
Ratusan Ribu Jemaah Dari Berbagai Daerah Menghadiri Peringatan Wafat (Haul) Ulama Besar Kalimantan Selatan, Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (Datu Kalampayan) Ke-219, Sabtu (5/4). Haul Dipusatkan Di Mesjid TuhfataRroghibin, desa dalam pagar ulu, Kabupaten Banjar.
Selain Dihadiri Jemaah Dari Berbagai Daerah Kegiatan ini Jagi Dihadiri Para Pejabat Daerah Seperti Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Forkompinda Provinsi Kalsel, Bupati Banjar, Para Habaib Alimin Ulama.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rosyanto Yudha Hermawan, Di Sela-Sela Kegiatan Haul Anggota Apresiasi Atas Terselenggarananya Acara Yang Memperuat Nilai-Nilai Keagama Dan Kebudayaan Masyarakat Banjar.
“Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari Adalah Ulama Besar Yang Mewaris Nilai-Nilai Luhur Agama Dan Pendidikan. Semoga Haul Ini Menjadi Momentum untuk Memperuat Ukhuwah Islamiyah Dan Semang Perhatuan,” Ujarnya.
Acara Haul Diisi Gelan Pengaji, Pembacaan Maulid Habsyi, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an, Pembacaan Manakif Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan), Dan Pembacaan Do'a.
Kapolda Kalsel, Irjen Rosyanto Yudha Hermawan Ragu Turun Langsung Memimpin Pengamanan Guna Memastikan Pelaksaan Haul Berjalan Aman, Lancar, Terb, Dan Khidmat.
Sebanyak 320 Personel Dekerahkan untuk Melakukan Pengamanan, Pengaturan Lalulintas Dan Patroli Selama Pelaksaan Haul Datu Kalampayan Berlangsung. Pada Bagian Lain, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Mengungkapkan Rasa Syukur Dan Kebangga Sebagai Bagian Dari Masyarakat Banua Yang Denkenal Melahirkan Banyak Ulama Besar.
“Kalsel Merupakan Tempat Lahirnya Para Alim Ulama Yang Tak Hanya Anggota Cahaya Di Banua, Tapi Jagi Menyebar Hingga Penjuru Nusantara Dan Mancanegara,” Ucapnya.
Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary Atau Datu Kelampayan Merupakan Salah Satu Ulama Besar Asal Kalsel Yang Warisan Keilmeanana Diakui Dunia. Salah Satunya Kitab Sahbilal Muhtadin Yang Diabadikan Menjadi Nama Mesjid Raya Sahbilal Muhtadin. (DY/E-4)