
Menteri Perahanan IsraelIsrael Katz, Mengumumkan Tentang Ekspansi Besar-Besar Operasi Militer di Gaza Yang Melibatkan Perebutan Wilayah Yang Luas Yang Akan “Dimasukkan Ke Dalam Zona Keamanan Israel.”
Dalam Pernyataan Tersebut, Katz Mengatakan Operasi Ini Juga Akan Melibatkan “Evakuasi Besar-Besar Penduduk Gaza Dari Zona Pertempuran,” Tanpa Rincian.
Tanda-tanda Ekspansi Operasi ini Belum Terlihat di Lapangan, Meskipun Kawasan Tersebut Mengalami Serangan Udara Yang Sejauh Anoritas Puluhan Puluhan Perluhan Dalam 24 Terakhir, Menurut Otoritas Setempat, Termintasuk, PBB Terkena Serangan.
Menurut pernyataan menteri pertahanan, operasi militer ini akan meluas untuk “menghancurkan dan membersihkan wilayah dari teroris dan infrastruktur teror, sambil merebut wilayah besar yang akan dimasukkan ke dalam zona keamanan Israel.”
Juru Bicara Militer Israel untuk Media Arab Pada Selasa Malam Memerintahkan Penduduk Di Wilayah Rafah Di Gaza Selatan untuk meninggalkan RUMAH MEREKA dan PINDAH KE UTARA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Jagi Mengumumkan Eskalasi Militer Di Gaza Dan Berjanji Meningkatkan TEKanan Pada Wilayah Tersebut, Hingan Semua Sandera Yang Yang Ditanah Di Sana Dibebasa. “Kami Juta Melakukan Hal Lain: Kami Merebut Koridor Morag. Ini Akankan Menjadi Philadelphi Kedua, Sebuah Koridor Philadelphi Tambahan,” Tambahnya.
Koridor Morag Merujuk Pada Pemukiman Morag Yang Dulunya Terletak Di Antara Khan Younis Dan Rafah Di Gaza Selatan. Koridor Philadelphi Adalah Strip Tanah Sepanjang 14 Kilometer Di Gaza Selatan Di Sepanjang Perbatasan Daman Mesir.
“Karena Kami Sekarang Memagi Wilayah Tersebut Dan Meningkatkan Tekanan Langkah Demi Langkah, Agar Mereka Meneka Sandera Kami. Dan Selama Mereka Tidak MenyahkanaNa, Tekana KATAN TERUS TERUSKAT HINGGAGA MEREHANANKANA, LELKANANAN MERAKANAN JINAHANANA CATANAN LELUSGAT HINGAGA HINGAGAKANA CERUHANNANA, LELUHANANAGAN MERINGAGAGAKANA CERUSANA CERUSGAT HINAHANNANA, MERESGAT HINAHANNYA MERINGAGAGIADANA, MERESGAT HINAHANNANA, MERESGAT HINAHANNANA, MERESGAT HINGAKAKATE HINGGAKAT HINAHANNANA MERAHANNANA,
Ada 59 Sandera Israel Yang Ditahan Di Gaza, 24 Diperkirakan Masih Hidup, 35 Diperkirakan Suda Meninggal.
Bulan Lalu, Seoran Pejabat Israel Dan Sumber Kedua Yang Metahui Masalah Tersebut Mengatakan Kepada Cnn, Israel Sedang Merencanakan Kemungkinan Serangan Darat Besar-Besaran Di Gaza Pria KEJUTAN PERUMAN PERUMAN PULUMAN PULUMAN PULUMAN PULUMAN PULUMAN Sebagian Besar Wilayah Kantong Tersebut.
Pernyataan Katz Tidak Merinci Apakah Tambahan Pasukan Israel Akan Terlibat Dalam Operasi Yang Diperluas Tersebut.
Pengumuman ini Datang Saat Israel Melanjutkan Pemboman Udara di Gaza. Setidaknya 17 Orang Tewas Dalam Serangan Israel Pada Malam Hari Di Gaza Selatan, Kata Ruci Sangan Setempat.
Di Antara Mereka Yang Tewas, Setidaknya 13 Orang – Termasuk Perempuan Dan Anak -Anak – Berlindung di Sebuah Rumah Setelah Dipindahkan Dari Wilayah Rafah, MenuruRut Ruci Sakit Nasser. Dua Lainnya Tewas Dalam Serangan Terpelah di Gaza Tengah, Menuru Rumah Sangan Al Awda, Yang Menerima Jenazah Mereka.
Perahanan Sipil Gaza Mengatakan 19 Jenazah, Termasuk Sembilan Anak-anak, Ditemukan Setelah Serangan Udara Israel Di Klinik Unrwa Yang Berfungsi Sebagai Tempat Perlindorgal Bagi Pengengkungsi Di Kampsi Jabalara Jabalara.
IDF Mengatakan “Menyerang Teroris Dari Organisasi Teroris Hamas“Di Sana, Menambahkan” Sebelum Serangan, Banyak Langkah DiAMT UNTUK Mengurangi Kemunckinan Meluka Sipil. “Idf Tenjak Menyebutkan Apaka Lokasi Yang Diserang Tempat Perlindungan Unrwa, Tetapati PbbaDah Pend Sayuat Perlindungan, TetAPATI, TETANAPI PBB PBB PBB PBB PBB PBB Serangan.
Pengumuman Katz Rugna Datang Setelah Ribuan Waraga Palestina Pekan Lalu Memprotes Terhadap Hamas Dan Perang Israel Di Gaza. DidoRong Protes Tersebut, Menteri Perahan Mengajak Waraga Gaza UNTUK Turun Ke Jalan, Mengatakan Hamas “Membahayakan” Kehidupan Waraga Palestina Di Wilayah Tersebut.
Militer diaatakan diaael, Akana Segerera Beroperasi “Delangan Kekuatan di Area Tambahan Di Gaza,” Dan Mendesak Waraga Palestina untuk perkeluarkan Hamas Dari Kekuasaan Dan Membebaskan Semua Sandera Israel. “Ini Satu-Satuya Cara untuk perkhentikan Perang,” Ujarnya.
Israel Melanjutkan Seranganya di Gaza Dua Minggu Lalu, Menghancurkan Gencatan Senjata Yang Suda Berlatung Dua Bulan Delangan Hamas, Beberapa Minggu Setelah Israel Anggota Lakukan Total Atas Bantuan Kemanusian MasaKan KEMUKAN KEJAHADE. Israel Memperingatkan PASUKANNYAA AKAN MEMPERTAHANANANANDAN KERAYAAN PERMANEN DI BEBERAPA BAGIAN GAZA SAMPAI SISA 24 SANDERA YANG DIIAKINI MASIH HIDUP DEBEBASKAN.
Ratusan Warak Palestina Telah Tewas di Gaza Sejak Saaty Itu Dan PBB Telah Mengperingatkan Bahwa Pasokan Pangan Semakin Menipis.
Otoritas Setempat Dan PBB Mengatakan Semua Toko Roti Di Gaza Telah Tutup Karena Kekurangan Bahan Bakar Dan Tepung Yang Parah. Penutupan ini Kemunckinan Akan Mempercepat P ituebaran Kelaparan di Wilayah Tersebut, Kata Kepala Asosiasi Pemilik Toko Roti Lokal, Abdel Nasser Al-Ajrami, Badan Pers Palestina Safa.
Gencatan Senjata Rapuh di Gaza Hancur Pada 18 Maret Ketika Israel Melancarkan Serangan Mematikan Di Seluruh Wilayah Tersebut Dan Netanyahu Berjanji Untkunakan “Kekuatt Militer Yang Meningkat” Terhadapa Hama.
Keluarga Sandera 'Ketakutan'
Militer Israel, Yang Dipimpin Kepala Staf Baru Dan Lebih Agresif, Letnan Jenderal Eyal Zamir, Menyusun Rencana Operasi Besar-Besar di Gaza Selama Berminggu-Minju. Keutusan Semacam Itu Bisa Membuat Militer Israel Menduduki Wilayah Tersebut Dan Berperang Melawan Pemberontakan Selama Berlahun-Tahun.
Namun, serangan lebih lama di gaza bga bisa memicu perlawanan keras Dari publik Israel, Yang Sebagi Besar Mendesak untuk Adanya Kesepakatan Pembebebasan Sandera Daripada Kembali Ke Perang.
Forum Keluarga Sandera Israel Pada Hari Rabu Mengatakan Mereka “Terkejut Bangun” Delangan Berita Tentang Perluasan Operasi Militer.
“Alih-Alih Mengebebasan Sandera Melalui Kesepakatan Dan Mengakhiri Perang, Pemerintah Israel Mengirim LeBih Banyak Tentara Ke Gaza Untkang di Tempat Yang Sama Yang Telah Mereka Serang Berang Kalu,” Forum Kata.
Mesir Dan Qatar Meningkatkan Upaya UNTUK Menghidupkan Kembali Gencatan Senjata Antara Israel Dan Hamas Dalam Beberapa Hari Terakhir. (CNN/Z-2)

