan Hanya Soal Sanksi, Tetapi Menciptakan Kultur Kampus Yang Aman Dan Berkeadilan.

    UNTUK Pencegahan, Eva Menilai Perlu Adanya Prinsip Zero Toleransi Terhadap Kekerasan Seksiual Ke Statuta University. Kemudian, Kampus JuGA HARUS Membuat Instrumen Penegakanyaa, Seperti di Kurikulum, Ekstrakulikuler Hingga Material Ospek.

    “Gugus Tugas Bikin Yang Komprehensif Dan Tegakin Prinsip Prin Korban. Jadi Kelihatan Serius Dan Enggak Berani Utama,” Pungkas Dia. (M-2)

    Dinilai Hati Kasus Kekerasan masih Paranganan Setengah
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

      Related Posts

      Ratusan pelaku pelecehan saya masih ada di luar sana, kata korban saat penyelidikan perawatan diluncurkan

      March 31, 2026

      Hotel Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris Melayani dengan Hati

      March 14, 2026

      Live Nation mencapai penyelesaian dalam kasus monopoli AS

      March 9, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Top Posts

      Negara Yang Selalu Ada Dalam Dunia Fikssi

      April 25, 2025113

      Sleebew: Istilah Dalam Bahasa Gaul Yang Populer

      May 1, 202560

      Sadap WA: Cara Mudah & Aman? Cek Faktanya!

      May 27, 202552

      Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan, BerIKUT BACAAN NIATYA

      June 20, 202548
      Don't Miss
      Cerita Teratas

      Harry dan Meghan bertemu dengan para penyintas penembakan Bondi

      ByApril 17, 20260

      Pada hari keempat kunjungan mereka ke Australia, pasangan kerajaan tersebut memberikan penghormatan kepada 15 orang…

      Pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri akan meninggalkan jabatannya setelah perselisihan pemeriksaan Mandelson

      April 17, 2026

      Christine Baranski mengatakan debut West End adalah 'mimpi yang menjadi kenyataan'

      April 17, 2026

      Andrew diundang untuk melepaskan Freedom of City

      April 17, 2026
      Stay In Touch
      • Facebook
      • Twitter
      • Pinterest
      • Instagram
      • YouTube
      • Vimeo
      About Us

      Selamat datang di BestGDTopics.com, sumber terpercaya Anda untuk berita terkini dan informasi mendalam dalam berbagai kategori seperti Cerita Teratas, Ekonomi, Politik, Hiburan & Seni, serta Teknologi.

      Kami berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat, terkini, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Dengan tim yang berdedikasi, kami menghadirkan liputan mendalam, analisis yang tajam, dan sudut pandang yang beragam untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi yang tepat.

      Our Picks

      Harry dan Meghan bertemu dengan para penyintas penembakan Bondi

      April 17, 2026

      Pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri akan meninggalkan jabatannya setelah perselisihan pemeriksaan Mandelson

      April 17, 2026

      Christine Baranski mengatakan debut West End adalah 'mimpi yang menjadi kenyataan'

      April 17, 2026
      Categories
      • Cerita Teratas
      • Ekonomi
      • Hiburan & Seni
      • politik
      • Teknologi
      © 2026 Bestgdtopics. Designed by webwizards7.
      • Syarat dan Ketentuan
      • Kebijakan Privasi
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Newsletter Signup

      Subscribe to our weekly newsletter below and never miss the latest product or an exclusive offer.

      Enter your email address

      Thanks, I’m not interested