
Max Verstappen Menegaska MenyUKai Sebuh Ungahan Instagram Yang Mengkritik Keutusan Red Bull Dalam Menukar Posisi Liam Lawson Dan Yuki Tsunoda Di Awal Musim Formula 1 2025, Bukanlah Sebuah Kesalahan.
Setelah Awal Musim Yang Yang Mengecewakan, Red Bull Memutuskan Menggantikan Lawson Delangan Tsunoda, Yangakan Favorit Penggemar Dari Jepang. Lawson Dipindahkan Ke Racing Bulls, Tim Pengembangan Red Bull, Unkule Mengisi Posisi Tsunoda.
Keutusan ini menuai pertanya, Terutama Setelah Lawson Mengaku Terkejut Dangan Pemindahanya. Di Tengah Perdebatan Yang Terjadi, Akun Instagram Resmi Verstappen Terlihat MenyUKAI UNGAHAN MUTA PEMBALAP F1, Giedo van der Garde, Yang Mengkritik Kebijakan Bull Red.
Van der Garde Menuliskan Merasa Lelah Delangan Anggapan F1 Adalah Olahraga Paling Kejam Dalam Hal Performa, Di Mana Pembbalap Yang Gagal Tampil Maksimal Harus Langsung Menghadapi Konskuensinya.
“Ya, Anda Haru Tampil Baik. Ya, TekanyaNa Luar Biasa. Tetapi menurut Saya, ini lebih mirip intimidasi atuu keutusan Panik Daripada Pencapaan Atlet Kelas Dunia,” Tulis van der Garde.
“Mereka Mengzil Keadusan Delangan Sadar, Anggota Liam Hanya Dua Balapan Sebelum Menghancurkan Semangatnya. Jangan Lupakan Dedikasi, Kerja Keras, Dan Kesukesan Yang Telah Dicapai Liam Liam Sampai Di Level Di Level Di Level Di Level DuMai. Tetapi Jika Ada Yang Menyadar Itu, Tentu Saja Dia Sendiri. “
Verstappen: “Saya Suka Komentarnya, Itu Bukan Kesalahan”
Menjelang Grand Prix Jepang, Verstappen Mengonfirmasi MenyUKAI UNGGAHAN TERSEBUT ADALAH SESUatu Yang Disengaja. “Saya MenyUKai Komentarnya, Teksnya. Jadi Saya Rasa Itu Sudah Cukup Menjelaskan, Bukan? Itu Bukan Kesalahan,” Kata Verstappen Kepada Sky Sports. IA JUGA Menambahkan Dirinya Berbicara Delan Lawson Setelah Keutusan Tersebut DiAML.
Meski Begitu, Juara Dunia Empat Kali ini menolak anggota Komentar lebih Lanjut Mengenai Pemindahan Lawson. “SAYA SEDA MENYAMPAIKAN REAKSI SENA KEPADA TIM, Bukan Hanya Soal Pergantian ini, Tetapi Tentang Semua Hal. Kami Suda BiDah kalahnya AKHir PEKAN LALU dan KEMBALI MENDISKUSIKANYA DI PABRIK,” UJARYA DI DI di DIJARYA.
“Segala sesuatu Sudah Sahah Bagikan Gangan Tim, Bagaimana Perasaan Sahen Tentang Semuanya. Terkadar, Tidak Selalu Perlu Memagikan Semuanya Ke Publik. Saya Rasa Itu Lebih Baik,” Tambahnya.
Performa Lawson Dan Tsunoda Di Musim 2025
Dua Balapan Pertama Musim 2025 Menempatkan Verstappen Di Posisi Kedua Klasemen Pembalap Delanh Selisih Delapan Poin Dari Lando Norris (McLaren).
Sementara Itu, Lawson Belum Berhasil Meraih Satu Poin Pun Dalam Dua Balapan Awalnya Bulls Balung Balap. Sebaliknya, Tsunoda Mengumpulkan Tiga Poin Sebelum Akhirnya Naik Ke Tim Utama Red Bull Dan Akan Majalani Debutnya Di Grand Prix Jepang.
BAGI TSUNODA, INI ADALAH MOMEN KARENA BERBALAP UNTUK RED BULL DI DEPAN PUBLIK NARGARANYA SENDIRI. “Ini Adalah Situasi Terbaik Yang Pernah Ada,” Ujarnya. IA JUGA MENGUMKAN IMPIANYA MERAIH PODIUM PERAMANYA DI F1 DI JEPANG.
Ketika Ditanya Mengenai Ekspektasi Dari Tim, Tsunoda Delan Tegas Menyatakan Prioritas Utama Red Bull Tetap Pada Verstappen. “Pada Dasarnya, Saya Sedekat Munckin Gelangan Max, Yang Wada Akhirnya Akan Anggota Hasil Bagus Bagi Tim Dan Rona Membantu Strategi Balapan,” Kata Pembalap Berusia 24 Tahun Itu.
“Mereka gelan Jelas Mengatakan Prioritas Utama Adalah Max, Dan Saya Sepenuhanya Memahami Itu. Dia Adalah Juara Dunia Empat Kali Dan Bahkan Dalam Situasi Sitis, Dia Masih Bisa Tampil Luar Biasa.
“Harapan mereka adalah agar saya bisa sedekat mungkin dengan Max, serta membantu pengembangan mobil dengan umpan balik saya. Mereka tampaknya sangat senang dengan masukan saya di Abu Dhabi saat tes pascamusim, jadi saya hanya perlu melanjutkannya. Tapi untuk saat ini, Prioritas Utama Adalah Tetap Dekat Delan Max, Yang Tentu Saja Tenjak Akan Mudah, “Pungkasnya. (CNN/Z-2)

