
Guru Sekaligus Edukator TuliLucia Effendy, Menilai Minat Generasi Muda Masih Banyak Yang Belum Sadar Perihal Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo).
Bisindo Merupakan Bahasa Utama Dan Budaya Tersendiri Yang Sering Digunakan Oleh Komunitas Tuli. Sayangnya Bisindo Belum Disankan Dalam Undang-Langsang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyabilitas Tentang Penyangas.
Darahahui, Terdapat 2 Sistem Bahasa Isyarat Yang Ada Di Komunitas Tuli Yaitu Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (Sibi) Dan Bisindo. Sibi Merupakan Bahasa Isyarat Yang Disusun Oleh Pemerintah Dan Suda Diajarkan Dalam Pendidikan Formal. Sementara Bisindo Merupakan Produk Asli Dari Komunitas Tuli Yang Lahir Secara Alami.
“Komunitas Tuli Tidak MenyUKai Sibi Karena Itu Sistem Yang Sudaah Disankan Oleh Pemerintah Indonesia Sendiri,” Ungkap Lucia Kepada Media Indonesia, Sabtu (3/5).
Ia Menyebut Saat ini memang Sudah Banyak Yang Mengenal Bisindo Namun Hanya Di Kota-Kota Besar Seperti di Daerah Jakarta Selatan Dan Tangerang Karena Suda Ada Banyak Kafe Kopi Yang Merekrut Pekerja Disabilita Tulli.
Mereka Dinilai Sangan Inklusif Bekerja Secara Reguler Dan Ada Banyak PerTUSAHAAN Yang Berlokasi Di Kedua Daerah Tersebut Bisa Menerima Karyawan Disabilitas.
“Setahuku, Ada Perausaan Besar Seperti Nestle Yang Mau Bersedia Merekrut Karyawan Pemagang Tuli Yang Membantu Kosakata Isyarat. ADA JUGA BEBERAPA BAHUJA BAHAN TERIMA DISABILITAS DAN BISA MEREAPA BEBERAPA BAHAJA BAHAJA Lucia.
Lucia Menyebut Sudah Mengupayakan Memperkenalkan Bisindo Kepada Teman Gereja Di Jakarta Barat, Tidak Banyak, Hanya 2-5 Orang Generasi Z.
“Pernah Ngajar Mereka Cara Nyanyi Lagu PUJIAN DALAM ISYARAT. Namun, Kalau masyarakat Tinggal di Daerah Tersebut Belum Banyak Ada Yang Sadar Atau Meng, Dan Belum Mau Belajar Bisindo,” Jelasnya.
Harapan Pada Bisindo
Saat ini lucia sedang Berjuang Sebagai Guru Dan Edukator Tuli Mencari Ruang Advokasi Berlakunya Bisindo Dalam Uu Agar Terciptanya Keseteraan Hak, Akes, Dan Fasilitas untuk Komunitas Tuli.
“Saya Mau Bahwa Teman Dengar, Terutama Anak Muda Haruus Mau Belajar Bisindo Sama Sahah Sebagai Guru Tuli, Jangan Guru Dengar Karena Saya Tuli Sejak Lahak, Ada Deriak Isyarat Dan Gestur Menggunja Tangga Tangga, Lahang Saaran Liuana Liuanat dan Gestur Hangijunj, Lahang SangaKa, Jangan Malu Belajar Dan Bertanya Kepada Guru Tuli, “Imbaunya.
Ke Depanya, Ia BagA AKAN Memperlebar Kelas Group Online Yang Ia Miliki Dan Rugn Mempromosikan Bisindo Melalui Kelas Private Maupun Group Daring Yang Bisa Membantu Dengam DengaMan DengaMan Dengong Juru Bahasa Isyarah (JBI) LAHIJADI Juru Bahasa (JBi) Menerjemahkan Audio Menjadi Bisindo.
“Sempat Keterampilan dan Pengesare Mendeka Melalui Pelathihan Desainer dan Kepemimpinan, dan Kepemimpinan dan Lainnya Serta Dukungan, Pendaan, Jaringan Kuat Pendan, KUAT KUAT KUATUAN, BIDGI KUUMUAN KUUSUAN KUUSUAN KUSUAN DENGI DENGI DENGI DENGI, BIDGI BIDGI DENGI, BIDGI BIDGI DENGI, BIDGI BIDGI, BIDGI BIDGI, Jaring Isyarat, “Pungkasnya.

