
Kementerian Perumahan Dan Kawasan Permukiman (PKP) Resmi Meluncurkan Kanal Kanal Konsumen Perumatan Terpadu Bernama Benar-pkp (Bantuan edukasi Dan Asistensi Ramah untuk Konsumen Pengadu Perumatan) PAYA AKHIR MARET LALU. Kanal Ini DigAdang-Garang Sebagai Pintu Masuk Baru Bagi Masyarakat Yang Merasa Dirugikan Dalam Transaksi Perumatan TuTUK Menyampaankan Keluhan-DENGANGAN HARAPAN Tak SEKADAR BERAKHIR SEBAGAI Formalitas Birokrasi.
“Layanan Benar-PKP ini Kami Rancang unkuk Menjagab Aspirasi Masyarakat, Termasuk Kasus-Kasus Besar Seperti Meikarta. Jangan Ragu, Tegaki Hukum Tanpa Pandang Bulu. Prabowo, ”Tegas Menteri PKP, Maruarar SiraitDalam Peluncuranya.
Masyarakat Kini Bisa Langsung Menyampaikan Pengaduan Melalui whatsapp di nomor 081288888911. Menurut maruarar, atuu akrab disapa ara, pihaknya siap prsekaKatan juKATI setiap laporan yang yang yang yang yANGUKAK PENKATI PENKATI SETIAP LAPORAN YANGAN YANGAN YANGAN YANGUKNAF PENKANK PENKATI PENKATI LAPORAN YANGAN YANGAN YANGUKAIF PENKAND PENDAP
Namun, Angka-Manka Menunjukkan Bahwa Tantangan Tak Rinan. Berdasarkan Data Tahun 2024, Pengaduan di Sektor Perumatan Konsisten Masuk Tiga Besar Masalah Konsumen Versi ylki dan bpkn. Sebanyak 270 Aduan TercatatTAHUN LALU – 116 ADUAN MASUK KE BPKN, 61 KE DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR, 49 KE YLKI, DAN 35 MELLALUI APLIKASI SP4N/LAPOR KEMENPANRB.
Sementara Itu, Sejak Awal 2025 Hingga Kini, Suda 7 PENU BARU DITERIMA OLEH KEMENTERIAN PKPsemuanya Masih Dalam Proses Tindak Lanjut. Peranyaanya: Akankah Benar-PKP Mampu Mempercepat Penyelesaian Dan Menegakin Keadilan, Atau Hanya Melampial Pelampiasan Yang Tak Berujung?
Benar-PKP Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Saluran Aduan, Tapi Rona Diklaim Sebagai Pusat Edukasi Dan Pemantapan Kepstian Hukum Bagi Konsumen Perumatah. Kanal ini Dikelola Oleh SATGAS PENGADUAN PERUMAHANYang Terdiri Dari PKP KEMENTERIAN UNCUR, BPKN, YLKI, BP TAPERA, BANK BTN, Serta Asosiasi Pengembang – Sebuah Komposisi Yang Menarik, Namun Menyisakan Pertanyaan Soal Independensi Dan Efektivita.
Rini, Dari Perkumpulan Komunitas Peduli Konsumen Meikarta, Menyambut Baik Baik Peluncuran Kanal Ini. Namun ia buta menuntut kepastian Konkret.
“Kami Tenjak Butuh Janji – Kami Ingin Penyelesaan. Kami Ingin Uang Kami Kembali Karena Unit Yang Dijanjikan Tak Pernah Terwujud,” Tegas Rini.
DENGAN BEBAN MASA LALU DAN HARAPAN BESAR DI Pundaknya, Benar-PKP AKAN DIUJI BIukan Hanya OLEH JUMLAH ADUAN, Tetapi OLEH KEMAMPUANANA MENYELESAIKAN AKAR MASALAH DALAM INDUSTRI PERUMAHAN KERAPAP TAKOM PADA. (Z-10)