
Dprd Kota Bogor Jawa Barat Mengevaluasi Pemerintah Daerah Setempat Dalam Menanggulangi Bencana Alam Hidrometeorologi Yang Terjadi Di Kota Hujan Beberapa Waktu Lalu.
SEJUMLAH EVALUASI DISAMPAIKAN OLEH ANGGOTA Komisi IV DPRD KOTA BOGOR DALAM RAPAT KERJA AGENDA PEMBAHASAN PERCEPATAN PENANGGULIGAN BENCANA, JUMAT (14/3).
Ketua Komisi IV Dprd Kota Bogor, ence setiawan dalam tersebut meminta pemerintah Kota bogor segera Melakukan Perbaikan Dan Memaksimalkan Upaya Mitigasi Bencana Sebagi AntiSipasi.
“Daman Banyaknya Bencana Yang Terjadi Kemarin Dan Menyebabkan Adanya Korban Jiwa. Kami Menankan Kepada Pemkot Bogor Agar Bergerak Cepat Melakukan Perbaanekan Dan Mitigasi Bencana Keenana,” Kata Ence.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor Juhana menyampaikan bahwa berdasarkan data yang disampaikan oleh BPBD Kota Bogor, sejak awal tahun sampai Maret ini, terjadi 276 kejadian bencana di Kota Bogor yang didominasi oleh Tanah Longsor Sebanyak 95 Kejadian.
Sewingga Juhana Menankan Kepada Bapperida, Bpbd Dan Asisten Pemerintah (Aspem) Agar Melakukan Pencegahan Yang Suda Dipetakan Melalui Peta Rawan Bencana.
“Jadi Apbd Kota Bogor Tidak Hanya DifoKuskan Kepada Pembangunan Infrastruktur Yang Menjadi Kegiatan Siha Saja. Tetapi membara Kota Kota KAAIA,” DISUMISIR KAUNINA BENCANA BENCANA SUGANAN.
Di Lokasi Yang Sama, Anggota Komisi IV Dprd Kota Bogor Endah Purwanti Menyoroti Pelaksaan Perda Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.
Menurut Endah, Pemkot Bogor Masih Lalai Dalam Pelaksaanan Perda Ini Karena Belum Menerbitkan Perwali Yang Mengator Petunjuk Pelaksana Dan Petunjuk Teknis.
“Jadi Kami Mempertanyakan Kenapa Setelah Tujuh Tahun Masih Belum Ada Perwali. Kami Mendorong Agar Perwali Ini Segerera Diterbitkan Agar Menjadi Juklak Junis Pelakinanan Perda Perda,” Kataah.
Tak hanya itu, di dalam perda tersebut sada terdapat pasal Yang Mengamanatkan Agar pemkot bogor Menyusun rencana aksi daerah (rad) uNTUK PENANGGULIGAN BENCANA.
“Kami meminta Kepada Bapperida Agar Identifikasi Rad Dimasukkan Ke Dalam Rpjmd Yang Akan Dibahas Tahun Ini,” Ujar Endah. (Ant/P-2)

